Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


26/09/2018 12:48
Sekda Lepas Pawai Taaruf dan Bula Bazar MTQ Kecamatan Mandah

25/09/2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

22/09/2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

18/09/2018 19:54
Bupati Inhil Harapkan MTQ Kecamatan Tempuling Hasilkan Qori dan Qori'ah Unggul

18/09/2018 09:34
Sekda Buka Bazar dan MTQ Ke-39 Kecamatan Tempuling

17/09/2018 16:15
Bupati Inhil Hadiri Sosialisasi SPIP

16/09/2018 14:07
Diskominfo Inhil Tegaskan Telah Berikan Perhatian kepada Insan Pers

14/09/2018 14:09
Hadiri Jambore PKK Provinsi Riau, Zulaikhah Wardan Harapkan PKK Inhil Bekerja Lebih Optimal

4/09/2018 21:27
Bupati Buka MTQ Tingkat Kecamatan Kempas

1/09/2018 18:50
Bupati Inhil Sambut Kedatangan Pejabat Pemprov Jambi dan Pemkab Tanjabar

  Jum’at, 25 Mei 2018 17:07
Pjs Bupati Hadiri Rakor DMIJ Tahun Anggaran 2018

Bersama unsur Forkopimda, Pjs Bupati Inhil hadiri Rakor DMIJ tahun anggaran 2018. Rapat dilakukan dalam bentuk diskusi panel dengan diikuti oleh P3MD dan fasilitator.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Indragiri Hilir menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) tahun anggaran 2018 di Aula Hotel Puri Cendana, Tembilahan, Kamis (24/5/18).

Terlihat hadir pula, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sejumpah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Camat dan Kepala Desa se - Kabupaten Inhil.

Rakor DMIJ diagendakan berlangsung selama 1 hari dalam bentuk diskusi panel dengan diikuti oleh Pendamping Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) serta Fasilitator se - Kabupaten Inhil.

Pjs Bupati Inhil, Rudyanto yang dimintai keterangan usai membuka Rakor mengatakan, kegiatan evaluasi dalam rakor merupakan langkah yang baik dilaksanakan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan program di setiap kawasan perdesaan.

Selain itu, kegiatan Rakor, dikatakan Pjs Bupati Inhil, dapat pula menjadi sarana bagi para peserta rakor mengetahui peraturan, ketentuan teknis dan regulasi terkait lainnya dalam konteks pelaksanaan program DMIJ.

"Pada hari ini, masih ada peraturan yang ragu - ragu bisa menanyakan langsung dalam Rakor. Begitu pula dengan kendala - kendala yang terjadi dalam pelaksanaan program dapat dicarikan solusinya dalam forum rapat ini," tukasnya.

Pjs Bupati mengingatkan kepada pelaksana program DMIJ untuk secepatnya mengajukan berkas permohonan alokasi dana desa. Pesan tersebut disampaikan mengingat masih terdapat banyak Desa yang belum mengajukan pencairan hingga memasuki triwulan ke - II (Kedua) tahun anggaran 2018 ini.

"Dari total Desa yang ada di Inhil, baru 108 Desa yang mengajukan pencairan dimana saat ini kita sudah memasuki triwulan ke-2. Apabila terlambat apa yang sudah direncanakan tidak bisa dilaksanakan dan dimanfaatkan masyarakat," pungkas Pjs Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Inhil, Yulizal menjelaskan, keterlambatan pencairan alokasi dana Desa oleh beberapa Desa disebabkan karena adanya perubahan peraturan Padat Karya.

Kendati demikian, Yulizal menyebutkan, jika pada minggu ketiga bulan Juni 2018, alokasi dana desa tidak juga dimohonkan dan dicairkan oleh pihak desa, maka anggaran alokasi dana desa tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

"Pengembalian itu akan mengakibatkan tertundanya DAK dan DAU Kabupaten Inhil. Hal ini jangan sampai terjadi. Harus segera dimasukkan berkas permohonan pencairan dananya," tandas Yulizal.***(adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com