Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 10:33
Bupati Inhil Jadi Khatib Salat Jum'at di Kecamatan Mandah

Sabtu, 29 April 2017 07:40
Polres Kuansing Tangkap Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal

Sabtu, 29 April 2017 07:37
Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter


Sabtu, 29 April 2017 07:28
DPRD Riau Telah Kirim Berkas Hasil Pemilihan Wagubri ke Mendagri

Sabtu, 29 April 2017 07:26
Sejumlah Perusahaan Asal Sumbar Rambah Hutan Lindung di Kuansing

Jum’at, 28 April 2017 21:50
Baznas Kuansing Gelar Tablik Akbar Sosialisasi Zakat

Jum’at, 28 April 2017 21:41
Kawasan Restorasi Gambut,
Dewan Minta Penentuan Lahan Diserahkan ke Pemerintah Setempat


Jum’at, 28 April 2017 21:19
APBD 2017 Kuansing Disahkan Pekan Depan

Jum’at, 28 April 2017 20:31
Stand Utama Bocor, EO Dumai Expo 2017 Disebut Lepas Tangan

Jum’at, 28 April 2017 19:27
Wabup Meranti Ikuti Diklatpim di Jakarta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Maret 2017 18:27
275,5 Hektar Sawah di Kuansing Gagal Panen

Banjir yang terjadi di Kuansing, berdampak buruk di sektor pertanian. Seluas 275,5 hektar lahan pertanian yang tersebar di sejumlah kecamatan, mengalami gagal panen.

Riauterkini-TELEK KUANTAN- Tidak menyangka banjir yang melanda Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa hari yang lalu mengakibatkan petani di Kuansing gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing H Maisir mengatakan, lahan pertanian sawah di Kuansing seluas 275,5 hektar gagal panen akibat banjir.

Gagal panen ini terjadi di beberapa kecamatan, namun yang palang luas terjadi di Kecamatan Pangean seluas 76 hektar.

Selain di Pangean, menurut laporan yang masuk ke Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing, Senin (13/3/2017), gagal panen ini juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya seperti di Benai dengan luas 61,25 hektar, Kuantan Hilir 13 hektar, Kuantan Hilir Seberang 15,25 hektar dan Inuman 110 hektar.

"Jadi 275,5 hektar ini sudah dinyatakan gagal panen dan sudah dilakukan penelitian oleh tim dan sudah dipastikan gagal panen atau puso," terangnya.***(ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 260 Orang
- Jutaan Hektare Sawit Terancam PP 57/2016
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.188.116
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com