Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


26/09/2018 12:48
Sekda Lepas Pawai Taaruf dan Bula Bazar MTQ Kecamatan Mandah

25/09/2018 11:33
Asisten II Setdakab Inhil Buka MTQ XI Tingkat Kecamatan Pulau Burung

22/09/2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

18/09/2018 19:54
Bupati Inhil Harapkan MTQ Kecamatan Tempuling Hasilkan Qori dan Qori'ah Unggul

18/09/2018 09:34
Sekda Buka Bazar dan MTQ Ke-39 Kecamatan Tempuling

17/09/2018 16:15
Bupati Inhil Hadiri Sosialisasi SPIP

16/09/2018 14:07
Diskominfo Inhil Tegaskan Telah Berikan Perhatian kepada Insan Pers

14/09/2018 14:09
Hadiri Jambore PKK Provinsi Riau, Zulaikhah Wardan Harapkan PKK Inhil Bekerja Lebih Optimal

4/09/2018 21:27
Bupati Buka MTQ Tingkat Kecamatan Kempas

1/09/2018 18:50
Bupati Inhil Sambut Kedatangan Pejabat Pemprov Jambi dan Pemkab Tanjabar

  Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Bupati Inhil hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme dan Terorisme. Acara ditaja Kejaksaan Negeri Inhil dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa Ke - 58.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan menghadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme dan Terorisme yang digelar Kejaksaan Negeri Inhil di Gedung Engku Kelana, Tembilahan, Kamis (19/7/18).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati hari Bhakti Adhyaksa Ke - 58. Dalam Diskusi Panel, pihak Kejaksaan Negeri Inhil juga menghadirkan Mantan Ketua Jema'ah Islamiyah Asia Tenggara, Nasir Abbas sebagai narasumber.

Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, Diskusi Panel yang digelar ini merupakan langkah yang baik sebagai upaya antisipasi dini atas masuknya radikalisme dan terorisme.

"Tindakan radikal dan teror di negara kita belakangan ini memang sudah menimbulkan keresahan yang luar biasa. Saya mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif pihak Kejaksaan untuk mengadakan kegiatan Diskusi panel berkaitan dengan pencegahan radikalisme dan terorisme," pungkas Bupati.

Menurut Bupati, diskusi panel yang diselenggarakan akan memberikan dampak positif terhadap tingkat kewaspadaan dan kehati - hatian masyarakat Inhil sehingga kegiatan serupa mesti dilaksanakan secara rutin bagi setiap elemen masyarakat Inhil.

"Kegiatan seperti ini bagus sekali, semestinya bisa rutin digelar, baik oleh instansi vertikal maupun OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil kedepannya," ungkap Bupati.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Inhil, Susilo menjelaskan radikalisme dan terorisme tidak hanya dapat disalurkan melalui kontak fisik atau pertemuan langsung semata, melainkan juga dapat 'ditularkan' melalui media sosial.

"Diskusi panel ini diadakan memang dilatarbelakangi oleh tindakan radikalisme dan terorisme yang terjadi, terutama yang terjadi beberapa waktu lalu di Provinsi Riau," ungkap Susilo.

Sementara itu, Nasir Abbas selaku narasumber berkesempatan memaparkan cerita singkat tentang awal mula Dirinya terperangkap ke dalam jaringan terorisme sewaktu berumur 16 tahun.

Selain pemaparan, diskusi panel juga membuka sesi tanya - jawab antara peserta dengan narasumber yang membuat kegiatan diskusi lebih interaktif. Kegiatan Diskusi Panel ini juga dimoderasi oleh Titin Triana.

Diskusi panel melibatkan ratusan peserta yang mencakup hampir seluruh elemen masyarakat Inhil, seperti siswa, mahasiswa, PNS, organisasi dan lainnya.***(adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com