Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 17 Agustus 2017 20:15
Diguyur Hujan, Pengibaran Bendera HUT RI ke 72 di Inhu Dilakukan 4 Anggota Paskibra

Kamis, 17 Agustus 2017 20:04
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Kembalikan Mobil Dinas

Kamis, 17 Agustus 2017 19:37
464 Napi Kelas II B Bangkinang Dapatkan Remisi

Kamis, 17 Agustus 2017 19:21
Perayaan HUT RI ke 72 ,
Bank Riau Kepri Gelar Upacara Kemerdekaan di Menara Dang Merdu


Kamis, 17 Agustus 2017 18:25
Meriahkan HUT ke 72 RI, Mal SKA Gelar Aneka Lomba Permainan Rakyat

Kamis, 17 Agustus 2017 18:05
Dua Anak Karyawan PT RAPP Jadi Paskibra Pelalawan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:21
Dinas TPH Rohul Luncurkan Nangka Mini Varietas Pasirpangaraian di HUT ke-72 RI

Kamis, 17 Agustus 2017 17:17
Sempena HUT ke-72 RI, Bupati dan Wabup Kuansing Kunjungi Rutan

Kamis, 17 Agustus 2017 17:12
Warga Muara Sako, Pelalawan Rasakan Dampak Positif Kontribusi PT EMP Bentu

Kamis, 17 Agustus 2017 17:03
Pesonna Hotel Pekanbaru Raih Penghargaan Award Excellence 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 12:41
2016, Kasus HIV/Aids di Pekanbaru Meningkat

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada kenaikan kasus HIV dan Aids di tahu 2016 dengan total 448 kasus. Ditahun 2015 hanya tercatat 352 kasus, yakni 241 HIV dan 111 Aids.

Riauterkini - PEKANBARU - Kasus HIV dan Aids di Pekanbaru setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Data yang dihimpun di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kamis (16/3) tercatat tahun 2015 lalu terdapat 241 kasus HIV dan 111 Aids.

Tahun 2016 terdapat 261 kasus HIV dan 187 Aids. Sedangkan untuk tahun 2017 Diskes baru menghimpun data bulan Januari 2017 saja. Terdapat 16 kasus HIV dan 8 Aids. "Kasus HIV didominasi oleh laki - laki dengan 64 persen sementara perempuan 36 persen,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir.

Helda mengakui jumlah HIV dan AIDS di Pekanbaru meningkat dari tahun ke tahun. Namun kasus tersebut belum bisa dipastikan sepenuhnya negatif.

"Bisa saja tingkat kesadaran masyarakat Kota Pekanbaru tinggi untuk memeriksakan dirinya ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit tinggi. Sehingga pengidap HIV dan AIDS bisa juga cepat mendapatkan penaganannya,"katanya.

Sebelumnya, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pekanbaru mengaku masih kesulitan mendata jumlah penderita kasus HIV/AIDS per Kecamatan di Pekanbaru. Sulitnya pendataan ini disebabkan sering berpindah-pindahnya penderita kasus HIV/AIDS.

“Untuk data per kecamatan kami belum ada. Kami hanya memiliki jumlah penderita kasus HIV/AIDS secara global se Pekanbaru. Sulitnya mengindikasi penderita karena kebanyakan dari mereka itu nomaden,” kata Sekretaris KPA Pekanbaru, Hasan Supriyanto. Ditambahkan Hasan, dalam konteks penanggulangan memang menjadi tugas dari KPA Kota Pekanbaru. Namun, untuk jumlah penderita kasus HIV/AIDS datanya ada di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

“Coba tanyakan ke Diskes Pekanbaru untuk jumlah per kecamatannya. Diskes Pekanbaru memang sudah melaporkan tapi secara global,”katanya.

Total komulatif kasus HIV/AIDS di Pekanbaru dari tahun 2000 sampai 2016 lalu mencapai 2.165 kasus. Angka ini terhitung dari jumlah 1.159 kasus HIV dan 1.006 kasus AIDS di Pekanbaru.

“Jumlah tersebut berdasarkan dari laporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Untuk data per kecamatan kami memang tidak memiliki, karena yang terdata di KPA Pekanbaru secara keseluruhan langsung,” katanya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat Pekanbaru khususnya orang dewasa untuk lebih berhati-hati jika tidak ingin menderita penyakitkasus HIV/AIDS.

“Ya itu realitanya, oleh sebab itu perlu dukungan semua pihak untuk sama-sama melakukan pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga dengan peningkatan ketahanan keluarga dan setia pada satu pasangan,”ujarnya. ***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat

- Jembatan Mawar Merah Duri Ambruk, Seorang Pemotor Terluka
- Buaya Muncul di Batang Lubuh Desa Babussalam, Warga Dilarang Beraktifitas di Sungai
- ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti
- Diduga Milik PT Parawira,
Polres Pelalawan Selidiki Karlahut di Pangkalan Gondai

- Galian Parit Gajah PT SJI Rohul Rusak Pondasi Jembatan di Desa Ulak Patian
- Yayasan DR Sjahrir Gelar Seminar Perubahan Iklim di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com