Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Januari 2017 19:32
Dipimpin Andi Rachman, Golkar Riau Bahas Pemenangan Pilkada Pekanbaru dan Kampar

Sabtu, 21 Januari 2017 19:26
Ketua MUI Rohul Meninggal Dunia di RS Arifin Achmad Pekanbaru

Sabtu, 21 Januari 2017 17:35
Pamit Beli Rokok, Warga Sungai Iliran, GAS Ditemukan Sudah Meninggal

Sabtu, 21 Januari 2017 17:04
Prioritas Bupati Inhil,
Tahun Ini, 6 Ruas Jalan Nasional di Inhil Diperbaiki


Sabtu, 21 Januari 2017 14:00
Proyek Jaringan Internet Rp2 Miliar Pemko Dumai Diduga Tak Prosedural

Sabtu, 21 Januari 2017 13:23
Fly Over Ska Batal, Diganti dengan Underpass

Sabtu, 21 Januari 2017 13:19
Digelari Bapak Pembangunan Desa yang Religi,
Masyarakat GAS Dukung Wardan Lanjutkan Pembangunan Inhil Lima Tahun Lagi


Sabtu, 21 Januari 2017 11:43
Bupati Inhil Kukuhkan Forum Kepala Desa dan Relawan GAS di Teluk Pinang

Sabtu, 21 Januari 2017 11:02
Hamdan, M Nasir dan Surya Irianto Tiga Nama Hasil Pansel Calon Sekko Dumai

Sabtu, 21 Januari 2017 10:41
Kebakaran Ludeskan Rumah dan Ranmor Warga Pulau Kijang, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Januari 2017 12:59
Pencegahan Karlahut, BPBD Inhil Serahkan Mesin Apung

Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan, BPBD Inhil membangikan mesin apung pada sejumlah desa di kawasan rawan kebakaran.

Riauterkini-RETEH-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil menyerahkan mesin apung untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) ke desa-desa.

Bantuan mesin apung dan perangkat pendukungnya ini pertama kali diserahkan secara simbolis oleh Bupati Inhil H Muhammad Wardan untuk Desa Sungai Asam dan Desa Sungai Rokan kepada Camat Reteh dan kepala desa penerimanya, kemarin.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah H Yuspik SH menyatakan, pemberian bantuan mesin apung ini dalam upaya mengantisipasi bahaya Karlahut dan kabut asap. Karena pada tahun 2015 lalu, kita mendapatkan sorotan dunia akibat kabut asap, sehingga hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini hingga tidak terulang lagi.

"Kepala Desa dan masyarakatnya harus bisa memanfaatkan mesin apung dan peralatan pemadam secara maksimal, dan dapat membentuk tim dari masyarakat yang nanti akan dilatih oleh BPBD Indragiri Hilir agar mampu menggunakannya serta bisa merawat mesin secara benar," pesannya.

Disebutkan, mesin apung ini diberikan kepada seluruh Desa dalam bentuk pinjam pakai, yang perlu dirawat dan akan dikontrol secara intens oleh BPBD agar tidak ada mesin yang disia-siakan.

Sedangkan Bupati Inhil H Muhammad Wardan mengatakan, pada tahun 2017 ini masing-masing Desa akan diupayakan memiliki mesin mini pemadam kebakaran, sebab itu sangat penting dalam mencegah Karlaut maupun kebakaran lainnya.

"Pencegahan kebakaran lahan dan hutan merupakan tanggungjawab semua pihak terlebih lagi peran Kepala Desa dalam mencegah kebakaran di wilayahnya masing-masing," sebutnya.***(mar).





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Seorang Warga Inhu Tewas Dililit Ular
- Jalan Penghubung Antardesa di Kerintang, Inhil Bertahun Dibiarkan Rusak
- Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak
- Mulai 16 Januari-31 Mei 2017,
Pemkab Rohul Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Karlahut

- Satu Korban Meninggal,
Kebakaran SPBU Diduga Dipicu Pengelasan yang Sedang Dilakukan Korban

- Jembatan Sumpur Diresmikan Gubri,
Buka Isolasi dan Dekatkan Rohul ke Pasaman, Sumbar

- 5.000 Hektare Padi di Kuansing Terancam Fuso


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.23.37.116
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com