Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Pebruari 2017 10:40
Jelang Ketum Datang, Kantor DWP PAN Riau Justru Disegel

Senin, 20 Pebruari 2017 10:37
ANS Disdukcapil Pekanbaru Tersangka Pungli Masih Digaji

Senin, 20 Pebruari 2017 10:31
Buka Rakor Perpustakaan, Gubri Puji Kuansing Lahirkan Banyak Orang Pintar

Senin, 20 Pebruari 2017 10:27
Mutasi, Bupati Pelalwan Sebut 163 Pejabat Bakal Nonjob

Senin, 20 Pebruari 2017 10:11
Rampok Berparang Rampas Uang dan Motor dari Toko Grosiran di Pekanbaru

Senin, 20 Pebruari 2017 10:09
Aset Pemprov Riau Naik Rp7 Triliuan

Senin, 20 Pebruari 2017 10:06
Satpol PP Berikan Sosialisasi Bahaya Ngelem di SMPN 3 Tembilahan Hulu

Ahad, 19 Pebruari 2017 23:06
Peringati Hari K3 Nasional, PT. Pertamina EP Lirik Inhu Gelar Beragam Kegiatan

Ahad, 19 Pebruari 2017 22:16
Nyaris Terjadi Kontak Fisik,
Kuasa Hukum Kokarda dan KPN Sesalkan Sikap Polres Rohil


Ahad, 19 Pebruari 2017 22:10
Kang Andik Kagumi Keindahan Ekowisata Solop



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Januari 2017 16:42
DBD Mewabah di Desa Rambah,
Dinkes Rohul Mengaku Belum Terima Laporan


Sedikitnya sepuluh warga Rambah, Rohul dikabarkan telah terindikasi terjangkit virus DBD. Namun hingga kini Dinkes mengaku belum menerima laporan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekitar sepuluh warga Dusun Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir terindikasi terjangkit virus demam berdarah dengue (DBD). Namun, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengakui belum terima laporan.

Jeri Mentos, warga Dusun Kumu Desa Rambah mengakui ada sekitar sepuluh warga di daerahnya terindikasi terjangkit virus DBD yang disebarkan nyamuk aedes aegypti.

Sebagian besar penderita DBD di antaranya dirawat di RSUD Rohul, sedangkan seorang warga dikabarkan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru.

"Takutnya nanti meluas. Tapi sudah ada orang Puskesmas (Rambah Hilir) yang meresponnya," ujar Jeri Mentos, mantan Kepala Desa Rambah kepada riauterkinicom, Senin (9/1/17).

Sementara itu, Kepala Dinkes Rohul drg. Grifino Dahlihardy, melalui Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Pembersihan Lingkungan (P2P dan PL)‎ Dinkes Rohul dr. Bambang Triono, mengakui sejauh ini pihaknya belum menerima laporan, termasuk laporan dari Puskesmas Rambah Hilir.

Bambang mengakui memang sebagian besar penderita DBD lebih memilih dirawat di RSUD Rohul, tanpa melalui Puskesmas, sehingga tidak ada laporan ke Dinkes Rohul.

Data dirangkum riauterkinicom, sedikitnya sudah dua warga Rohul meninggal dunia akibat terserang DBD, pertama warga asal Kecamatan Kunto Darussalam yang tidak diketahui namanya.

Kedua, Della, bocah perempuan berusia 10 tahun di Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba yang masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar belum lama ini.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BPBD dan Basarnas Inhil Sosialisasikan Tanggap Bencana di Dua Kecamatan
- Gerak Cepat, BPBD Inhil Berhasil Padamkan Karhutla di Kecamatan Kateman
- Tenda Pesta di Jalan Lintas Duri Ganggu Arus Lalu-lintas
- Promo Wisata dan Kampanye Lingkungan, Digagas Tour de Solop di Inhil
- Distanak Pekanbaru Tegur Warung Bakso Terkontaminasi Daging Babi
- Bina Proklim, DLH Rohil Kuker ke PT Salim Ivomas
- 2018, Kota Pekanbaru Ditargetkan Kembali Raih Piala Adipura


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.75.133
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com