Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


8/08/2018 11:33
Dipimpin Asisten 2, PLN Sepakati Tanam Pohon Tertebang untuk Jaringan 20 KV Rumbai Jaya-Tembilahan Hulu

5/08/2018 17:29
Bupati Inhil Serahkan Bantuan Kapal dan Alat Tangkap dari Kementerian KKP Buat Nelayan Tanah Merah

4/08/2018 14:11
Bupati Inhil Tinjau Lokasi Pengolahan Air PDAM TI

1/08/2018 14:26
Bupati Tinjau Tempat Pengumpul Kelapa

30/07/2018 20:15
Bupati Inhil Tinjau Peralatan Peralatan Kelapa Terpadu di Dua Kecamatan

28/07/2018 18:30
Sempena Pacu Sampan Leper, Pemkab Inhil Luncurkan SIMAS dan Inhil Nan Molek

27/07/2018 21:59
Bupati Inhil Hadiri Rakornas TPID Ke - 7

26/07/2018 16:56
Usulkan Preservasi Jalan Nasional,
Bupati Inhil Temui Dirjen Jasa Konstruksi dan Penanganan Jalan Kementerian PU

25/07/2018 07:45
Kabupaten Inhil Raih Penghargaan Kota Layak Anak 2018 untuk Tembilahan

24/07/2018 18:18
Hadirkan Prof Wisnu Gardjito,
Sekda Inhil Jadi Moderator Seminar Vision Workshop Tentang Kelapa

  Jum’at, 25 Mei 2018 17:07
Pjs Bupati Hadiri Rakor DMIJ Tahun Anggaran 2018

Bersama unsur Forkopimda, Pjs Bupati Inhil hadiri Rakor DMIJ tahun anggaran 2018. Rapat dilakukan dalam bentuk diskusi panel dengan diikuti oleh P3MD dan fasilitator.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2018 di Aula Hotel Puri Cendana, Tembilahan, Kamis (24/5/18).

Terlihat hadir pula, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sejumpah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Camat dan Kepala Desa se - Kabupaten Inhil.

Rakor DMIJ diagendakan berlangsung selama 1 hari dalam bentuk diskusi panel dengan diikuti oleh Pendamping Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) serta Fasilitator se - Kabupaten Inhil.

Pjs Bupati Inhil, Rudyanto yang dimintai keterangan usai membuka Rakor mengatakan, kegiatan evaluasi dalam rakor merupakan langkah yang baik dilaksanakan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan program di setiap kawasan perdesaan.

Selain itu, kegiatan Rakor, dikatakan Pjs Bupati Inhil, dapat pula menjadi sarana bagi para peserta rakor mengetahui peraturan, ketentuan teknis dan regulasi terkait lainnya dalam konteks pelaksanaan program DMIJ.

"Pada hari ini, masih ada peraturan yang ragu - ragu bisa menanyakan langsung dalam Rakor. Begitu pula dengan kendala - kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program dapat dicarikan solusinya dalam forum rapat ini," tukasnya.

Pjs Bupati mengingatkan kepada pelaksana program DMIJ untuk secepatnya mengajukan berkas permohonan alokasi dana desa. Pesan tersebut disampaikan mengingat masih terdapat banyak Desa yang belum mengajukan pencairan hingga memasuki triwulan ke - II (Kedua) tahun anggaran 2018 ini.

"Dari total Desa yang ada di Inhil, baru 108 Desa yang mengajukan pencairan dimana saat ini kita sudah memasuki triwulan ke-2. Apabila terlambat apa yang sudah direncanakan tidak bisa dilaksanakan dan dimanfaatkan masyarakat," pungkas Pjs Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Inhil, Yulizal menjelaskan, keterlambatan pencairan alokasi dana Desa oleh beberapa Desa disebabkan karena adanya perubahan peraturan Padat Karya.

Kendati demikian, Yulizal menyebutkan, jika pada minggu ketiga bulan Juni 2018, alokasi dana desa tidak juga dimohonkan dan dicairkan oleh pihak desa, maka anggaran alokasi dana desa tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

"Pengembalian itu akan mengakibatkan tertundanya DAK dan DAU Kabupaten Inhil. Hal ini jangan sampai terjadi. Harus segera dimasukkan berkas permohonan pencairan dananya," tandas Yulizal.***(adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com