Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


16/06/2017 12:47
Ratusan Masyarakat dan Anak Panti Asuhan Buka Bersama di Kediaman Wabup Kuansing

16/06/2017 12:33
Pemkab Kunsing dan Bulog Gelar Oprasi Pasar Tiga Hari

16/06/2017 07:09
Gandeng Bulog, Pemkab Kuansing Gelar Operasi Pasar Selama Tiga Hari

15/06/2017 17:04
Ketua PPP Kuansing Bantah Pemerintah MH Lamban

14/06/2017 23:53
Catut Nama Bupati dan Wabup Kuansing,
Perusahaan Diimbau Waspadai Oknum yang Minta THR

14/06/2017 20:52
Plt DPKAD Kuansing Pastikan Gaji Kades Cair Sebelum Lebaran

13/06/2017 21:00
Zafnil Dilantik Menjadi Sekretaris Bappeda Kuansing

9/06/2017 15:30
Mengejar Adipura,
Besok Bupati Mursini Ekspos Kebijakan Lingkungan Hidup di Jakarta

8/06/2017 19:10
Syafari Ramadhan Bupati Kuansing di Sentajo Raya Disambut Sukarmis

8/06/2017 08:15
Ini Persyaratannya, Universitas Islam Kuansing Mencari Rektor

  Rabu, 19 April 2017 06:50
Bupati Kuansing Optimis APBD 2017 Disahkan April ini

Riauterkini - PEKANBARU - Bupati Kuantan Singingi Mursini optimis pembahasan APBD 2017 sudah disahkan. Saat ini menurut Mursini, pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) dari DPRD Kuansing sudah tahap perampungan.

Menurut orang nomor satu di negeri jalur ini, komunikasi dengan anggota DPRD Kuansing terus dilakukan. Terbukti, kendala yang menyebabkan tersendatnya pembahasan APBD hingga hampir berakhirnya triwulan pertama sudah bisa diselesaikan.

"Mudah-mudahan akhir April ini, saya yakin itu. Kami dan DPRD sudah satu suara. Pembahasan sudah hampir rampung," kata Mursini, Selasa (18/4/17).

Namun Mursini enggan jika disebut penyebab tersendatnya pembahasan APBD yang mestinya sudah tuntas akhir tahun lalu itu karena adanya perbedaan sikap politik bersama anggota DPRD Kuansing. Tetapi karena Kuansing sampai saat ini belum memiliki program Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

Menurut Mursini, penyelesaian RPJP itu tentunya menjadi prioritas diselesaikan. Karena bagaimana mungkin APBD yang biasanya merujuk pada Rencana Jangka Menengah (RPJM). Tetapi Kuansing sendiri sejak berdiri menjadi kabupaten sampai saat ini belum punya RPJP yang menjadi acuan dari tahapan pembangunan.

"Tentu RPJM kita harus mengacu pada RPJP. Bagaimana mungkin kita menyusun RRPJM yang menjadi rujukan APBD, tapi RPJP saja tak ada. Beda dengan kabupaten lain yang menag sudah ada. Ini saya kira memang jadi persoalan," terang Mursini.

Disisi lain, Mursini menyatakan sudah bertemu dalam beberapa kesempatan dengan mantan Bupati Kuansing Sukarmis. Diantaranya di rumah makan atau di kedai-kedai kopi. Mursini menyatakan tidak ada persoalan serius antara dirinya dan Sukarmis. Kurs ini bahkan mengaku menghormati dan menerima saran-saran yang diberikan Sukarmis sebagai pendahulunya yang lebih dahulu berkuasa selama dua periode.***(mok/hum)


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com