Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Januari 2017 13:28
Terkesan Dibiarkan, Jalan Abdul Latif Duri Nyaris Putus

Kondisi Jalan Abdul Latif Duri nyaris putus tergerus air. Kondisi buruk tersebut terkesan dibiarkan. Tanpa ada upaya perbaikan.

Riauterkini - DURI - Akibat tingginya curah hujan dan tidak baiknya kultur tanah, menyebabkan polongan yang ada dijalan alternatif penghubung Jalan Rokan dan Sejahtera tersebut nyaris putus.

Diketahui, setahun terakhir kondisi jalan yang dinamai Jalan Abdul Latief itu tampak mulai menunjukkan tanda - tanda retak, namun pemerintah seakan cuek menanggapinya.

Fiqi, salah seorang warga yang berdomisili tidak jauh dari nyaris putusnya jalan tersebut mengatakan jika kondisinya sangat mempriharinkan. Meski masih dapat dilalui kendaraan roda dua, namun sewaktu - waktu bisa saja membahayakan jiwa pengendara, apalagi jika dilalui disaat hujan turun.

" Kita sangat mengharapkan perhatian Pemerintah memperbaikinya. Jangan sampai ada korban jiwa dulu, baru diperbaiki,"ujarnya.

Dikatakan Fiqi, selain mengalami kerusakan, Jalan Abdul Latief tersebut juga menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) rumah tangga masyarakat meskipun telah dibersihkan beberapa kali oleh Dinas terkait.

Terpisah, Lurah Air Jamban, Ruslan saat dikonfirmasi terkait kondisi jalan tersebut menjelaskan jika pada tahun 2017 ini jalan itu akan mendapatkan perbaikan dikarenakan menjadi penghubung dua jalan dengan jumlah penduduk yang padat serta menjadi akses jalan menuju SMAN 8 dan SMPN 16.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis
- Sudah Makan Korban Jiwa, Warga Desak Perbaikan Jalan Kubang
- Diduga Buang Limbah Saat Hujan Deras,
Pencemaran Sungai Kerumatan oleh PT MAS Semakin Terkuak

- Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD
- Siaga Karhutla, Tim Pemadam PT. RAPP Patroli 24 Jam
- Pencemaran Sungai Kerumutan, Legislator Pelalawan Ramai-ramai Angkat Bicara
- Hari Peduli Sampah, Forkopincam Mandau Taja Goro Massal di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.19.34.255
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com