VISI : 'KABUPATEN KAMPAR NEGERI BERBUDAYA, BERDAYA DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT AGAMIS TAHUN 2020'


10/08/2017 14:32
Bangkitkan Kembali Plaza Bangkinang,
Bupati Kampar: Semua Pihak Harus Komit dengan MoU

9/08/2017 21:36
Upacara HUT ke-60 Riau,
Bupati Kampar Sukses Pimipin Upacara di Kantor Gubernur

3/08/2017 17:25
Tuan Rumah Porprov IX, Bupati Kampar Berjanji Berikan yang Terbaik

24/07/2017 19:43
Bupati Kampar Launching Bus Damri Angkutan Bangkinang-Bandara SSQ II Pekanbaru

20/07/2017 16:39
Gelar Apel Pasukan, Gubri Minta Semua Elemen Cegah Karlahut

17/07/2017 17:14
Kukuhkan Tim Saber Pungli, Bupati Minta Kampar Bebas Pungutan Liar

12/07/2017 14:19
Bupati Kampar Tinjau Kawasan Water Front City

7/07/2017 16:52
Wabup Kampar Sambut Baik Persetujuan Ranperda PP APBD 2016 oleh Pansus Dewan

21/06/2017 15:27
TP-PKK Kampar Kerjasama Bulog Gelar Pasar Murah Ramadhan

20/06/2017 17:13
Bupati Kampar Sebut Pos Pengamanan untuk Kenyamanan Berlalu Lintas

15/06/2017 16:48
ASN Kampar Segera Terima THR

15/06/2017 15:36
Bupati Kampar Imbau Warganya Waspadai Makanan Mengandung Boraks dan Rhodamin

13/06/2017 22:41
Musnahkan Narkoba, Bupati Kampar Miris

9/06/2017 16:33
Safari Ramadhan di Tapung, Para Kades Curhat kepada Wakil Bupat Kampar

6/06/2017 15:18
Demi Perputaran Roda Ekonomi, Bupati Kampar Imbau Warganya Ubah Mindset

   
Rabu, 21 Desember 2016 15:21
Pj Bupati Nilai FKP Penting untuk Serap Masukan Masyarakat

Riauterkini-BANGKINANGKOTA-Dalam sebuah Forum Konsultasi Publik (FKP) yang dilakukan setiap daerah, sering kali beberapa hal yang seharusnya dibicarakan dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sering terlupakan. Untuk itu melalu Forum Konsultasi Publik ini diharapakan peserta untuk banyak memberikan gagasan dalam menuju kemajuan Kabupaten Kampar kedepan.

Hal tersebut ditegaskan Pejabat (PJ) Bupati Kampar Syarial Abdi,AP,saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kampar tahun 2018 di Aula Balai Bupati Kampar Bangkinang Rabu (21/12/16).

Hadir pada Forum Konsultasi Publik tersebut Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, para anggota DPRD Kampar antara lain Syarhul Aidi, Iib Nursaleh, Safi'i Samosir, Repol, Fahmil, Kepala Kemenag Kampar Fairus, Dirut BRK Restu Pajar, Kepala STIE Bangkinang Zamher Basem, Forkopinda Kampar, Asisten III Setda Kampar Nurahmi, para Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian, Para Camat se- Kabupaten Kampar, Para pimpinan BUMD se-Kabupaten Kampar.

Dijelaskannya, bahwa kita akui selama ini dalam memberikan sebuah gagasan sebuah pemikiran selalu hanya yang telah tercantum dalam RKPD Kabupaten, jarang sekali gagasan yang disampaikan diluar kontek. Akan tetapi harus kita sadari bahwa gagasan yang diperlukan dalam FKP harus mengacu kepada keperluan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Untuk itu sekali lagi Syahrial mengingatkan, jangan lagi kita banyak lupa bahkan tidak tau atas apa yang kita ucapkan dan lakukan, karena apa yang kita lakukan sekarang, harus kita sudah tau apa gambaran yang ada ditangan kita guna dibahas dalam konsultasi publik menyangkut ekonomi kreatif sebagai penunjang kemajuan masyarakat agar kita jangan terus jadi penonton.

‘’Seperti halnya pada FKP saat ini, seharusnya para panitia dapat untuk mengundang para calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar yang ada saat ini, karena para calon tersebut kita tau bersama mereka pasti memiliki gagasan dan program untuk masyarakat dan mereka juga nantinya yang akan menjalankan rencana program kerja pemerintahb daerah Kabupaten Kampar tahun 2018 tersebut,’’terangnya.

Untuk itu, Syahrial mengharapkan agar dalam FKP lebih membahas kepada program kerja kesejahteraan masyarakat, sejauh ini mungkin tidak pernah kita merancangkan dalam FKP pembahasan terhadap perkembangan BUMD, sebagai daerah yang memiliki kebun sawit terluas di Provinsi Riau, kededan minimal kita memiliki satu kebun sawit untuk bisa kita kembangkan melalui BUMD Kabupaten Kampar.

Sementara itu ketua panitia pelaksana FKPD Kabupaten Kampar tahun 2018 Azwan,menyampaikan, bahwa Rancangan kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Kampar tahun 2018 guna menyempurnaan Rancangan Awal RKPD tahun 2018. Dimana dalam prioritas pembangunan tahun 2018 lebih diarahkan pada lima bidang pembangunan, dimana dalam lima Bidang tersebut meliputi Bidang Sumber Daya Manusia, Bidang Kesejahteraan Sosial, Bidang Ekonomi, Bidang Sumber Daya Alam serta Bidang Pemukiman Sarana dan Prasarana Wilayah.

Semantara untuk Realisasi dan rencana APBD Kabupatn Kampar pendapatan daerah tahun 2016 - 2018 belanja daerah untuk tahun 2016 sebesar Rp 2.287,57 milyar dan tahun 2018 sebesar Rp 2.423,83 m. Dimana Dengan rincian, untuk belanja tidak langsung tahun 2016 sebesar Rp 1.519,57 m dan tahun 2018 sebesar Rp 2.423,83 m, sedangkan untuk belanja langsung tahun 2016 sebesar Rp 768,25, dan untuk tahun 2018 sebesar Rp 728,58 milyar, maka dengan bebepapa realisasi dan rencana tersebut secara otomatis mengalami Defisit dimana tahun 2016 sebesar Rp 408,93 m sementara tahun 2018 sebesar Rp 322,75 milyar.***(man)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR © 2014
Home  |  Website Resmi Pemkab Kampar  |  Riauterkini.com