Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 23:12
Bupati Kampar Dukung Seleksi Tim SBAI Garuda Jaya U-16

Senin, 21 Mei 2018 23:08
Ratusan Warga Hadiri Silaturrahmi di Kediaman Wardan

Senin, 21 Mei 2018 23:04
Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Senin, 21 Mei 2018 21:50
Silaturahmi Andi Rachman-Wardan di Pulau Burung, Paslon 4 Sudah Programkan Buka Akses Jalan Darat Pelalawan-Inhil

Senin, 21 Mei 2018 21:19
Terkait Pemanggilan 7 ASN, Pengurus MKGR Riau Datangi Kantor Panwaslu Pelalawan

Senin, 21 Mei 2018 20:58
Habibi Hapri Nahkodai PBSI Pelalawan Periode 2018-2022

Senin, 21 Mei 2018 20:54
Ramadhan 2018, Dewan Pastikan Tak Ada Masjid Dapat Bantuan Dana Hibah

Senin, 21 Mei 2018 20:07
Ramadhan 2018, Pasokan Daging Beku Bulog Naik 300 Persen

Senin, 21 Mei 2018 20:03
Ungkap 55 Kg Sabu dan Teladan,
Dua Kapolsek dan 8 Personel Terima Penghargaan Kapolres Bengkalis


Senin, 21 Mei 2018 19:24
Ulama Riau Tidak Masuk Rekomendasi Mubalig, Komisi V DPRD Riau Sayangkan Sikap Kemenag


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 April 2017 08:11
Warga Seberida, Inhu Belah Ular Piton Diduga Telan Manusia

Masyarakat Seberida, Inhu heboh dengan tertangkapnya seekor ular piton besar yang diduga memasang manusia. Setelah perutnya dibelah, ternyata berisi babi hutan.

Riauterkini-RENGAT-Kabar ular besar yang dihebohkan memakan manusia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa hari lalu akhirnya terungkap, setelah perut ular dibelah diketahui sang ular hanya memakan seekor babi hutan.

Diketahuinya ular besar yang hanya memakan seekor babi hutan tersebut disampaikan Triatno Camat Seberida, Inhu saat dikonfirmasi riauterkinicom Kamis (20/4/17) yang menegaskan isi perut ular bukan manusia seperti yang dihebohkan di media sosial.

"Setelah melakukan kordinasi dengan BKSDA Inhu dan Propinsi, akhirnya perut ular besar jenis phyton tersebut dibelah pada hari Selasa 18 April 2017 di Desa Berapit Kecamatan Seberida. Dari dalam isi perut ular tersebut hanya ditemukan satu ekor babi hutan," ujarnya.

Keputusan untuk membelah isi perut ular besar ini dilakukan untuk menepis sekaligus untuk memastikan bahwa ular yang menghebohkan tersebut tidak memakan manusia.

"Banyak pihak yang menyarankan untuk membelah perut ular tersebut untuk memastikan apa isinya, namun sebelumnya kami dari Kecamatan Seberida melalui desa telah meminta untuk mengecek apa ada warga yang hilang, ternyata tidak ada. Selanjutnya setelah dua hari diamankan di halaman kantor Camat Seberida, akhirnya perut ular besar tersebut dibelah dan diketahui isinya babi hutan bukan manusia," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, ular besar jenis phyton yang menghebohkan warga ini ditemukan warga di dusun Beliun Desa Beligan Kecamatan Seberida, Inhu pada Minggu (16/4/17) dengan kondisi perut yang membesar berbentuk sesosok manusia yang tengah berbaring. *** (guh)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com