Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018 20:58
Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022

Senin, 21 Mei 2018 20:54
Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah

Senin, 21 Mei 2018 20:07
Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen

Senin, 21 Mei 2018 20:03
Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis


Senin, 21 Mei 2018 19:24
Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Maret 2017 18:27
275,5 Hektar Sawah di Kuansing Gagal Panen

Banjir yang terjadi di Kuansing, berdampak buruk di sektor pertanian. Seluas 275,5 hektar lahan pertanian yang tersebar di sejumlah kecamatan, mengalami gagal panen.

Riauterkini-TELEK KUANTAN- Tidak menyangka banjir yang melanda Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa hari yang lalu mengakibatkan petani di Kuansing gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing H Maisir mengatakan, lahan pertanian sawah di Kuansing seluas 275,5 hektar gagal panen akibat banjir.

Gagal panen ini terjadi di beberapa kecamatan, namun yang palang luas terjadi di Kecamatan Pangean seluas 76 hektar.

Selain di Pangean, menurut laporan yang masuk ke Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing, Senin (13/3/2017), gagal panen ini juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya seperti di Benai dengan luas 61,25 hektar, Kuantan Hilir 13 hektar, Kuantan Hilir Seberang 15,25 hektar dan Inuman 110 hektar.

"Jadi 275,5 hektar ini sudah dinyatakan gagal panen dan sudah dilakukan penelitian oleh tim dan sudah dipastikan gagal panen atau puso," terangnya.***(ped)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com