Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


23/10/2018 16:10
Bupati Inhil Pimpin Rakor Pejabat Pemda Bersama Forkopimda

23/10/2018 12:40
Bupati Inhil dan Ketua TP PKK Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia

15/10/2018 10:57
Bupati Inhil Harapkan Prestasi Qori dan Qoriah di Ajang MTQ Riau Mendatang

14/10/2018 09:51
Bupati Inhil Buka Penyelenggaraan MTQ Ke - 48 Tahun 2018

13/10/2018 14:56
Bupati Lepas Defile Pawai Ta'ruf dan Bazar MTQ ke-48 Kabupaten Inhil di Kecamatan GAS

12/10/2018 14:03
Bupati Inhil Lantik 6 Penjabat Kepala Desa Sekaligus

9/10/2018 20:43
Pembangunan Turab di Parit 6 Inhil, Warga Sekitar Lakukan Pembongkaran Rumah

9/10/2018 07:33
Bupati Inhil Hadiri Grebek Suro dan Kirab Budaya di Kecamatan Kempas

7/10/2018 13:52
Tinjau Infrastruktur, Bupati Inhil Dampingi Gubernur Riau Terpilih

4/10/2018 15:59
Bupati Serahkan Bantuan 25 Pompong Fiber dan Alat Tangkap Buat Nelayan di Inhil

  Rabu, 29 Agustus 2018 11:07
Bupati Inhil Lantik 5 BPD Kecamatan Kempas Serentak

Lima desa di Kecamatan Kempas resmi memiliki BPD. Setelah yang bersangkutan dilantik Bupati Inhil.

Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan melantik 5 Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Kempas periode 2018 - 2024 secara serentak, Selasa (28/8/2018) di halaman kantor Desa Pekan Tua.

Adapun 5 BPD yang dilantik saat itu adalah BPD Pekan Tua, BPD Sungai Rabit, BPD Kulim Jaya, BPD Kerta Jaya dan BPD Danau Pulai Indah.

Turut hadir dalam pelantikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Inhil, Yulizal dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil, Camat Kempas serta Forkopimcam Kecamatan Kempas.

Dalam arahannya, Bupati Inhil, HM Wardan mengatakan, prosesi pelantikan yang dilaksanakan merupakan hal yang begitu penting, mengingat keberadaan BPD yang begitu berperan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Peran tersebut, dijelaskan Bupati tersurat secara jelas dalam tugas pokok BPD, yakni bersama - sama Kepala Desa merumuskan peraturan desa, menampung aspirasi masyarakat dan melakukan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa.

"Untuk itu, anggota BPD sebagai sebuah 'parlemen desa' diharapkan dapat bekerja dengan sebaik - baiknya sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga BPD," jelas Bupati.

Selain itu, diungkapkan Bupati, keberadaan BPD dipandang krusial guna menyelenggarakan musyawarah desa, misalnya saja dalam rangka pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Lebih - lebih lagi, sebagaimana program DMIJ Plus Terintegrasi yang mengagendakan pembentukan BUMDes di seluruh desa se - Kabupaten Inhil pada tahun 2019 mendatang,  pastinya membutuhkan peran BPD pada saat program tersebut mulai dilaksanakan," tandas Bupati.***(adv). 

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com