Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

Sabtu, 16 Desember 2017 05:40
Ratusan Triliun Disumbangkan ke Negara, Apkasindo Dorong Riau Rebut DBH CPO

Jum’at, 15 Desember 2017 20:14
Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa


Jum’at, 15 Desember 2017 18:41
Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72

Jum’at, 15 Desember 2017 16:58
Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis

Jum’at, 15 Desember 2017 16:54
BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya

Jum’at, 15 Desember 2017 16:16
Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika

Jum’at, 15 Desember 2017 16:09
Daftar XL Prioritas di Penghujung 2017, Nikmati Diskon 50 Persen SEpanjang 2018




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 20 April 2017 08:11
Warga Seberida, Inhu Belah Ular Piton Diduga Telan Manusia

Masyarakat Seberida, Inhu heboh dengan tertangkapnya seekor ular piton besar yang diduga memasang manusia. Setelah perutnya dibelah, ternyata berisi babi hutan.

Riauterkini-RENGAT-Kabar ular besar yang dihebohkan memakan manusia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) beberapa hari lalu akhirnya terungkap, setelah perut ular dibelah diketahui sang ular hanya memakan seekor babi hutan.

Diketahuinya ular besar yang hanya memakan seekor babi hutan tersebut disampaikan Triatno Camat Seberida, Inhu saat dikonfirmasi riauterkinicom Kamis (20/4/17) yang menegaskan isi perut ular bukan manusia seperti yang dihebohkan di media sosial.

"Setelah melakukan kordinasi dengan BKSDA Inhu dan Propinsi, akhirnya perut ular besar jenis phyton tersebut dibelah pada hari Selasa 18 April 2017 di Desa Berapit Kecamatan Seberida. Dari dalam isi perut ular tersebut hanya ditemukan satu ekor babi hutan," ujarnya.

Keputusan untuk membelah isi perut ular besar ini dilakukan untuk menepis sekaligus untuk memastikan bahwa ular yang menghebohkan tersebut tidak memakan manusia.

"Banyak pihak yang menyarankan untuk membelah perut ular tersebut untuk memastikan apa isinya, namun sebelumnya kami dari Kecamatan Seberida melalui desa telah meminta untuk mengecek apa ada warga yang hilang, ternyata tidak ada. Selanjutnya setelah dua hari diamankan di halaman kantor Camat Seberida, akhirnya perut ular besar tersebut dibelah dan diketahui isinya babi hutan bukan manusia," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, ular besar jenis phyton yang menghebohkan warga ini ditemukan warga di dusun Beliun Desa Beligan Kecamatan Seberida, Inhu pada Minggu (16/4/17) dengan kondisi perut yang membesar berbentuk sesosok manusia yang tengah berbaring. *** (guh)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik
- Jikalahari Nilai Kapolda Riau Lamban Tangani Kejahatan Lingkungan dan Kehutanan
- Kelapa Dirusak Kumbang,
Warga Pebenaan, Kecamatan Keritang Datangi Kantor Bupati Inhil

- KTT Perubahan Iklim di Paris, KLHK Libatkan Wakil DPRD Noviwaldy Jusman
- Tenggelam di Sungai Rokan,
Sudah Dua Hari Kernet Truk Angkut Sawit di Rohul Belum Ditemukan

- Kelaparan, Gajah Liar di Duri  Rusak Rumah dan Makan Beras Warga
- Tata Taman Nasional Zamrud Siak, BBKSDA Riau Lakukan Konsultasi Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.159.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com