Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 18:25
PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil

Rabu, 26 April 2017 18:21
Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil


Rabu, 26 April 2017 17:49
BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar

Rabu, 26 April 2017 17:40
Dibuang Orantuanya,
Bayi Prematur dari Bangun Jaya Meninggal di RSUD Rohul


Rabu, 26 April 2017 17:35
Kisruh Koperasi BBDM, Oknum Dewan Bengkalis Diminta Netral

Rabu, 26 April 2017 17:28
PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan

Rabu, 26 April 2017 17:25
Puluhan Motor Ditilang Polisi karena Masih Melintasi Flyover

Rabu, 26 April 2017 17:17
Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'

Rabu, 26 April 2017 17:09
Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan

Rabu, 26 April 2017 17:06
Pidato Pengantar RAPBD 2017, Bupati Prediksi RAPBD Kuansing Rp1,3 Triliun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 15:45
Selama 2017 Terjadi 20 Kasus DBD,
95 Persen Nyamuk Aedes Aegypti di Rohul Bersarang di Ban Bekas


Dinkes Rohul mencatat telah terjadi 20 kasus DBD di Negeri Seribu Suluk di awal tahun 2017. Disebutkan, 95 persen nyamuk penyebab bersarang di ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hingga hari ini, Rabu 11 Januari 2017 telah terjadi 20 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebanyak 20 kasus DBD yang terjadi menyebar di enam kecamatan, terdiri di Kecamatan Rambah 7 kasus, Rambah Hilir 5 kasus, Tambusai 3 kasus, Ujungbatu 2 kasus, Tandun 2 kasus, dan Kecamatan Bangun Purba 1 kasus meninggal dunia.

"Sifatnya masih terkait peralihan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau," ujar Kepala Dinkes Rohul dr. Grifino Dahlihardy, melalui Kasi Pemberantasan Penyakit Abu Sofyan SKM, M.Kes, di sela fogging di kawasan pemukiman di Wonosri Barat Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah, Rabu (11/1/17).

Sedangkan terhitung Januari hingga Desember 2016, ungkap Abu Sofyan, terjadi 201 kasus DBD di Kabupaten Rohul. Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Rambah 42 kasus, menyusul di Kecamatan Rambah Hilir 40 kasus.

"Faktor DBD, 95 persen karena ban bekas yang ditumpuk sembarangan oleh warga di dekat pemukiman," ungkapnya.

Abu Sofyan menambahkan sedangkan 5 persen lagi, faktor DBD disebabkan drum penampungan air hujan, ember-ember penampung air untuk menyiram bunga, jirigen, kaleng bekas, dan lainnya.

Sejauh ini, Dinkes Rohul sudah melakukan pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti dan fogging di daerah endemi DBD, seperti di Kecamatan Rambah, Rambah Hilir, Tambusai, Ujungbatu, Tandun, dan Bangun Purba.

Abu mengakui penyebab nyamuk DBD berkembang karena kurangnya kesadaran masyarakat membersihkan lingkungan sekitar rumah dari barang-barang tak terpakai, seperti ban bekas, tempat penampungan air yang tidak ditutup, dan lainnya.

Padahal, ungkap Abu Sofyan, negara Singapura sendiri sudah menerapkan sanksi denda kepada masyarakat yang menumpuk ban bekas atau barang-barang tidak terpakai sembarangan.

"Sebenarnya pemberantasan sarang nyamuk aedes aegypti ini gampang. Seperti menerapkan 3M Plus (menutup, menguras, dan mengubur), serta membakar ban bekas yang ada di sekitar rumah," kata Abu Sofyan.

Data dirangkum riauterkinicom, petugas Dinkes Rohul melakukan fogging di Wonosri Barat menyusul ada beberapa warga yang terserang DBD. Sejauh ini ada dua warga yang dirawat di RSUD Rohul, dan 1 warga sudah dibolehkan pulang.

Sementara itu, warga Wonosri Barat, Mariati mengatakan seorang anak perempuannya bernama Yuliandri (13) positif terjangkit DBD, dan masih dirawat di RSUD Rohul.

Diakuinya, awalnya anaknya terserang demam. Setelah diperiksakan ke Puskesmas Rambah, ternyata anaknya terserang DBD dan harus dirawat di rumah sakit.

Sedangkan seorang anak perempuannya lagi juga terserang demam, namun saat diperiksakan ke RSUD Rohul, dokter mengatakan hanya terserang demam biasa, bukan DBD.***(zal)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan
- Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern
- BPBD Simulasi Evakuasi Korban dari Lantai Puncak Kantor Gubri
- Pemkab Rohil Mulai Jual Keindahan Terumbu Karang Pulau Jemur
- Tim Rescue Karlahut BPBD Riau Tangkap Buaya Lepas
- Wakil Putra Indonesia 13 Provinsi Janji Promosikan TNTN dan SM Rimba Baling


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.64.96
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com