Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


5/09/2017 19:22
Di Kuansing, Mobil Damkar Datang Setelah 4 Rumah Ludes Terbakar

5/09/2017 16:19
Sejak Berdiri, RPD Kuansing Tak Miliki Izin

4/09/2017 21:23
Pospera Minta Peristiwa Siaran Radio Pemkab Kuansing Berkonten Asusila Diusut Polisi

4/09/2017 18:38
Hasil Investigasi KPID Riau,
Radio Milik Pemkab Kuansing Ternyata Ilegal

4/09/2017 17:22
Siarkan Konten Negatif, RPD Kuansing Dilaporkan ke KPID Riau

3/09/2017 06:35
Syukuran Turun ke Ladang, Bupati Kuansing Ajak Petani Tanam Padi Dua Kali Setahun

2/09/2017 18:16
Dewan Kuansing Soroti Meruginya FPJ dan Siaran Radio Berkonten Porno

1/09/2017 11:20
Sholat Idul Adha di Kuansing Berlangsu g Hikmad

30/08/2017 13:43
Lulus Tes Kulihan ke Sudan, Dua Santri Ponpes KH Ahmad Dahlan Bikin Bangka Bupati Kuansing

30/08/2017 11:19
Ratusan Bidan di Kuansing Terima SK CPNS

  Jum’at, 25 Agustus 2017 07:30
Tepian Narosa Bersih dari Pedagang Bikin Penonton Pacu Jalur 2017 Nyaman

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Menonton pacujalur di Tepian Narosa, Teluk Kuantan tahun 2017 ini dinilai lebih nyaman dari tahun sebelumnya. Karena lokasi menonton lebih luas. Sehingga para pengunjung tidak perlu berdesak desakan untuk menyaksikan jalur yang hilir.

Hal ini disebabkan, para pedagang sudah ditata rapi oleh pemerintahan setempat. Tidak adalagi pedagang yang berjualan dibadan jalan maupun trotoar disepanjang arena pacu.

Wakil Bupati Kuansing yang juga Ketua Umum Pacujalur, H Halim memerintahkan sterilisasi arena pacu dari pancang finish hingga pancang start, kemudian Jalan Jenderal Sudirman, dari Polsek Kuantan Tengah, hingga simpang empat untuk dibebaskan dari para pedagang murni karena ingin memberikan kenyamanan bagi penonton.

Terrnyata upaya ini mendapatkan respon positif dari ribuan pengunjung. Pasalnya, diarea yang dibebaskan dari pedagang ini merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi poenonton.

"Ini kami lakukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan, salah satunya aksi copet, karena suasana keramaian kadang dimanfaatkan pelaku kejahatan, serta mengingatkan masyarakat yang akan berdesak desakan," ujar Wabup Halim.

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Kuansing, Jefrinaldi, kepada wartawan Kamis (24/8/17) siang, saat ia mendampingi Wabup H. Halim, usai mengkroscek area pacu jalur dari pedagang menjelaskan, bebasnya dua lokasi tersebut dari para pedagang sangat disambut baik masyarakat. Untuk itu, ia selalu memantau lokasi dipagi hari, siang maupun malam, bahkan ia sempat menunggu para pedagang hingga jam 3 dinihari, agar pedagang tidak berjualan ditempat yang dilarang.

"Karena itu merupakan keinginan pimpinan, jadi kita harus mengikuti perintah dan memberikan yang terbaik," tuturnya.***(dri/adv)


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com