Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


17/10/2017 20:37
Penyebab Proyek PL di PUPR Kuansing Batal Dilaksanakan

17/10/2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji

14/10/2017 14:08
Kinerja Dikeluhkan Masyarakat, Bupati Kuansing Bersiap Mutasi Sejumlah Pejabat

13/10/2017 14:00
18 Tahun Kuansing, Ini Harapan Masyarakat

13/10/2017 13:32
Operasi Preman,
Enam Orang Pelayan Cafe Diamankan Polres Kuansing

12/10/2017 19:14
Dipersip Terima Penghargaan Kantor Terbersih dari Wabup Kuansing

12/10/2017 13:50
Sidang Paripurna HUT ke-18 Kuansing,
Ketua DPRD Apresiasi Keberhasilan Pemerintahan Mursini -Halim

12/10/2017 09:55
Setahun Dipersip Kuansing, Mulai Memberi Banyak Manfaat di Usia Muda

11/10/2017 21:01
Besok, Gubri Hadiri Haul 100 Tahun Buya Ma'rifat Mardjani di Kuansing

11/10/2017 14:39
IAD Kuansing Sosialisasikan Bahaya Kanker

  Ahad, 1 Oktober 2017 12:41
Belajar ke Malang, Bupati Kuansing Targetkan 2018 Seluruh Desa Miliki BumDes

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Tahun 2018 mendatang, pemerintahan Kabupaten Kuansing menargetkan seluruh desa yang ada diwilayah itu sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Target tersebut disampaikan oleh Bupati Kuansing, H Mursini saat melakukan kunjungan kedinasannya ke Batu Malang pekan lalu.

Dihadapan sejumlah Kades saat itu, bupati menyampaikan bahwa, daerahnya memiliki banyak potensi yang dapat dikelola dan dijadikan Bumdes. Potensi tersebut kata dia, meliputi sektor pertanian, sektor perikanan dan sektor pariwisata.

Semenatara itu, Ketua forum Kades se Kuansing, Emil Harda mengamini ucapan bupati itu. "Target kami pada rapat kerja Forum Kades Kabupaten Kuantan Singingi sebelumnya, di tahun 2018 mendatang setiap desa memiliki 1 usaha yang dikelola melalui BUMDes," ujar Emil.

Usaha tersebut kata Emil, merupakan usaha air minum dengan sisitim kerjasama antar desa secara patungan. Emil merincikan, dengan sistim kerja sama seperti ini setiap desa akan diwajibkan menyediakan modal awal sebesar Rp15 juta perdesa. Atau Rp2,9 miliar modal awal yang dibutuhkan. Dana sebesar Rp2,9 miliar ini akan digunakan untuk pembelian mesin.

Sebagai target utama kita akan melakukan program usaha air minum atau air mineral yang dikelola melalui sistem kerjasama, jadi ini lah target BUMDes yang kita akan lakukan segera mulai tahun ini melalui APBDes-P," tambahnya.

Pada kesempatan ini juga di presentasikan tentang AMDK (Air Mineral Dalam Kemasan) dengan total investasi mesin seharga Rp 2,9 Milyar modal pada BUMDes Kerjasama Antar Desa, berarti setiap desa menyediakan modal sekitar Rp 15 juta untuk mesin," sambung Emil.

Sekedar diketahui, sejumlah Kades dan Sekdes se Kabupaten Kuansing melakukan Bimtek ke Malang untuk membahas mengenai program Bumdes. Acara tersebut dilaksanakan dari tanggal 25 sampai 29 Sepetember 2017.

Hadir sebagai nara sumber pada kegiatam Bimtek ini, Kepala Balai Besar PMD Ditjen PMD Kemendagri, Edy Supriyanta, Kepala Bidang Kerjasama Desa Balai Besar PMD Ditjen PMD Kemendagri, Naswir Darmansjah SH MSi, dan Kepala Seksi Kerjasama Desa Balai Besar PMD DitjenPMD Kemendagri, Ir Mei Wulandari MM.

Selain Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi, turut hadir mendampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kuansing, Muradi, Kabag Umum Setda Kuansing, Saleh, Inspektur Hernalis, Kabid PMD Dinas Sosial dan PMD Kuansing Drs Napisman, Camat Kuantan Hilir Drs Yulfides, Camat Kuantan Mudik, Jefrian Afriadi, Camat Benai Yuhendra SSos, Camat Kuantan Tengah HM Refendi Zukman, Camat Singingi Irfansyah, Camat Singingi Hilir Hazrianto.***(dri/adv).


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com