Demo 4 - with Navigation Buttons
VISI : TERWUJUDNYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI YANG AGAMIS, SEJAHTERA DAN UNGGUL DI PROVINSI RIAU TAHUN 2021


17/11/2017 20:41
Bertabrakan dengan Mobil Terano, Warga Kuansing Ini Meninggal Dunia

14/11/2017 20:25
Polres Kuansing Belum Tetapkan Tersangka dari Sawmil yang Dirazia di Pulau Padang

14/11/2017 14:34
Polisi Kuansing Gerebek Sawmil di Desa Pulau Padang

14/11/2017 13:41
Memancing Ikan, Seorang Warga Sako Kuansing Tewas Tenggelam

13/11/2017 21:46
Dewan Kuansing Menilai Pemerintah MH Tidak Serius Kelola Pariwisata

13/11/2017 21:43
Harus Menunggu Berjam-jam, Sejumlah Tamu Bupati Kuansing Mengeluh ke Dewan

12/11/2017 11:50
Masyarakat Kuansing Berharap Hubungan Bupati dan Wakilnya Terus Harmonis

11/11/2017 08:11
Wabup Kuansing Mengaku tak Tahu Bupati Mutasi 5 Pejabat

7/11/2017 21:38
Wabup Kuansing Kecewa Kualitas Bibit Sawit PT IBI

7/11/2017 16:40
Akan Dibagi Gratis ke Masyarakat,
Wabup Kuansing Sebut Pengadaan Bibit Sawit Tak Sesuai Kontrak

  Selasa, 17 Oktober 2017 19:58
Buka MTQ XVI Tingkat Kabupaten,
Bupati Kuansing Ajak Warga Hidupkan Magrib Mengaji


Riauterkini-TELUK KUANTAN- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Drs H Mursini secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat kabupaten, di halaman Kantor Camat Pucuk Rantau, Selasa (17/10/17) siang.

Dalam arahannya, Bupati Mursini berharap, agar seluruh masyarakat muslim di daerah ini dapat selalu menggelorakan gemar membaca dan berupaya mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

"Penyelenggaran MTQ ini tidak semata mata mencari Qori dan Qoriah terbaik. Tapi, sebagai momentum untuk menyiarkan agama islam," ucap Bupati Mursini.

Lanjut bupati, setiap umat mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap kitab suci. Diantara kewajiban dan tanggung jawab itu adalah mempelajari dan mengamalkannya.

"Jadikanlah Alquran sebagai tuntunan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Juga tuntunan dalam hidup berumah tangga," ajak Bupati Mursini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mursini mengajak warganya agar menghidupkan kembali program magrib mengaji sebagai upaya untuk mencapai tujuan tersebut. Bupati Mursini menyebutkan, Surau adalah salah satu lembaga untuk menempah anak anak dalam menuntut ilmu agama.

" Untuk itu kedepannya, tradisi mengaji di Surau harus dihidupkan kembali," saran Bupati Mursini.

Selain itu, atas terlaksananya MTQ ke -16 ini, Bupati Mursini mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara di Kecamatan Pucuk Rantau. Semoga dengan kerja keras pihak penyelenggara menjadi amal ibadah dihadapan Allah SWT, harapnya.

Bupati Mursini mengakui, persoalan yang dihadapi sekarang ini yaitu sulitnya mencari Qori dan Qoriah yang mampu bersaing. Oleh karena itu kata dia, "Semoga dengan terselenggaranya MTQ ini dapat melahirkan Qori dan Qoriah terbaik nantinya," harap Mursini.

Untuk diketahui, pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Kuansing tahun 2017 ini diikuti oleh ratusan Qori dan Qoriah. Terdiri dari beragam cabang diantaranya, morothal, tilawah, fahmil quran dan sahril quran. MTQ tersebut juga mengikut sertakan Qori dan Qoriah dari tuna netra.

Terlihat hadir pada pembukaan MTQ tersebut, Wakil Bupati Kuansing, H Halim. Pimpinan DPRD Kuansing, Sardiyono, Kapolres Kuansing, Kepala Kejaksaan Kuansing, Kakanwil Provinsi Riau, Dandim Inhu- Kuansing, sejumlah Kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kuansing dan seluruh camat se Kabupaten Kuansing.***(dri)


 
PEMERINTAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI © 2017
Home  |  Website Resmi  |  Riauterkini.com