Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 18 April 2017 15:30
Bekerja sama dengan PT RAPP,
Cegah Karhutla, Laskar Alam Riau Edukasi Masyarakat


Yayasan Laskar Alam Riau bekerja sama dengan PT RAPP mengedukasi masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan.

PULAU PADANG-Riauterkini- Setiap tahun, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kerap terjadi di Pulau Padang. Yayasan Laskar Alam Riau yang bergerak di bidang sosial dan lingkungan tergerak untuk mensosialisasikan bahaya Karhutla dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup kepada masyarakat Pulau Padang.

Ketua Laskar Alam Abdul Mukhti mengatakan salah satu upaya menekan angka Karhutla adalah dengan cara pencegahan. Sebab, keterlambatan antisipasi dan penanggulan kebakaran lahan berakibat buruk dan fatal.

"Bersama program Desa Bebas Api atau (Free Fire Village Program), kami melakukan sosialisasi di desa-desa di Pulau Padang, seperti Desa Lukit, Tasik Putri Puyu dan Tanjung Padang yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Tujuan kami sama dengan program Desa Bebas Api, ingin membebaskan Pulau Padang dari Karhutla. Caranya dengan mengedukasi masyarakat tentang karhutla melalui sosialisasi ke desa-desa. Sosialisasi dengan pihak TNI, Polri dan BPBD serta ke 30 sekolah SMP dan SD di Pulau Padang," jelas Mukhti, Selasa (18/4).

Diceritakan Mukhti, selama ini masyarakat desa tersebut belum mendapatkan sosialisasi mengenai Karhutla sehingga mereka tahu membuka lahan dengan cara membakar itu salah. Sejak tahun 2016, program yang diinisiasi oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ini memberikan dampak positif yang cukup signifikan seperti berkurangnya areal yang terbakar.

"Program ini sangat bagus dilakukan di Pulau Padang. Karena memberikan pengetahuan bahaya membakar lahan. Ditambah dengan reward yang diberikan kepada masyarakat dalam bentuk infrastruktur, selain membangun pola pikir masyarakat, juga membangun desa," ucapnya.

Selain bersama PT RAPP, pihaknya juga bekerja sama dengan PT Gemilang Cipta Nusantara (GCN) untuk penanaman hotikultura. Disebutkan Mukhti, lahan tersebut dikelola dengan cara tanpa bakar.

Direktur PT RAPP, Rudi Fajar mengatakan Program ini akan berlanjut di tahun 2017 dengan 9 desa baru telah terdaftar, dan 9 desa lainnya yang memasuki tahun ketiga akan menjadi "Masyarakat Tangguh Apií".

"Hal ini merupakan komitmen perusahaan yang siap untuk melakukan pencegahan sejak dini ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tahun 2017 untuk mewujudkan Riau bebas asap seperti di tahun 2016 lalu. Kami selalu melakukan langkah-langkah strategis dan sedini mungkin menghadapi ancaman karhutla," katanya. (*)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hadapi El Nino, Status Siaga Karlahut Riau Diperpanjang
- Sambut Ramadhan, BKM Gandeng Unilever Bersih-bersih 1001 Masjid
- Tiga Kali Diterkam Buaya, Warga Meranti Lolos dari Maut
- BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar
- PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan
- Siaga Bencana Alam, Tim Gabungan di Rohul Gelar Simulasi di Pasar Modern
- BPBD Simulasi Evakuasi Korban dari Lantai Puncak Kantor Gubri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.198.150
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com