Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"

Sabtu, 24 Juni 2017 21:09
Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21
Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet

Sabtu, 24 Juni 2017 16:58
Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 24 Juni 2017 16:15
Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil

Sabtu, 24 Juni 2017 14:53
Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:18
Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:12
Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi


Sabtu, 24 Juni 2017 13:41
PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran

Sabtu, 24 Juni 2017 11:40
Kecelakaan Maut Diselidiki, Polisi Stop Operasi Roller Coaster Transmart Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Maret 2017 12:41
2016, Kasus HIV/Aids di Pekanbaru Meningkat

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada kenaikan kasus HIV dan Aids di tahu 2016 dengan total 448 kasus. Ditahun 2015 hanya tercatat 352 kasus, yakni 241 HIV dan 111 Aids.

Riauterkini - PEKANBARU - Kasus HIV dan Aids di Pekanbaru setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Data yang dihimpun di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Kamis (16/3) tercatat tahun 2015 lalu terdapat 241 kasus HIV dan 111 Aids.

Tahun 2016 terdapat 261 kasus HIV dan 187 Aids. Sedangkan untuk tahun 2017 Diskes baru menghimpun data bulan Januari 2017 saja. Terdapat 16 kasus HIV dan 8 Aids. "Kasus HIV didominasi oleh laki - laki dengan 64 persen sementara perempuan 36 persen,"kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda S Munir.

Helda mengakui jumlah HIV dan AIDS di Pekanbaru meningkat dari tahun ke tahun. Namun kasus tersebut belum bisa dipastikan sepenuhnya negatif.

"Bisa saja tingkat kesadaran masyarakat Kota Pekanbaru tinggi untuk memeriksakan dirinya ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit tinggi. Sehingga pengidap HIV dan AIDS bisa juga cepat mendapatkan penaganannya,"katanya.

Sebelumnya, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Pekanbaru mengaku masih kesulitan mendata jumlah penderita kasus HIV/AIDS per Kecamatan di Pekanbaru. Sulitnya pendataan ini disebabkan sering berpindah-pindahnya penderita kasus HIV/AIDS.

“Untuk data per kecamatan kami belum ada. Kami hanya memiliki jumlah penderita kasus HIV/AIDS secara global se Pekanbaru. Sulitnya mengindikasi penderita karena kebanyakan dari mereka itu nomaden,” kata Sekretaris KPA Pekanbaru, Hasan Supriyanto. Ditambahkan Hasan, dalam konteks penanggulangan memang menjadi tugas dari KPA Kota Pekanbaru. Namun, untuk jumlah penderita kasus HIV/AIDS datanya ada di Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

“Coba tanyakan ke Diskes Pekanbaru untuk jumlah per kecamatannya. Diskes Pekanbaru memang sudah melaporkan tapi secara global,”katanya.

Total komulatif kasus HIV/AIDS di Pekanbaru dari tahun 2000 sampai 2016 lalu mencapai 2.165 kasus. Angka ini terhitung dari jumlah 1.159 kasus HIV dan 1.006 kasus AIDS di Pekanbaru.

“Jumlah tersebut berdasarkan dari laporan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Untuk data per kecamatan kami memang tidak memiliki, karena yang terdata di KPA Pekanbaru secara keseluruhan langsung,” katanya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat Pekanbaru khususnya orang dewasa untuk lebih berhati-hati jika tidak ingin menderita penyakitkasus HIV/AIDS.

“Ya itu realitanya, oleh sebab itu perlu dukungan semua pihak untuk sama-sama melakukan pencegahan yang dimulai dari lingkungan keluarga dengan peningkatan ketahanan keluarga dan setia pada satu pasangan,”ujarnya. ***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Gubri Resmikan Dua RTH untuk Rekrearasi Warga di Pekanbaru
- Banjir, 17 Kendaraan Tenggelam di Basement Hotel Grand Central Pekanbaru
- Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Tangerang Tengah, Pekanbaru
- Kapolda Riau Memohon Warga Kuansing Tak Lagi Rusak Lingkungan
- Grup APRIL Umumkan Periode Bahaya Api di Area Konsesinya
- Korsleting Listrik,
Klinik Laboratorium Prodia Pekanbaru Hangus Terbakar

- Selundupkan 89 Trenggiling,
Dua Penjahat Lingkungan Ini Hanya Divonis 5 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.118.197
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com