Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


7/07/2018 20:14
PMI Inhil Salurkan Bantuan Kepada Bayi Penderita Infeksi Paru - Paru

6/07/2018 14:45
Belajar Manajemen Masjid, Pemkab Inhil Berangkatkan Tokoh Agama dan Pengurus Masjid ke Jakarta

5/07/2018 07:29
Upaya Dongkrak Harga, Bupati Inhil Undang Perusahaan dan Pengumpul Kelapa

4/07/2018 13:55
Bupati Inhil Hadiri Tepung Tawar Kajari dan Ketua PA

1/07/2018 16:33

1/07/2018 16:33
Bupati Inhil Hadiri Puncak Peringatan Harlah Muslimat NU ke-72

30/06/2018 10:46
Sempena Harganas Ke-25, Sekda Inhil Melepas Gerak Jalan Santai Forum GenRe Inhil

29/06/2018 21:13
Sempena Harganas Ke-25, Sekda Inhil Melepas Gerak Jalan Santai Forum GenRe Inhil

28/06/2018 18:28
Menang Pilkada Versi Quick Count,
Bupati Inhil Gelar Press Conference dengan Insan Pers

28/06/2018 09:22
Peroleh 51,98 Persen Suara, HM Wardan 'Ungguli' Para Pesaingnya

  Rabu, 27 Juni 2018 17:21
Hari Pemungutan Suara,
Bupati Inhil Laporkan Kejadian 'Aneh Bin Ajaib' kepada Wagubri


Riauterkini-KUINDRA-Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan melaporkan kejadian 'aneh bin ajaib' di TPS 002, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuala Indragiri kepada Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Wan Thamrin Hasyim pada hari pemungutan suara Pilkada Serentak, Rabu (27/6/18).

Istilah 'aneh bin ajaib' digunakan atas kejadian kosongnya kotak suara tanpa ada surat suara dan perlengkapan lain sewaktu dibuka oleh petugas KPPS, TPS 02, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuala Indragiri.

"Kami langsung meninjau kesana. Empat (Kotak Suara, red) 4 kali dibuka disaksikan oleh Panwas dan para saksi Paslon, kosong," tukas Bupati saat teleconference dengan Wakil Gubernur Riau di Sekretariat Desk Pilkada, Aula pertemuan Kantor Bupati Inhil, Tembilahan.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan, Setelah kotak suara berulang kali diperiksa, akhirnya KPPS setempat pun melaporkan hal tersebut kepada PPK Kecamatan Kuala Indragiri. Pihak PPK Kuala Indragiri pun segera menuju TPS untuk memastikan.

"Setibanya disana, dan PPK membuka segel dan memeriksa ternyata kotak suara utuh dengan berisikan surat suara dan perlengkapan pemungutan suara lainnya," ujar Bupati.

Selanjutnya, dikatakan Bupati, karena kotak suara, surat suara beserta perlengkapannya dipastikan ada dengan kondisi utuh. Maka, Pemungutan suara pun dilanjutkan. "Ini riil terjadi, Saya selaku Bupati bersama KPUD dan Panwas meminta laporan langsung di tingkat PPS," ungkap Bupati.

Hadir mendampingi Bupati Inhil, HM Wardan pada teleconference bersama Wakil Gubernur Riau, Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Ketua KPUD Inhil, Suhaidi, Ketua Panwaslu Inhil, Andang Yudiantoro dan segenap pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil dalam laporannya kepada Wakil Gubernur Riau, mengatakan, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak diperkirakan mencapai angka 70 persen.

Pernyataan itu dilontarkan Bupati setelah melakukan peninjauan ke beberapa TPS dan menerima laporan dari Desk Pilkada.

"Antusiasme masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya cukup tinggi. Ada beberapa TPS yang ditinjau, angka partisipasi berkisar antara 70 sampai 80 persen. Jika dirata - ratakan, maka diperkirakan partisipasi pemilih Inhil mencapai 70 persen secara keseluruhan," papar Bupati.

Terkait kondisi Pilkada dalam tahapan pemungutan suara, Bupati mengatakan, tidak ada kendala berarti yang dihadapi. Kondisi hingga hari pemungutan suara aman dan terkendali.

"Alhamdulillah baik, lancar dan terkendali. Sampai saat ini belum ada laporan atas pelanggaran - pelanggaran yang terjadi," kata Bupati.***(adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com