Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Januari 2017 20:31
Selamatkan Anak dari Bahaya Ngelem,
Pemuda Pancasila Inhil Dukung dan Siap Bersinergi dengan KOMPAK


Ahad, 22 Januari 2017 19:46
Dibongkar Polsek Pelabuhan,
Pak Haji Mantan Polisi Dalangi Sindikat Penggelapan Mobil di Pekanbaru


Ahad, 22 Januari 2017 19:42
Dua Kasus Kecelakaan di Rohul, 1 Nyawa Melayang dan 6 Korban Luka

Ahad, 22 Januari 2017 19:13
Polda Riau Himbau Warga Waspada Terhadap Tembakau Gorila

Ahad, 22 Januari 2017 18:55
Besok Penyerahan Hibah Lahan ke BNNK Kuansing

Ahad, 22 Januari 2017 17:59
Rem Blong, Rumah Komaruddin di Desa Kasang, Kuansing Ditabrak Truk

Ahad, 22 Januari 2017 17:36
Para Ibu di Pelalawan Kembangkan Kreativitas Lewat Bazar IWARA

Ahad, 22 Januari 2017 17:29
Besok, SAPMA dan Srikandi Pemuda Pancasila Inhil Dilantik

Ahad, 22 Januari 2017 17:24
Tiga Perampok dan Begal Remaja di Pekanbaru Diringkus Polisi

Ahad, 22 Januari 2017 17:22
Istana Masih Kokoh Berdiri, Data dan Fakta Kerajaan Rantau Kampar Kiri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 15:45
Selama 2017 Terjadi 20 Kasus DBD,
95 Persen Nyamuk Aedes Aegypti di Rohul Bersarang di Ban Bekas


Dinkes Rohul mencatat telah terjadi 20 kasus DBD di Negeri Seribu Suluk di awal tahun 2017. Disebutkan, 95 persen nyamuk penyebab bersarang di ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hingga hari ini, Rabu 11 Januari 2017 telah terjadi 20 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebanyak 20 kasus DBD yang terjadi menyebar di enam kecamatan, terdiri di Kecamatan Rambah 7 kasus, Rambah Hilir 5 kasus, Tambusai 3 kasus, Ujungbatu 2 kasus, Tandun 2 kasus, dan Kecamatan Bangun Purba 1 kasus meninggal dunia.

"Sifatnya masih terkait peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau," ujar Kepala Dinkes Rohul dr. Grifino Dahlihardy, melalui Kasi Pemberantasan Penyakit Abu Sofyan SKM, M.Kes, di sela fogging di kawasan pemukiman di Wonosri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah, Rabu (11/1/17).

Sedangkan terhitung Januari hingga Desember 2016, ungkap Abu Sofyan, terjadi 201 kasus DBD di Kabupaten Rohul. Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Rambah 42 kasus, menyusul di Kecamatan Rambah Hilir 40 kasus.

"Faktor DBD, 95 persen karena ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga di dekat pemukiman," ungkapnya.

Abu Sofyan menambahkan sedangkan 5 persen lagi, faktor DBD disebabkan drum penampungan air hujan, ember-ember penampung air untuk menyiram bunga, jirigen, kaleng bekas, dan lainnya.

Sejauh ini, Dinkes Rohul sudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti dan fogging di daerah endemi DBD, seperti di Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Tambusai, Ujungbatu, Tandun, dan Bangun Purba.

Abu mengakui penyebab nyamuk DBD berkembang karena kurangnya kesadaran masyarakat membersihkan lingkungan sekitar rumah dari barang-barang tak terpakai, seperti ban bekas, tempat penampungan air yang tidak ditutup, dan lainnya.

Padahal, ungkap Abu Sofyan, negara Singapura sendiri sudah menerapkan sanksi denda kepada masyarakat yang menumpuk ban bekas atau barang-barang tidak terpakai sembarangan.

"Sebenarnya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti ini gampang. Seperti menerapkan 3M Plus (menutup, menguras, dan mengubur), serta membakar ban bekas yang ada di sekitar rumah," kata Abu Sofyan.

Data dirangkum riauterkinicom, petugas Dinkes Rohul melakukan fogging di Wonosri Barat menyusul ada beberapa warga yang terserang DBD. Sejauh ini ada dua warga yang dirawat di RSUD Rohul, dan 1 warga sudah dibolehkan pulang.

Sementara itu, warga Wonosri Barat, Mariati mengatakan seorang anak perempuannya bernama Yuliandri (13) positif terjangkit DBD, dan masih dirawat di RSUD Rohul.

Diakuinya, awalnya anaknya terserang demam. Setelah diperiksakan ke Puskesmas Rambah, ternyata anaknya terserang DBD dan harus dirawat di rumah sakit.

Sedangkan seorang anak perempuannya lagi juga terserang demam, namun saat diperiksakan ke RSUD Rohul, dokter mengatakan hanya terserang demam biasa, bukan DBD.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Seorang Warga Inhu Tewas Dililit Ular
- Jalan Penghubung Antardesa di Kerintang, Inhil Bertahun Dibiarkan Rusak
- Ini Keterangan Polres Inhil Penyebab Kebakaran SPPB PT Era Mandiri di Desa Sungai Perak
- Mulai 16 Januari-31 Mei 2017,
Pemkab Rohul Tetapkan Status Darurat Bencana Asap Karlahut

- Satu Korban Meninggal,
Kebakaran SPBU Diduga Dipicu Pengelasan yang Sedang Dilakukan Korban

- Jembatan Sumpur Diresmikan Gubri,
Buka Isolasi dan Dekatkan Rohul ke Pasaman, Sumbar

- 5.000 Hektare Padi di Kuansing Terancam Fuso


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.155.6
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com