Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 26 Mei 2017 12:21
Seekor Anak Harimau Ditemukan di Kebun Warga Bukit Batu

Jum’at, 26 Mei 2017 11:17
Apel Pagi Sepi Peserta, Bupati Rohul Kecewa Rendahnya Disiplin Pegawai

Jum’at, 26 Mei 2017 11:14
Tiga Hari Hanyut, Pencari Kayu Ditemukan Tewas di Perairan Sembuang, Inhil

Jum’at, 26 Mei 2017 10:40
Polres Bengkalis Amankan Pengedar Sabu dan Ganja Asal Pinggir

Jum’at, 26 Mei 2017 09:54
Diundang Acara Adat Kampa, Syamsuar Janji Amanah jika Dipercaya Pimpin Riau

Jum’at, 26 Mei 2017 07:40
Ikuti Pembekalan Kepala Daerah BPSDM,
Wawako Dumai Protes Ketiadak-adilan Pusat di Hadapan Mendagri


Jum’at, 26 Mei 2017 07:34
Kejurprov Catur di Bengkalis, Kampar Berhasil Raih Juara Umum 2

Kamis, 25 Mei 2017 22:33
Said Syarifudin Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua IKA UR Kabupaten Inhil

Kamis, 25 Mei 2017 22:01
Tagih Defenitifkan Kades Sungai Ara,
Warga Minta Pemda Komit dengan Keputusan Bupati No 169 Tahun 2017


Kamis, 25 Mei 2017 21:52
Zulhendri Pimpin KONI Kuansing Hingga 2021



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 18 Mei 2017 14:08
Terjaring Nelayan, Satpolair dan PSDKP Rohil Lepasliarkan Puluhan Belangkas

Puluhan satwa laut Belangkas dilepaskan Satpolair dan PSDKP Rohil. Sebelumnya, hewan dilindungi tersebut terjerat di jaring nelayan awal pekan.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI - Tanpa sengaja, puluhan satwa laut Belangkas, yang dilindungi undang-undang terjaring nelayan awal pekan ini. Habitat laut yang dilindungi itupun akhirnya dilepas Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Rohil dan perwakilan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas akhirnya melepasliarkan satwa tersebut, Rabu (16/5) lalu.

Sayangnya, dari puluhan Belangkas itu, beberapa diantaranya mati karena kekeringan dan telah dikuburkan. Satwa yang dilindungi undang-undang ini sering diperjualbelikan secara illegal dan hanya telurnya saja yang dapat dikonsumsi. Pelepasliaran puluhan Belangkas itu juga dilakukan bersama Satuan Kerja Karantina Ikan Panipahan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kasat Polair Rohil, Iptu Sapto Hartoyo melalui Komandan Kapal Patroli, Brigadir AA Daulay kepada wartawan menjelaskan, pelepasliaran Belangkas dilakukan berkat kerjasama antara pihak terkait dan nelayan terhadap kelangsungan hidup satwa tersebut. "Sebelumnya puluhan Belangkas tanpa sengaja terjaring alat tangkap nelayan. Karena ini satwa langka yang dilindungi, nelayan melaporkan kepada kita," terang Daulay.

Pelepasliaran itu dilakukan di perairan Panipahan Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. "Ini pembelajaran yang sangat baik. Di samping kita terus lakukan sosialisasi terhadap apa saja satwa laut yang dilindungi, nelayan yang melaporkan seperti ini dapat menjadi contoh bagi yang lainnya. Karena, Belangkas adalah hewan yang dilindungi, sehingga harus dilepasliarkan," sambung Daulay.

Kepala Satker Karantina Ikan Panipahan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Angga Bachtyar, kepada wartawan menambahkan, pelepasliaran Belangkas dengan menggunakan kapal patroli Satpolair Polres Rohil adalah wujud pelestarian habitat laut yang dilindungi. "Belangkas dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 07 Tahun 1999 Tentang Satwa Liar. Karena populasinya terus berkurang, satwa yang mirip kepiting ini agar tidak punah. Sebab, telur Belangkas ini yang dikonsumsi sehingga mengancam keberlangsungannya," papar Angga.

Dijelaskannya populasi Belangkas terus menurun sehingga harus dilindungi "Di negara Eropa, Amerika Serikat dan Jepang, ekstrak darah belangkas digunakan sebagai bahan pengujian endotoksin serta untuk mendiagnosis penyakit meningitis dan gonorhoe. Sementara itu, daging dan telur belangkas menjadi makanan yang populer bagi masyarakat di Malaysia, Singapura maupun Tiongkok. Belangkas dipercaya memiliki khasiat vitamin untuk daya tahan tubuh maupun vitalitas," ungkap Angga.***(nop)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Seekor Anak Harimau Ditemukan di Kebun Warga Bukit Batu
- Tak Hanya Seekor, Harimau Masih Berkeliaran di Desa Tanjung Simpang, Inhil
- Gubri Temui Deputi Seknet,
Bahas RTRW Ganjal Semua Proyek Strategis di Riau

- Berkeliaran di Pemukiman, Harimau Ancam Keselamatan Warga Pelangiran, Inhil
- Percikan Api Mesin Pompa Diduga Penyebab Kebakaran AMPS Sabak Auh Siak
- DLH Bengkalis Taja Lomba Daur Ulang Sampah di Duri
- Dihantam Gelombang,
Kapal Bermuatan Puluhan Ribu Kelapa Karam di Perairan Igal, Inhil



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.87.12
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com