Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 10:38
Megawati Umumkan PDIP Usung Andi-Suyatno di Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 10:04
Dibujuk Beli Baju, Seorang Bocah Diculik Bekas Ayah Tirinya

Sabtu, 16 Desember 2017 22:10
Sempat Jadi DPO, Seorang Jambret di Duri Dibekuk Polisi

Sabtu, 16 Desember 2017 18:11
Wabup Kuansing Hadiri Rakornas Tiga Pilar PDIP di Tangerang

Sabtu, 16 Desember 2017 16:52
Lantik Pimpinan Muslimat NU Gaung,
Ketua PC Muslimat NU Inhil Serahkan Buku POAM NU


Sabtu, 16 Desember 2017 14:59
Terlantar Bertahun, Ambulance 'Berhantu' di Duri Akhirnya Dievakuasi

Sabtu, 16 Desember 2017 13:58
Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar

Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 12:41
2016, Kasus HIV/Aids di Pekanbaru Meningkat

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada kenaikan kasus HIV dan Aids di tahu 2016 dengan total 448 kasus. Ditahun 2015 hanya tercatat 352 kasus, yakni 241 HIV dan 111 Aids.

Riauterkini - PEKANBARU - Kasus HIV dan Aids di Pekanbaru setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Data yang dihimpun di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kamis (16/3) tercatat tahun 2015 lalu terdapat 241 kasus HIV dan 111 Aids.

Tahun 2016 terdapat 261 kasus HIV dan 187 Aids. Sedangkan untuk tahun 2017 Diskes baru menghimpun data bulan Januari 2017 saja. Terdapat 16 kasus HIV dan 8 Aids. "Kasus HIV didominasi oleh laki - laki dengan 64 persen sementara perempuan 36 persen,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir.

Helda mengakui jumlah HIV dan AIDS di Pekanbaru meningkat dari tahun ke tahun. Namun kasus tersebut belum bisa dipastikan sepenuhnya negatif.

"Bisa saja tingkat kesadaran masyarakat Kota Pekanbaru tinggi untuk memeriksakan dirinya ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit tinggi. Sehingga pengidap HIV dan AIDS bisa juga cepat mendapatkan penaganannya,"katanya.

Sebelumnya, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pekanbaru mengaku masih kesulitan mendata jumlah penderita kasus HIV/AIDS per Kecamatan di Pekanbaru. Sulitnya pendataan ini disebabkan sering berpindah-pindahnya penderita kasus HIV/AIDS.

“Untuk data per kecamatan kami belum ada. Kami hanya memiliki jumlah penderita kasus HIV/AIDS secara global se Pekanbaru. Sulitnya mengindikasi penderita karena kebanyakan dari mereka itu nomaden,” kata Sekretaris KPA Pekanbaru, Hasan Supriyanto. Ditambahkan Hasan, dalam konteks penanggulangan memang menjadi tugas dari KPA Kota Pekanbaru. Namun, untuk jumlah penderita kasus HIV/AIDS datanya ada di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

“Coba tanyakan ke Diskes Pekanbaru untuk jumlah per kecamatannya. Diskes Pekanbaru memang sudah melaporkan tapi secara global,”katanya.

Total komulatif kasus HIV/AIDS di Pekanbaru dari tahun 2000 sampai 2016 lalu mencapai 2.165 kasus. Angka ini terhitung dari jumlah 1.159 kasus HIV dan 1.006 kasus AIDS di Pekanbaru.

“Jumlah tersebut berdasarkan dari laporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Untuk data per kecamatan kami memang tidak memiliki, karena yang terdata di KPA Pekanbaru secara keseluruhan langsung,” katanya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat Pekanbaru khususnya orang dewasa untuk lebih berhati-hati jika tidak ingin menderita penyakitkasus HIV/AIDS.

“Ya itu realitanya, oleh sebab itu perlu dukungan semua pihak untuk sama-sama melakukan pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga dengan peningkatan ketahanan keluarga dan setia pada satu pasangan,”ujarnya. ***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik
- Jikalahari Nilai Kapolda Riau Lamban Tangani Kejahatan Lingkungan dan Kehutanan
- Kelapa Dirusak Kumbang,
Warga Pebenaan, Kecamatan Keritang Datangi Kantor Bupati Inhil

- KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman
- Tenggelam di Sungai Rokan,
Sudah Dua Hari Kernet Truk Angkut Sawit di Rohul Belum Ditemukan

- Kelaparan, Gajah Liar di Duri Rusak Rumah dan Makan Beras Warga
- Tata Taman Nasional Zamrud Siak, BBKSDA Riau Lakukan Konsultasi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.51.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com