Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : 'MENJADIKAN INDRAGIRI HILIR BERJAYA DAN GEMILANG TAHUN 2025'


4/08/2019 13:49
Bupati Inhil Lantik Pejabat Pengawas Lurah

1/08/2019 19:05
Bupati Inhil Resmikan Program BSPS Di Desa Teluk Kiambang, Tempuling

29/07/2019 14:59
Wakil Bupati: Ruas Jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka Urat Nadi Perekonomian Masyarakat

27/07/2019 18:28
Halal Bihalal Bersama Gubernur Kalsel, Bupati Inhil Apresiasi Eksistensi Masyarakat Suku Banjar

27/07/2019 18:25
Bupati Inhil Melepas Pawai Taaruf MTQ Tembilahan Hulu Tahun 2019

27/07/2019 13:13
Dibuka Kadis PMD, Perangkat Desa di Inhil Ikuti Pelatihan Paket Aplikasi Desa Berbasis Web

26/07/2019 16:36
Wabup Inhil Tekankan Camat Dan Kades Salurkan BPNT Tepat Sasaran

25/07/2019 09:22
Wakil Bupati Inhil Pimpin Rapat Persiapan Kedatangan Gubernur Kalsel

24/07/2019 09:37
Bupati Inhil Lepas 119 JCH Menuju Embarkasi Antara di Pekanbaru

23/07/2019 18:00
Hadiri HBA ke - 59, Bupati Inhil Nilai Kejaksaan Telah Berjalan Ideal

  Selasa, 22 Januari 2019 21:14
Bupati Inhil Lepas Ekspor Perdana Siput Menuju Negeri Jiran, Malaysia

Siput laut asal Inhil mulai dikirim ke luar negeri. Pelepasan ekspor perdana ke Malaysia dilakukan Bupati Wardan.

Riauterkini-TANAH MERAH-Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan melepas ekspor perdana siput laut atau oleh masyarakat Kabupaten Inhil dikenal dengan istilah Cincinot menuju Negeri Jiran, Malaysia, Senin (21/1/19).

Pelepasan 12,5 ton Cincinot dilakukan di Kecamatan Tanah Merah ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Ekspor perdana hewan molluska yang hidup melimpah di Kabupaten Inhil ini mendapat apresiasi dari Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan. Menurutnya, ekspor yang dilakoni oleh pelaku usaha lokal disana telah membawa angin segar peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor perikanan.

"Ini adalah kabar baik, angin segar bagi perekonomian masyarakat di tengah terpuruknya harga kelapa kita," pungkas Bupati dalam sambutannya.

Bupati berharap, terobosan positif tersebut dapat diikuti oleh komoditas perikanan tangkap lainnya yang sampai saat ini belum terkelola dan terpromosikan secara maksimal.

"Dengan begitu, sektor perikanan bisa menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat. Pengembangan sektor perikanan berpotensi menjadi semakin gencar dan maju," tutur Bupati.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menuturkan, sampai saat ini, HNSI terus berupaya agar tingkat kesejahteraan 29 ribu nelayan lokal yang umumnya warga kurang mampu dapat terangkat.

"Ekspor perdana Siput cincinot pun diharapkan dapat menjadi salah satu jawaban dari upaya kita, selain Komoditas ekspor Inhil bernilai ekonomis tinggi lainnya, mulai dari Udang, limpa Ikan Malong dan Senohong, Udang Nenek dan lain sebagainya," jelas H Said Syarifuddin.

Selain mendorong promosi dan pengelolaan hasil perikanan tangkap, HNSI bersama Pemerintah Kabupaten Inhil pun gencar mensosialisasikan larangan penangkapan ikan dengan cara-cara yang tak ramah lingkungan, seperti meracun dan menyetrum.***(adv).

 
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR © 2013
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com