Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


10/10/2017 18:52
Sebut Tidak Suka dengan Said Aqil,
NU Kecam Keras Pernyataan Ketua PKB Kuansing

8/10/2017 16:39
Koto Kombu dan Sungai Alah di Kuansing Sepakati Sempadan Desa

7/10/2017 17:29
Kunker ke Jakarta,
Komisi C DPRD Kuansing Ungkapkan Penyebab Harga Karet Murah

6/10/2017 18:44
Curi Kayu di Green Bealt) RAPP Kuansing, Warga Cengar Ini Ditangkap

6/10/2017 13:46
Ditemukan Bayi Menederita Gizi Buruk,
Dewan Sayangkan Lambatnya Perhatian Pemkab Kuansing

5/10/2017 16:32
Ditemukan Warga Kuansing Alami Gizi Buruk

5/10/2017 16:16
Siswa di Kuansing Terapkan Sekolah Ramah Lingkungan

5/10/2017 06:49
Musyawarah Batas Desa Sumpu dan Koto Kumbu di Kuansing Belum Capai Kesepakatan

4/10/2017 16:29
Bantuan RAPP, Kuansing Bakal Menjadi Pusat Pengembangan Sapi

2/10/2017 18:54
Lolos dari Maut, Dua Warga Kuansing Luka Diterkam Buaya

  Rabu, 19 April 2017 06:50
Bupati Kuansing Optimis APBD 2017 Disahkan April ini

Riauterkini - PEKANBARU - Bupati Kuantan Singingi Mursini optimis pembahasan APBD 2017 sudah disahkan. Saat ini menurut Mursini, pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) dari DPRD Kuansing sudah tahap perampungan.

Menurut orang nomor satu di negeri jalur ini, komunikasi dengan anggota DPRD Kuansing terus dilakukan. Terbukti, kendala yang menyebabkan tersendatnya pembahasan APBD hingga hampir berakhirnya triwulan pertama sudah bisa diselesaikan.

"Mudah-mudahan akhir April ini, saya yakin itu. Kami dan DPRD sudah satu suara. Pembahasan sudah hampir rampung," kata Mursini, Selasa (18/4/17).

Namun Mursini enggan jika disebut penyebab tersendatnya pembahasan APBD yang mestinya sudah tuntas akhir tahun lalu itu karena adanya perbedaan sikap politik bersama anggota DPRD Kuansing. Tetapi karena Kuansing sampai saat ini belum memiliki program Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

Menurut Mursini, penyelesaian RPJP itu tentunya menjadi prioritas diselesaikan. Karena bagaimana mungkin APBD yang biasanya merujuk pada Rencana Jangka Menengah (RPJM). Tetapi Kuansing sendiri sejak berdiri menjadi kabupaten sampai saat ini belum punya RPJP yang menjadi acuan dari tahapan pembangunan.

"Tentu RPJM kita harus mengacu pada RPJP. Bagaimana mungkin kita menyusun RRPJM yang menjadi rujukan APBD, tapi RPJP saja tak ada. Beda dengan kabupaten lain yang menag sudah ada. Ini saya kira memang jadi persoalan," terang Mursini.

Disisi lain, Mursini menyatakan sudah bertemu dalam beberapa kesempatan dengan mantan Bupati Kuansing Sukarmis. Diantaranya di rumah makan atau di kedai-kedai kopi. Mursini menyatakan tidak ada persoalan serius antara dirinya dan Sukarmis. Kurs ini bahkan mengaku menghormati dan menerima saran-saran yang diberikan Sukarmis sebagai pendahulunya yang lebih dahulu berkuasa selama dua periode.***(mok/hum)


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com