VISI : 'KABUPATEN KAMPAR NEGERI BERBUDAYA, BERDAYA DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT AGAMIS TAHUN 2020'


5/02/2018 17:29
Car Free Day Hut Kampar Bebas Sampah

29/01/2018 21:32
PMI Kampar Gelar Baksos dan Donor Darah di Desa Air Terbit

29/01/2018 13:53
Penobatan Datuok Kholifah, Wabup Dipasangkan Soluok Tanda Persaudaraan

22/01/2018 19:13
Rapat Evaluasi Dekranasda Sorot Pembinaan Pengrajin Kampar

19/01/2018 16:32
Bupati Kampar Yakin Penyerahan Pasar Desa Bangkitkan Geliat Perekonomian Desa

18/01/2018 16:22
Bupati Kampar Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

1/01/2018 16:43
Tinjau Desa di Kampar Kiri Hulu, Bupati Kampar Janji Tingkatkan Infrastruktur dan Telekomunikasi

11/12/2017 20:45
Bupati Kampar Ikuti Pembekalan Kemendagri

10/12/2017 18:56
Bupati Kampar Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-36 Riau di Dumai

6/12/2017 18:36
Kampar Siap Menjadi yang Terbaik Pada MTQ ke 36 Riau di Dumai

4/12/2017 17:44
Dibawah Kepemimpinan Aziz Zainal–Catur Sugeng,
Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pemda Kampar Bakal Bangun Jalan dan Jembatan

17/11/2017 16:08
Bangun Kawasan Industri, Bupati Kampar Kunker ke Kendal

30/08/2017 16:53
Bupati Kampar Sebut Masyarakat Wajib Awasi Penggunaan Dana Desa

23/08/2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

22/08/2017 07:42
Digelar 28 Desember 2017, Bupati Kampar Mulai Sosialisasikan 84 Pilkades

   
Selasa, 13 Pebruari 2018 21:37
Sekda Kampar Wacanakan Buat Posko Pengendalian Dana Desa

BANGKINANG - Penggunaan anggaran dana desa acapkali menjerat para kepala desa ke ranah hukum. Untuk menghindari para kepala desa dari masalah hukum, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar H Yusri mewacanakan agar Kabupaten Kampar memiliki tim pengendalian dana desa.

Wacana itu disampaikan Yusri saat memimpin rapat bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta staf di ruang rapat Sekda Kampar, Selasa (13/1/2018).

Ia mengatakan, anggaran dana desa yang dibagikan ke 251 desa cukup besar yakni mencapai Rp 120 miliar.

Ditambahkan Yusri, demi berjalannya pengelolaan dana desa dengan baik, Dinas PMD diharapkan punya koneksi dengan seluruh desa melalui posko pengendalian tersebut, agar kepala desa dan aparaturnya bisa bertanya dan mendapatkan solusi dari seluruh persoalan yang mereka hadapi , baik tentang keuangan dan lainnya.

“Dinas PMD diharapkan menunjuk staf yang profesional yang standby dan ditempatkan di posko setiap kecamatan yang dibuat, agar masyaakat bisa bertanya dan meng update semua informasi terbaru yang dibutuhkan oleh masyarakat," ucap Sekda Kampar.

Pada kesempatan tersebut Yusri juga mengatakan bahwa, honor kepala desa yang ada di Kabupaten Kampar masih terbilang rendah dibanding dengan kabupaten lain. "Untuk itu kedepan kita akan memberikan reward kepada setiap kepala desa yang tuntas melaksanakan pertanggungjawaban dana desanya," beber mantan Kadis Binamarga Rohul tersebut.

Sementara itu kepala Dinas PMD Kabupaten Kampar, Febrinaldi Tridatmawan mengatakan, Dinas PMD akan memandu seluruh desa agar selesai menyusun APBDes nya sampai kepada pertanggung jawabannya. "Sebelum desa menyusun APBDes kita kan melakukan fasilitas keuangan desa dan akan mengawal pelaksanaan kegiatan sampai dengan pertanggung jawaban penggunaan anggarannya dengan harapan agar seluruh kepala desa aman dan tenang dalam menjalankan tugasnya," ucap Febrinaldi.(man)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR © 2014
Home  |  Website Resmi Pemkab Kampar  |  Riauterkini.com