VISI : 'KABUPATEN KAMPAR NEGERI BERBUDAYA, BERDAYA DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT AGAMIS TAHUN 2020'


15/02/2018 19:23
Polres Kampar Siap Kerahkan Pengamanan Pilkada 2018

15/02/2018 19:19
Desa Gunung Sari, Kampar Dicanangkan sebagai Program Kampung Iklim

13/02/2018 21:37
Sekda Kampar Wacanakan Buat Posko Pengendalian Dana Desa

13/02/2018 19:42
Wabup Kampar Buka Musrenbang 5 Kecamatan

12/02/2018 18:34
Sekdakab Kampar: ASN Harus Punya Jiwa Kewirausahaan

6/02/2018 14:32
Peringatan Hut Kampar, DPRD Gelar Paripurna Istimewa

5/02/2018 17:29
Car Free Day Hut Kampar Bebas Sampah

29/01/2018 21:32
PMI Kampar Gelar Baksos dan Donor Darah di Desa Air Terbit

29/01/2018 13:53
Penobatan Datuok Kholifah, Wabup Dipasangkan Soluok Tanda Persaudaraan

22/01/2018 19:13
Rapat Evaluasi Dekranasda Sorot Pembinaan Pengrajin Kampar

19/01/2018 16:32
Bupati Kampar Yakin Penyerahan Pasar Desa Bangkitkan Geliat Perekonomian Desa

18/01/2018 16:22
Bupati Kampar Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

1/01/2018 16:43
Tinjau Desa di Kampar Kiri Hulu, Bupati Kampar Janji Tingkatkan Infrastruktur dan Telekomunikasi

11/12/2017 20:45
Bupati Kampar Ikuti Pembekalan Kemendagri

10/12/2017 18:56
Bupati Kampar Hadiri Pelepasan Pawai Ta’aruf MTQ ke-36 Riau di Dumai

   
Jum’at, 16 Pebruari 2018 19:11
Kukuhkan Forum BPD Kampar, Azis Zaenal Minta BPD Jangan Jadi Provokator

BANGKINANG - Bupati Kampar H Azis Zaenal mengukuhkan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Kampar periode 2017-2022 di aula Taman Rekreasi Stanum, Bangkinang, Jum'at (16/2/2018) pagi.

Dalam amanahnya Azis Zaenal mengingatkan Forum BPD yang dipimpin Syofian, SH, MH Datuk Majo Sati jangan menjadi provokator namun hendaknya mampu menjadi motivator. “Kita rusak selama ini karena banyak yang menjadi provokator,” ujar Azis.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Febri Tridarmawan.

Menurut Azis Zaenal, kita harus berperan dalam hidup dan jangan merusak negeri ini. “Sebaik-baik orang, hidup yang bermanfaat untuk orang lain,” tutur bupati.

Ia juga menyampaikan, meskipun mendapatkan amanah dan jabatan jangan bersikap angkuh dan sombong. “Mau apa hidup ini, sebentar lagi juga mati. Mari membangun daerah bersama-sama,” imbuhnya.

Menurut Azis, BPD merupakan wujud absolut warga desa, semacam DPRnya bagi warga desa. “DPRnya juga, MPR juga. Sejajar kedudukannya dengan kepala desa. Cuma jabatannya beda. Bapak sebagai legislator, kalau kepala desa adalah eksekutor. Apa itu eksekutor, pelaksana keputusan yang telah disepakati BPD bersama kepala desa,” ulasnya lagi..

Fungsi BPD sama dengan DPR, DPRD provinsi maupun kabupaten. Tiga fungsi BPD yakni membuat aturan, mengawasi jalannya pemerintahan desa dan budgeting yakni menentukan apa yang dibangun oleh desa.

Ia mengingatkan anggota BPD jangan minta proyek kepada kepala desa karena BPD adalah lembaga legislatifnya sementara kepala desa pihak eksekutif. BPD merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat desa bersama kepala desa karena tak bisa bupati langsung perintahkan masyarakat tanpa kepala desa dan BPD.

Ia mengajak BPD dan semua pihak bersikap transparan dalam memimpin negeri ini. Menurut, Kabupaten Kampar memiliki sisi geografis yang bagus. “Dari dua juta hektar kebun sawit di Riau sebanyak enam ratus ribu hektar kebun sawit di Kampar,” bebernya.

Dalam kesempatan ini Azis Zaenal juga berjanji untuk meningkatkan honor anggota BPD yang saat ini masih terendah di Provinsi Riau. “Insya Allah saya sudah memikirkan itu semua. Mungkin honor kepala desa saya naikkan. Tentu BPD juga,” ucap Azis yang disambut tepuk tangan anggota BPD.

Dalam menjalankan tugas, Azis berpesan agar BPD berkomunikasi dengan baik dengan kepala desa, jangan kepala desa dianggap sebagai lawan. “Jangan kepala desa jalan ke kiri BPD ke kanan, itu tak akan selesai. Kalau kades sudah dinasehati dan tak juga berubah maka laporkan ke saya,” ucap Azis..

Sementara itu Ketua Forum BPD Kampar Syofian,SH, MH Datuk Majo Sati dalam sambutannya menyampaikan perjalanan pembentukan Forum BPD cukup panjang. Sejak Desember 2016 sudah keluar legal standingnya atau telah resmi diakui oleh pemerintah.

Forum BPD Kabupaten Kampar dikukuhkan berdasarkan SK.Menkumham Nomor AHU-0018342.AH.01.07 Tahun 2017. Diantara pengurus Forum BPD yang dikukuhkan antara lain Ketua Forum BPD Kampar Syofian,SH,MH Datuk Majo Sati, Sekretaris Jenderal Iskandar Halim,SH dan Bendahara Zainul Abidin dan belasan pengurus lainnya.

Forum ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan komunikasi antar ketua BPD se-Kabupaten Kampar. “Ini tujuan utama, tak ada hal lain yang dapat membuat retak dan merenggangkan tali silaturahmi baik internal BPD maupun dengan pemerintah desa,” terang Syofian.

Ketua BPD Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar itu minta bimbingan dari Bupati Kampar. “Semoga hendaknya tak terlepas dari koridor dan aturan berlaku di negara dan daerah ini,” imbuh Syofian. Ia menyatakan Forum BPD Kampar siap mendampingi bupati lahir dan batin.

Dalam acara ini juga disampaikan sejumlah rekomendasi dari Forum BPD Kampar kepada Bupati Kampar yang dibacakan dan diserahkan oleh Sekjen Forum BPD Kampar Iskandar Halim. Diantara rekomendasi itu adalah permintaan kenaikan honor BPD dan menganggarkan anggaran untuk pelaksanaan bimbingan teknis bagi anggota BPD setiap tahun.

Sebelum acara pengukuhan ini, Forum BPD Kampar menggelar rapat koordinasi serta bimbingan teknis bagi sekitar 200an ketua dan anggota BPD se-Kabupaten Kampar yang digelar Kamis (15/2/2018) malam di Stanum, Bangkinang.

Tampil sebagai pemateri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Febri Tridarmawan, Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto dan Kepala Kejaksaan Negeri Kampar yang diwakili Kepala Seksi Intelijen Devitra Romiza.(man)

 
PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR © 2014
Home  |  Website Resmi Pemkab Kampar  |  Riauterkini.com