VISI : 'KABUPATEN KAMPAR NEGERI BERBUDAYA, BERDAYA DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT AGAMIS TAHUN 2020'


19/02/2018 17:17
Hadiri Musrenbang 6 Kecamatan, Bupati Kampar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan

16/02/2018 19:37
Terbaring di RSUD Bangkinang,
PWI dan P2TP2A Kampar Bantu Pasien Miskin Lasmini

16/02/2018 19:19
Jelang Akhir Jabatan, Bupati Kampar Azis Zaenal Ingin Bedah 4.000 Rumah

16/02/2018 19:11
Kukuhkan Forum BPD Kampar, Azis Zaenal Minta BPD Jangan Jadi Provokator

15/02/2018 19:23
Polres Kampar Siap Kerahkan Pengamanan Pilkada 2018

15/02/2018 19:19
Desa Gunung Sari, Kampar Dicanangkan sebagai Program Kampung Iklim

13/02/2018 21:37
Sekda Kampar Wacanakan Buat Posko Pengendalian Dana Desa

13/02/2018 19:42
Wabup Kampar Buka Musrenbang 5 Kecamatan

12/02/2018 18:34
Sekdakab Kampar: ASN Harus Punya Jiwa Kewirausahaan

6/02/2018 14:32
Peringatan Hut Kampar, DPRD Gelar Paripurna Istimewa

5/02/2018 17:29
Car Free Day Hut Kampar Bebas Sampah

29/01/2018 21:32
PMI Kampar Gelar Baksos dan Donor Darah di Desa Air Terbit

29/01/2018 13:53
Penobatan Datuok Kholifah, Wabup Dipasangkan Soluok Tanda Persaudaraan

22/01/2018 19:13
Rapat Evaluasi Dekranasda Sorot Pembinaan Pengrajin Kampar

19/01/2018 16:32
Bupati Kampar Yakin Penyerahan Pasar Desa Bangkitkan Geliat Perekonomian Desa

   
Kamis, 15 Desember 2016 06:48
Pj Bupati dan Pimpinan DPRD Kampar Teken KUA-PPAS RAPBDP 2016

Riauterkini-BANGKINANGKOTA-Penandatanganan MOU KUA dan PPAS ini merupakan cerminan hubungan baik antara legislatif dan eksekutif dikabupaten Kampar. Perubahan kebijakan belanja pada perubahan APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2016 dilakukan pada belanja tidak langsung.

Proses pembahasan KUA dan PPAS perubahan APBD tahun anggaran 2016 merupakan bagian dari proses penyusunan dan pembahasan APBD tahun anggaran 2016 secara keseluruhan.

Hal ini dikatakan Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi ketika memberikan sambutan usai menadatangani MOU MOU KUA dan PPAS perubahan anggaran tahun 2016 diruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota, Rabu (14/12/16)

Dalam Sambtannya Syahrial Abdi mengungkapkan bahwa Tahap ini merupakan tahap penandatanganan MOU, dengan demikian masih ada beberapa tahap lagi yang harus kita lalui sehingga dapat ditetapkan dan disahkan perubahan APBD P tahun anggaran 2016, ini semua diharapkan tahapan selanjutnya dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Beberapa kebijakan tuntutan situasi dan kondisi secara nasional dan daerah yang mewarnai dan menggambarkan KUA dan PPAS perubahan anggaran tahun 2016 diantaranya perkembangan penganggaran yang tidak sesuai dengan KUA sehingga tidak terjadi keseimbangan pendapatan daerah,"terangnya.

Syahrial Abdi juga menambahkan Selain itu pergeseran antar unit organisasi, antar kegiatan dan jenis belanja, selanjutnya keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih dari tahun sebelumnya digunakan dalam tahun perjalanan, dan mendanai kegiatan dan yang belum dianggarkan pada tahun APBD murni tahun anggaran 2016.

Selain itu ketentuan peraturan Pemerintah nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan peraturan Menteri dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

"Perubahan APBD dilaksanakan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD,"papar Syahrial Abdi.

Keadaan ini menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja.

"Keadaan yang menyebakan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan, keadaan daruratdan keadaan luar biasa,"ucapnya.***(man)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR © 2014
Home  |  Website Resmi Pemkab Kampar  |  Riauterkini.com