Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Maret 2017 21:25
Lagi, CPO Milik PT. Naga Mas Tumpah dan Mencemari Laut di Dumai

Sabtu, 25 Maret 2017 19:56
The 2nd PRIA, Bank Riau Kepri Raih Award Media Relations 2017

Sabtu, 25 Maret 2017 19:21
Ardiansyah Resmi Pimpin DPD Partai Berkarya Inhil

Sabtu, 25 Maret 2017 19:16
Tingkatkan Hubungan Silahturahmi, Wawako Dumai Temui Masyarakat Pinggiran

Sabtu, 25 Maret 2017 19:12
Ekspedisi Superqurban, Rumah Zakat Riau Salurkan 1.000 Kornet di Meranti

Sabtu, 25 Maret 2017 19:08
Miliki Sabu, Pemuda Singingi Hilir Ditangkap Polisi Kuansing

Sabtu, 25 Maret 2017 17:15
Ratusan Crosser Ikuti Kejuaraan Motor Cross Pemuda Pancasila Pelalawan

Sabtu, 25 Maret 2017 16:11
Harapkan Lahirkan Atlet Andal,
Bupati Buka Turnamen Sepakbola Bandar Yaman Cup I se Inhil


Sabtu, 25 Maret 2017 16:07
Jadi Pusat Pendidikan dan Kajian Islam,
Awal April Yayasan Abdurrab Resmikan Masjid At Tabrani di Pekanbaru


Sabtu, 25 Maret 2017 16:02
Sat Reskrim Polres Inhil Tangkap Bandar Judi Rolet dan Pemain Judi Klotok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Januari 2017 12:59
Pencegahan Karlahut, BPBD Inhil Serahkan Mesin Apung

Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan, BPBD Inhil membangikan mesin apung pada sejumlah desa di kawasan rawan kebakaran.

Riauterkini-RETEH-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil menyerahkan mesin apung untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) ke desa-desa.

Bantuan mesin apung dan perangkat pendukungnya ini pertama kali diserahkan secara simbolis oleh Bupati Inhil H Muhammad Wardan untuk Desa Sungai Asam dan Desa Sungai Rokan kepada Camat Reteh dan kepala desa penerimanya, kemarin.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah H Yuspik SH menyatakan, pemberian bantuan mesin apung ini dalam upaya mengantisipasi bahaya Karlahut dan kabut asap. Karena pada tahun 2015 lalu, kita mendapatkan sorotan dunia akibat kabut asap, sehingga hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini hingga tidak terulang lagi.

"Kepala Desa dan masyarakatnya harus bisa memanfaatkan mesin apung dan peralatan pemadam secara maksimal, dan dapat membentuk tim dari masyarakat yang nanti akan dilatih oleh BPBD Indragiri Hilir agar mampu menggunakannya serta bisa merawat mesin secara benar," pesannya.

Disebutkan, mesin apung ini diberikan kepada seluruh Desa dalam bentuk pinjam pakai, yang perlu dirawat dan akan dikontrol secara intens oleh BPBD agar tidak ada mesin yang disia-siakan.

Sedangkan Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengatakan, pada tahun 2017 ini masing-masing Desa akan diupayakan memiliki mesin mini pemadam kebakaran, sebab itu sangat penting dalam mencegah Karlaut maupun kebakaran lainnya.

"Pencegahan kebakaran lahan dan hutan merupakan tanggungjawab semua pihak terlebih lagi peran Kepala Desa dalam mencegah kebakaran di wilayahnya masing-masing," sebutnya.***(mar).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 80 Rider Dua Negera Siap Taklukan Jalur Ekstrim di Rohul di X-PERT Adventure Riau-Sumbar 2017
- Trail Runners dan Walhi Kampanyekan Earth Hour Sambil Berlari
- Program Desa Bebas Api Rintisan PT RAPP Efektif Cegah Kebakaran
- Kerusakan Kebun Kelapa Makin Parah,
Petani Inhil Desak Anak Perusahaan PT Surya Dumai Ganti Kerugian

- Pemko Pekanbaru tak Punya Anggaran Penanggulangan Banjir
- Sungai Kampar Surut, Justru 12 Sekolah di Pelalawan Kebanjiran
- Longsor di Tebing Sungai Kuantan Disebabkan PETI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.227.32
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com