Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:39
16 Parpol di Bengkalis Siap untuk Diteliti Administrasi

Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 15:45
Selama 2017 Terjadi 20 Kasus DBD,
95 Persen Nyamuk Aedes Aegypti di Rohul Bersarang di Ban Bekas


Dinkes Rohul mencatat telah terjadi 20 kasus DBD di Negeri Seribu Suluk di awal tahun 2017. Disebutkan, 95 persen nyamuk penyebab bersarang di ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hingga hari ini, Rabu 11 Januari 2017 telah terjadi 20 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebanyak 20 kasus DBD yang terjadi menyebar di enam kecamatan, terdiri di Kecamatan Rambah 7 kasus, Rambah Hilir 5 kasus, Tambusai 3 kasus, Ujungbatu 2 kasus, Tandun 2 kasus, dan Kecamatan Bangun Purba 1 kasus meninggal dunia.

"Sifatnya masih terkait peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau," ujar Kepala Dinkes Rohul dr. Grifino Dahlihardy, melalui Kasi Pemberantasan Penyakit Abu Sofyan SKM, M.Kes, di sela fogging di kawasan pemukiman di Wonosri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah, Rabu (11/1/17).

Sedangkan terhitung Januari hingga Desember 2016, ungkap Abu Sofyan, terjadi 201 kasus DBD di Kabupaten Rohul. Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Rambah 42 kasus, menyusul di Kecamatan Rambah Hilir 40 kasus.

"Faktor DBD, 95 persen karena ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga di dekat pemukiman," ungkapnya.

Abu Sofyan menambahkan sedangkan 5 persen lagi, faktor DBD disebabkan drum penampungan air hujan, ember-ember penampung air untuk menyiram bunga, jirigen, kaleng bekas, dan lainnya.

Sejauh ini, Dinkes Rohul sudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti dan fogging di daerah endemi DBD, seperti di Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Tambusai, Ujungbatu, Tandun, dan Bangun Purba.

Abu mengakui penyebab nyamuk DBD berkembang karena kurangnya kesadaran masyarakat membersihkan lingkungan sekitar rumah dari barang-barang tak terpakai, seperti ban bekas, tempat penampungan air yang tidak ditutup, dan lainnya.

Padahal, ungkap Abu Sofyan, negara Singapura sendiri sudah menerapkan sanksi denda kepada masyarakat yang menumpuk ban bekas atau barang-barang tidak terpakai sembarangan.

"Sebenarnya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti ini gampang. Seperti menerapkan 3M Plus (menutup, menguras, dan mengubur), serta membakar ban bekas yang ada di sekitar rumah," kata Abu Sofyan.

Data dirangkum riauterkinicom, petugas Dinkes Rohul melakukan fogging di Wonosri Barat menyusul ada beberapa warga yang terserang DBD. Sejauh ini ada dua warga yang dirawat di RSUD Rohul, dan 1 warga sudah dibolehkan pulang.

Sementara itu, warga Wonosri Barat, Mariati mengatakan seorang anak perempuannya bernama Yuliandri (13) positif terjangkit DBD, dan masih dirawat di RSUD Rohul.

Diakuinya, awalnya anaknya terserang demam. Setelah diperiksakan ke Puskesmas Rambah, ternyata anaknya terserang DBD dan harus dirawat di rumah sakit.

Sedangkan seorang anak perempuannya lagi juga terserang demam, namun saat diperiksakan ke RSUD Rohul, dokter mengatakan hanya terserang demam biasa, bukan DBD.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Disaat Tugas Menumpuk, Kantor KPU Bengkalis Tiangnya Retak dan Lantainya Amblas
- 4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar
- Sebaiknya Dicabut, LAM Riau Nilai Permen LHK 17/2017 Menimbulkan Banyak Mudhorot
- Ancaman Terendam Air Laut,
Ketika Ketahanan Pangan di Bengkalis Tergantung Tanggul

- Geram Kerusakan Dibiarkan Menahun, Warga Duri Tanam Sawit di Badan Jalan
- Camat Bantan Sebut Rencana Tutup Pabrik Batu Bata di Papal, Bengkalis Demi Lingkungan
- Anggaran Perbaikan Kerusakan Jalan di Pekanbaru Dipangkas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com