Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 5 Januari 2017 12:59
Pencegahan Karlahut, BPBD Inhil Serahkan Mesin Apung

Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan, BPBD Inhil membangikan mesin apung pada sejumlah desa di kawasan rawan kebakaran.

Riauterkini-RETEH-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil menyerahkan mesin apung untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) ke desa-desa.

Bantuan mesin apung dan perangkat pendukungnya ini pertama kali diserahkan secara simbolis oleh Bupati Inhil H Muhammad Wardan untuk Desa Sungai Asam dan Desa Sungai Rokan kepada Camat Reteh dan kepala desa penerimanya, kemarin.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah H Yuspik SH menyatakan, pemberian bantuan mesin apung ini dalam upaya mengantisipasi bahaya Karlahut dan kabut asap. Karena pada tahun 2015 lalu, kita mendapatkan sorotan dunia akibat kabut asap, sehingga hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini hingga tidak terulang lagi.

"Kepala Desa dan masyarakatnya harus bisa memanfaatkan mesin apung dan peralatan pemadam secara maksimal, dan dapat membentuk tim dari masyarakat yang nanti akan dilatih oleh BPBD Indragiri Hilir agar mampu menggunakannya serta bisa merawat mesin secara benar," pesannya.

Disebutkan, mesin apung ini diberikan kepada seluruh Desa dalam bentuk pinjam pakai, yang perlu dirawat dan akan dikontrol secara intens oleh BPBD agar tidak ada mesin yang disia-siakan.

Sedangkan Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengatakan, pada tahun 2017 ini masing-masing Desa akan diupayakan memiliki mesin mini pemadam kebakaran, sebab itu sangat penting dalam mencegah Karlaut maupun kebakaran lainnya.

"Pencegahan kebakaran lahan dan hutan merupakan tanggungjawab semua pihak terlebih lagi peran Kepala Desa dalam mencegah kebakaran di wilayahnya masing-masing," sebutnya.***(mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang
- Puskesmas Rambah Hilir, Rohul Beri Penghargaan Tiga Desa Tersehat
- Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat

- Jembatan Mawar Merah Duri Ambruk, Seorang Pemotor Terluka
- Buaya Muncul di Batang Lubuh Desa Babussalam, Warga Dilarang Beraktifitas di Sungai
- ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti
- Diduga Milik PT Parawira,
Polres Pelalawan Selidiki Karlahut di Pangkalan Gondai



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com