Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


23/12/2017 14:41
Sejumlah Pihak Saling Lempar Tanggung Jawab,
Aliran Dana Listrik Rp1 Miliar di Kuansing Mulai Terkuak

23/12/2017 07:44
Galeri Pemkab Kuansing Terima Penghargaan Menteri Hukum dan HAM

22/12/2017 13:34
Dananya Diduga Raib,
Dewan Minta Kasus Rp 1Miliar Tunggakan Listrik Pemda Kuansing Diusut Tuntas

21/12/2017 22:06
Wabup Kuansing Bersama Forkopimda Sidak Pasar

21/12/2017 21:38
Pemkab Kuansing Nunggak Listrik Rp1 Miliar

20/12/2017 20:35
Prestasi MTQ Anjlok, LTPQ Kuansing Bakal Evaluasi Kafilah

16/12/2017 18:11
Wabup Kuansing Hadiri Rakornas Tiga Pilar PDIP di Tangerang

14/12/2017 11:18
Galeri poto Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Menanam Pohon Bersama Gubri

14/12/2017 10:10
Wakil Bupati Kuansing 'Sentil' Dinas Pertanian dan Pariwisata

13/12/2017 15:35
Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru

  Selasa, 12 September 2017 11:50
Rakor Bersama Gubri, Bupati Mursini Paparkan Persoalan e-KTP di Kuansing

Riauterkini-PEKANBARU - Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini, Selasa (12/9/17) menghadiri acara Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sinergitas Pembangunan antara Pemerintah Provinsi Riau dengan pemerintahan kabupaten/kota melalui penguatan sistem demokrasi kependudukan dan perbatasan serta percepatan proyek strategis nasional di Provinsi Riau.

Pada rapat koordinasi ini Bupati Kuantan Singingi, H. Mursini yang didampingi Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Dasuki Herlambang dan Dandim 0302 Inhu Kuantan Singingi kepada Gubri menyampaikan terkait kendala perekaman E KTP dan kepemilikan akte kelahiran anak, data penduduk.

Terhadap persoalan ini, Mursini menyebutkan, Perekaman KTP hinggÓ saat ini dari 15 kecamatan yang bisa melakukan perekaman KTP hanya ada di tiga kecamatan. Yaitu Kecamatan Kuantan Mudik, Logas Tanah Darat dan Kecamatan Kuantan Tengah serta di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Terkait kerusakan perangkat peralatan perekam KTP disejumlah kecamatan tersebut, sebut Mursini, telah dilaporkan ke Dirjen Dukcapil Kemendagri melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau untuk segera diperbaiki.

Sementara hambatan yang dijumpai dalam pelaksanaan perekaman KTP Elektronik di Kabupaten Kuantan Singingi adalah masih rendahnya masyarakat untuk memiliki KTP elektronik, KK, dan akta kelahiran serta dokumen kependudukan lainnya dan hanya mengurus bila sudah memerlukan.

Kendala lainnya yaitu terbatasnya sumberdaya aparatur yang mengelola administrasi kependudukan serta jaringan komunikasi yang sering terganggu.

Lebih jauh disampaikan Mursini bahwa jumlah penduduk Kuantan Singingi berdarkan data konsolidasi bersih dari Dirjen Dukcapil Kemendagri per 31 Desember 2016 adalah 325.307 jiwa. Yang terdiri dari 166.770 laki laki dan 158.537 perempuan. Sedangkan yang wajib memiliki KTP adalah 228.216 jiwa.

"Dari jumlah yang wajib memiliki KTP tersebut yang sudah merekam KTP 208.791 jiwa atau baru 91,48% dan sisanya 18.385 jiwa atau 8,52 % belum merekam.KTP elektronik," ujar Mursini.

Sedangkan menyangkut akta kelahiran berdasarkan data usia anak 0-18 tahun berdsarkan data konsolidasi SIAK di Kabupaten Kuantan Singingi saat ini berjumlah 110.203 orang. Yang terdiri dari anak laki laki 56.935 dan 53.203 orang perempuan.

Sementara yang sudah memiliki akte kelahiran berjumlah 64.981 atau 59% dan yang belum.memiliki akte kelahiran 45.157 orang. Terhadap anak yang belum memiliki akte kelahiran ini Mursini mengakui akan melakukan jemput bola untuk penerbitan akte kelahiran melalui pelayanan keliling. Sehingga dalam waktu dekat target itu tercapai.***(dri)


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com