Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Desember 2017 21:20
Expo Karya Pendidikan Tahun 2017, Bupati Inhil Sesalkan Minim Peran Serta SMA Negeri

Kamis, 14 Desember 2017 21:14
Reses di Mandau, Syaiful Ardi Beri Bantuan dan Janjikan Sejumlah Insfrastruktur

Kamis, 14 Desember 2017 21:07
Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti


Kamis, 14 Desember 2017 20:58
Tak Kunjung Disahkan, Dewan Sebut Menteri Siti Nurbaya Sengaja Memperlambat RTRW Riau

Kamis, 14 Desember 2017 20:49
Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri

Kamis, 14 Desember 2017 20:07
Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP

Kamis, 14 Desember 2017 20:03
Kalap Temannya Kehilangan Anjing, Simatupang Menusuk 8 Orang di Kandis

Kamis, 14 Desember 2017 19:22
Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau

Kamis, 14 Desember 2017 18:36
BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 8 Januari 2017 13:28
Terkesan Dibiarkan, Jalan Abdul Latif Duri Nyaris Putus

Kondisi Jalan Abdul Latif Duri nyaris putus tergerus air. Kondisi buruk tersebut terkesan dibiarkan. Tanpa ada upaya perbaikan.

Riauterkini - DURI - Akibat tingginya curah hujan dan tidak baiknya kultur tanah, menyebabkan polongan yang ada dijalan alternatif penghubung Jalan Rokan dan Sejahtera tersebut nyaris putus.

Diketahui, setahun terakhir kondisi jalan yang dinamai Jalan Abdul Latief itu tampak mulai menunjukkan tanda - tanda retak, namun pemerintah seakan cuek menanggapinya.

Fiqi, salah seorang warga yang berdomisili tidak jauh dari nyaris putusnya jalan tersebut mengatakan jika kondisinya sangat mempriharinkan. Meski masih dapat dilalui kendaraan roda dua, namun sewaktu - waktu bisa saja membahayakan jiwa pengendara, apalagi jika dilalui disaat hujan turun.

" Kita sangat mengharapkan perhatian Pemerintah memperbaikinya. Jangan sampai ada korban jiwa dulu, baru diperbaiki,"ujarnya.

Dikatakan Fiqi, selain mengalami kerusakan, Jalan Abdul Latief tersebut juga menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) rumah tangga masyarakat meskipun telah dibersihkan beberapa kali oleh Dinas terkait.

Terpisah, Lurah Air Jamban, Ruslan saat dikonfirmasi terkait kondisi jalan tersebut menjelaskan jika pada tahun 2017 ini jalan itu akan mendapatkan perbaikan dikarenakan menjadi penghubung dua jalan dengan jumlah penduduk yang padat serta menjadi akses jalan menuju SMAN 8 dan SMPN 16.***(hen)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik
- Jikalahari Nilai Kapolda Riau Lamban Tangani Kejahatan Lingkungan dan Kehutanan
- Kelapa Dirusak Kumbang,
Warga Pebenaan, Kecamatan Keritang Datangi Kantor Bupati Inhil

- KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman
- Tenggelam di Sungai Rokan,
Sudah Dua Hari Kernet Truk Angkut Sawit di Rohul Belum Ditemukan

- Kelaparan, Gajah Liar di Duri  Rusak Rumah dan Makan Beras Warga
- Tata Taman Nasional Zamrud Siak, BBKSDA Riau Lakukan Konsultasi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.209.109
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com