Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:52
Edarkan Sabu, 2 Warga Rengat Ditangkap Polisi Inhu

Kamis, 24 Agustus 2017 13:50
PLN Apresiasi Dukungan Banyak Pihak,
Gardu Induk Terbesar Sumatera di Perawang Beroperasi


Kamis, 24 Agustus 2017 13:45
Distakan Pekanbaru Awasi Hewan Kurban

Kamis, 24 Agustus 2017 13:38
Kajari Inhil Ancam 'Sekolahkan' Kades yang Selewengkan Dana Desa

Kamis, 24 Agustus 2017 13:31
Curi Kotak Infak, Warga Kampar Babak Belur Dihakimi Warga Intan Jaya, Rohul

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 9 Januari 2017 16:42
DBD Mewabah di Desa Rambah,
Dinkes Rohul Mengaku Belum Terima Laporan


Sedikitnya sepuluh warga Rambah, Rohul dikabarkan telah terindikasi terjangkit virus DBD. Namun hingga kini Dinkes mengaku belum menerima laporan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekitar sepuluh warga Dusun Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir terindikasi terjangkit virus demam berdarah dengue (DBD). Namun, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengakui belum terima laporan.

Jeri Mentos, warga Dusun Kumu Desa Rambah mengakui ada sekitar sepuluh warga di daerahnya terindikasi terjangkit virus DBD yang disebarkan nyamuk aedes aegypti.

Sebagian besar penderita DBD di antaranya dirawat di RSUD Rohul, sedangkan seorang warga dikabarkan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru.

"Takutnya nanti meluas. Tapi sudah ada orang Puskesmas (Rambah Hilir) yang meresponnya," ujar Jeri Mentos, mantan Kepala Desa Rambah kepada riauterkinicom, Senin (9/1/17).

Sementara itu, Kepala Dinkes Rohul drg. Grifino Dahlihardy, melalui Kabid Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Pembersihan Lingkungan (P2P dan PL)‎ Dinkes Rohul dr. Bambang Triono, mengakui sejauh ini pihaknya belum menerima laporan, termasuk laporan dari Puskesmas Rambah Hilir.

Bambang mengakui memang sebagian besar penderita DBD lebih memilih dirawat di RSUD Rohul, tanpa melalui Puskesmas, sehingga tidak ada laporan ke Dinkes Rohul.

Data dirangkum riauterkinicom, sedikitnya sudah dua warga Rohul meninggal dunia akibat terserang DBD, pertama warga asal Kecamatan Kunto Darussalam yang tidak diketahui namanya.

Kedua, Della, bocah perempuan berusia 10 tahun di Desa Bangun Purba Kecamatan Bangun Purba yang masih duduk di bangku kelas III sekolah dasar belum lama ini.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Januari-Agustus, 458 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru
- Aktif Cegah Karlahut,
4 Desa di Riau Dapat Penghargaan dan Bonus Rp100 Juta dari Asian Agri

- PT RAPP dan Sinarmas Serahkan 42 Peralatan Damkar kepada Polda Riau
- Gubri Tebar 58 Ribu Bibit Ikan Baung di Hilir Sungai Rokan
- Untuk Tata Kawasan Kumuh,
BKM Duri Timur Taja Latihan Peningkatan Kapasitas Masyarakat

- Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang
- Puskesmas Rambah Hilir, Rohul Beri Penghargaan Tiga Desa Tersehat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com