Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

Selasa, 17 Oktober 2017 10:24
Disaat Tugas Menumpuk, Kantor KPU Bengkalis Tiangnya Retak dan Lantainya Amblas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 16 April 2017 20:58
Rambah Hutan Lindung Inhu,
Penanggung Jawab PT Rona Tama Ditangkap Tim Gabungan


Tim Gabungan dari sejumlah instansi melakukan OTT terhadap seorang penanggung jawab perambah hutan kawasan Hutan Lindung Inhu.

Riauterkini-RENGAT-Dengan dipimpin Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, tim gabungan yang terdiri dari Kementerian LHK RI, Kodim 0302 Inhu, Polda Riau dan Kejaksaan Inhu, melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada salah seorang penanggung jawab perambah hutan kawasan berinisial MS, di Desa Siambul Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

OTT yang dilakukan tim gabungan ini selain berhasil menangkap MS juga berhasil mengamankan dua unit alat berat jenis excavator yang digunakan untuk melakukan perambahan hutan kawasan tanpa ijin pada Kamis (14/4/17), sebagaimana disampaikan Kepala Seksi Pengendalian Hutan Dinas LHK Riau, Agus kepada wartawan Sabtu (15/4/17).

"Saat ini MS yang diduga sebagai penanggung jawab lapangan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Pematang Reba. Sementara untuk barang bukti berupa excavator, satu unit diamankan di mess Kejari Inhu di Pematang Reba dan satu unit lainya masih di TKP dengan dipasangi police line karena dalam keadaan rusak, namun CPU nya sudah diamankan," ujarnya.

Diungkapkanya, penyidikan sementara tim gabungan menyimpulkan aksi perambahan hutan kawasan hutan produksi tetap (HPT) di Desa Siambul oleh TSK inisial MS atas nama PT Rona Tama sudah berlangsung sejak 6 tahun silam, dengan luas lahan HPT yang sudah dirusak untuk perkebunan kelapa sawit mencapai 900 hektar.

"Lima ratus hektar sudah menjadi perkebunan kelapa sawit dengan usia produktif, dengan rincian tahun tanam kelapa sawit antara enam tahun dan empat tahun. Sedangkan 400 hektar lainnya masih dalam tahap leand clearing dan imas tumbang," ungkapnya.

Ditambahkan, kepada pelaku korporasi atau perorangan yang melakukan pengrusakan hutan kawasan tanpa dokumen pinjam pakai atau ijin pelepasan akan dijerat dengan undang undang nomor 18 tahun 2014 tentang pencegahan dan perlindungan kerusakan hutan.

"Tim ini juga bekerjasama dengan Korwas PPNS Polda Riau," tegasnya.

Sementara itu dihubungi terpisah Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni membenarkan adanya koordinasi antara tim gabungan dengan kepolisian, dalam bentuk pemantauan dan monitoring.

"Koordinasi sudah dilakukan, kita pemantauan dan monitoring sebagai Koirdinator Pengawasan (Korwas) Penyidik Pegawai Nwgeri Sipil (PPNS). PPNS punya kewenangan dalam lingkup pekerjaanya," jelasnya. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
LARSHEN YUNUS Ketua LMND Riau
Kasus Perambahan Hutan di INHU


loading...

Berita lainnya..........
- Disaat Tugas Menumpuk, Kantor KPU Bengkalis Tiangnya Retak dan Lantainya Amblas
- 4 Hektar Kebun Sawit di Desa Pauh Rohul Hangus Terbakar
- Sebaiknya Dicabut, LAM Riau Nilai Permen LHK 17/2017 Menimbulkan Banyak Mudhorot
- Ancaman Terendam Air Laut,
Ketika Ketahanan Pangan di Bengkalis Tergantung Tanggul

- Geram Kerusakan Dibiarkan Menahun, Warga Duri Tanam Sawit di Badan Jalan
- Camat Bantan Sebut Rencana Tutup Pabrik Batu Bata di Papal, Bengkalis Demi Lingkungan
- Anggaran Perbaikan Kerusakan Jalan di Pekanbaru Dipangkas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com