Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 13:58
Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar

Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 13 Maret 2017 18:27
275,5 Hektar Sawah di Kuansing Gagal Panen

Banjir yang terjadi di Kuansing, berdampak buruk di sektor pertanian. Seluas 275,5 hektar lahan pertanian yang tersebar di sejumlah kecamatan, mengalami gagal panen.

Riauterkini-TELEK KUANTAN- Tidak menyangka banjir yang melanda Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) beberapa hari yang lalu mengakibatkan petani di Kuansing gagal panen.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing H Maisir mengatakan, lahan pertanian sawah di Kuansing seluas 275,5 hektar gagal panen akibat banjir.

Gagal panen ini terjadi di beberapa kecamatan, namun yang palang luas terjadi di Kecamatan Pangean seluas 76 hektar.

Selain di Pangean, menurut laporan yang masuk ke Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kuansing, Senin (13/3/2017), gagal panen ini juga terjadi di beberapa kecamatan lainnya seperti di Benai dengan luas 61,25 hektar, Kuantan Hilir 13 hektar, Kuantan Hilir Seberang 15,25 hektar dan Inuman 110 hektar.

"Jadi 275,5 hektar ini sudah dinyatakan gagal panen dan sudah dilakukan penelitian oleh tim dan sudah dipastikan gagal panen atau puso," terangnya.***(ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik
- Jikalahari Nilai Kapolda Riau Lamban Tangani Kejahatan Lingkungan dan Kehutanan
- Kelapa Dirusak Kumbang,
Warga Pebenaan, Kecamatan Keritang Datangi Kantor Bupati Inhil

- KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman
- Tenggelam di Sungai Rokan,
Sudah Dua Hari Kernet Truk Angkut Sawit di Rohul Belum Ditemukan

- Kelaparan, Gajah Liar di Duri  Rusak Rumah dan Makan Beras Warga
- Tata Taman Nasional Zamrud Siak, BBKSDA Riau Lakukan Konsultasi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.82.56.95
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com