Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 25 Juni 2017 10:38
Dilepas Bupati Bengkalis,
Ribuan Warga Duri Turun ke Jalan Kumandangkan Takbir


Sabtu, 24 Juni 2017 21:46
Berupaya Kabur, Provokator Kaburnya Napi Sialang Bungkuk Di-"dor"

Sabtu, 24 Juni 2017 21:09
Polda Tempatkan 20 Sniper di Jalur Mudik

Sabtu, 24 Juni 2017 20:21
Polres Inhil Tangkap Spesialis Curat Sarang Walet

Sabtu, 24 Juni 2017 16:58
Polda Ringkus Provokator Kaburnya Ratusan Napi Sialang Bungkuk

Sabtu, 24 Juni 2017 16:15
Seorang Buruh PT Bina Duta Laksana, Tewas Tertimbun Gambut di Gaung, Inhil

Sabtu, 24 Juni 2017 14:53
Kendaraan di Basement Hotel Grand Central Belum Bisa Dievakuasi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:18
Menjambret, Dua Pemuda Sebaya di Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Juni 2017 14:12
Pelayanan PLN Kian Buruk,
Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Berkirim Pesan Instagram ke Presiden Jokowi


Sabtu, 24 Juni 2017 13:41
PLN WRKR Usahakan Tak Ada Pemadaman di Hari Lebaran



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 20 April 2017 08:11
Warga Seberida, Inhu Belah Ular Piton Diduga Telan Manusia

Masyarakat Seberida, Inhu heboh dengan tertangkapnya seekor ular piton besar yang diduga memasang manusia. Setelah perutnya dibelah, ternyata berisi babi hutan.

Riauterkini-RENGAT-Kabar ular besar yang dihebohkan memakan manusia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa hari lalu akhirnya terungkap, setelah perut ular dibelah diketahui sang ular hanya memakan seekor babi hutan.

Diketahuinya ular besar yang hanya memakan seekor babi hutan tersebut disampaikan Triatno Camat Seberida, Inhu saat dikonfirmasi riauterkinicom Kamis (20/4/17) yang menegaskan isi perut ular bukan manusia seperti yang dihebohkan di media sosial.

"Setelah melakukan kordinasi dengan BKSDA Inhu dan Propinsi, akhirnya perut ular besar jenis phyton tersebut dibelah pada hari Selasa 18 April 2017 di Desa Berapit Kecamatan Seberida. Dari dalam isi perut ular tersebut hanya ditemukan satu ekor babi hutan," ujarnya.

Keputusan untuk membelah isi perut ular besar ini dilakukan untuk menepis sekaligus untuk memastikan bahwa ular yang menghebohkan tersebut tidak memakan manusia.

"Banyak pihak yang menyarankan untuk membelah perut ular tersebut untuk memastikan apa isinya, namun sebelumnya kami dari Kecamatan Seberida melalui desa telah meminta untuk mengecek apa ada warga yang hilang, ternyata tidak ada. Selanjutnya setelah dua hari diamankan di halaman kantor Camat Seberida, akhirnya perut ular besar tersebut dibelah dan diketahui isinya babi hutan bukan manusia," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, ular besar jenis phyton yang menghebohkan warga ini ditemukan warga di dusun Beliun Desa Beligan Kecamatan Seberida, Inhu pada Minggu (16/4/17) dengan kondisi perut yang membesar berbentuk sesosok manusia yang tengah berbaring. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Gubri Resmikan Dua RTH untuk Rekrearasi Warga di Pekanbaru
- Banjir, 17 Kendaraan Tenggelam di Basement Hotel Grand Central Pekanbaru
- Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Tangerang Tengah, Pekanbaru
- Kapolda Riau Memohon Warga Kuansing Tak Lagi Rusak Lingkungan
- Grup APRIL Umumkan ‘Periode Bahaya Api’ di Area Konsesinya
- Korsleting Listrik,
Klinik Laboratorium Prodia Pekanbaru Hangus Terbakar

- Selundupkan 89 Trenggiling,
Dua Penjahat Lingkungan Ini Hanya Divonis 5 Bulan Penjara



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.74.104
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com