Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 20 April 2017 08:11
Warga Seberida, Inhu Belah Ular Piton Diduga Telan Manusia

Masyarakat Seberida, Inhu heboh dengan tertangkapnya seekor ular piton besar yang diduga memasang manusia. Setelah perutnya dibelah, ternyata berisi babi hutan.

Riauterkini-RENGAT-Kabar ular besar yang dihebohkan memakan manusia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa hari lalu akhirnya terungkap, setelah perut ular dibelah diketahui sang ular hanya memakan seekor babi hutan.

Diketahuinya ular besar yang hanya memakan seekor babi hutan tersebut disampaikan Triatno Camat Seberida, Inhu saat dikonfirmasi riauterkinicom Kamis (20/4/17) yang menegaskan isi perut ular bukan manusia seperti yang dihebohkan di media sosial.

"Setelah melakukan kordinasi dengan BKSDA Inhu dan Propinsi, akhirnya perut ular besar jenis phyton tersebut dibelah pada hari Selasa 18 April 2017 di Desa Berapit Kecamatan Seberida. Dari dalam isi perut ular tersebut hanya ditemukan satu ekor babi hutan," ujarnya.

Keputusan untuk membelah isi perut ular besar ini dilakukan untuk menepis sekaligus untuk memastikan bahwa ular yang menghebohkan tersebut tidak memakan manusia.

"Banyak pihak yang menyarankan untuk membelah perut ular tersebut untuk memastikan apa isinya, namun sebelumnya kami dari Kecamatan Seberida melalui desa telah meminta untuk mengecek apa ada warga yang hilang, ternyata tidak ada. Selanjutnya setelah dua hari diamankan di halaman kantor Camat Seberida, akhirnya perut ular besar tersebut dibelah dan diketahui isinya babi hutan bukan manusia," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, ular besar jenis phyton yang menghebohkan warga ini ditemukan warga di dusun Beliun Desa Beligan Kecamatan Seberida, Inhu pada Minggu (16/4/17) dengan kondisi perut yang membesar berbentuk sesosok manusia yang tengah berbaring. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tergerus Abrasi, Wisata Ombak Bono di Teluk Meranti Terancam Hilang
- Puskesmas Rambah Hilir, Rohul Beri Penghargaan Tiga Desa Tersehat
- Tak Percaya Kerja Pemko Dumai,
APLD Laporkan Tumpahan Minyak PT Nagamas ke Pusat

- Jembatan Mawar Merah Duri Ambruk, Seorang Pemotor Terluka
- Buaya Muncul di Batang Lubuh Desa Babussalam, Warga Dilarang Beraktifitas di Sungai
- ICCO Coorperation dan Scale Up Taja Ekapedisi Jelajah Produk Asal Riau di Teluk Meranti
- Diduga Milik PT Parawira,
Polres Pelalawan Selidiki Karlahut di Pangkalan Gondai



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com