Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Pebruari 2018 11:56
7 Pengedar dan Panikmat Sabu Asal Duri Ditangkap Polsek Pinggir, Bengkalis

Ahad, 18 Pebruari 2018 09:05
KPU Riau Gelar Deklarasi Kampanye Damai

Ahad, 18 Pebruari 2018 09:02
Palsukan Surat Nikah, Warga Pekanbarui Ditangkap Polsek Tambang, Kampar

Ahad, 18 Pebruari 2018 08:57
Sekdaprov Riau Tinjau Jembatan Amblas di Tempuling, Inhil

Ahad, 18 Pebruari 2018 08:53
Dihadiri Dewan Kampar, Warga Gajah Bertalut Panrn Ikan Lubuk Larangan

Sabtu, 17 Pebruari 2018 22:24
Ratusan Kader PDIP Riau Ikuti Rakerdasus Riau

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:49
Posko Loyalis Firdaus-Rusli di Duri, Bengkalis Dirusak OTK

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:19
Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Abdul Halim Nahkodai KB PII Riau 

Sabtu, 17 Pebruari 2018 20:57
Perdana di Sumatera,
Musisi Lintas Genre Kolaborasi Hadirkan Pekanbaru Rockin' Day


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:18
Bangkitkan Ekonomi Riau,
Lukman Edy Ingin Dirikan BUMD Perkebunan dan Konstruksi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Mei 2017 14:08
Terjaring Nelayan, Satpolair dan PSDKP Rohil Lepasliarkan Puluhan Belangkas

Puluhan satwa laut Belangkas dilepaskan Satpolair dan PSDKP Rohil. Sebelumnya, hewan dilindungi tersebut terjerat di jaring nelayan awal pekan.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI - Tanpa sengaja, puluhan satwa laut Belangkas, yang dilindungi undang-undang terjaring nelayan awal pekan ini. Habitat laut yang dilindungi itupun akhirnya dilepas Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Rohil dan perwakilan Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas akhirnya melepasliarkan satwa tersebut, Rabu (16/5) lalu.

Sayangnya, dari puluhan Belangkas itu, beberapa diantaranya mati karena kekeringan dan telah dikuburkan. Satwa yang dilindungi undang-undang ini sering diperjualbelikan secara illegal dan hanya telurnya saja yang dapat dikonsumsi. Pelepasliaran puluhan Belangkas itu juga dilakukan bersama Satuan Kerja Karantina Ikan Panipahan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kasat Polair Rohil, Iptu Sapto Hartoyo melalui Komandan Kapal Patroli, Brigadir AA Daulay kepada wartawan menjelaskan, pelepasliaran Belangkas dilakukan berkat kerjasama antara pihak terkait dan nelayan terhadap kelangsungan hidup satwa tersebut. "Sebelumnya puluhan Belangkas tanpa sengaja terjaring alat tangkap nelayan. Karena ini satwa langka yang dilindungi, nelayan melaporkan kepada kita," terang Daulay.

Pelepasliaran itu dilakukan di perairan Panipahan Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. "Ini pembelajaran yang sangat baik. Di samping kita terus lakukan sosialisasi terhadap apa saja satwa laut yang dilindungi, nelayan yang melaporkan seperti ini dapat menjadi contoh bagi yang lainnya. Karena, Belangkas adalah hewan yang dilindungi, sehingga harus dilepasliarkan," sambung Daulay.

Kepala Satker Karantina Ikan Panipahan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Angga Bachtyar, kepada wartawan menambahkan, pelepasliaran Belangkas dengan menggunakan kapal patroli Satpolair Polres Rohil adalah wujud pelestarian habitat laut yang dilindungi. "Belangkas dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 07 Tahun 1999 Tentang Satwa Liar. Karena populasinya terus berkurang, satwa yang mirip kepiting ini agar tidak punah. Sebab, telur Belangkas ini yang dikonsumsi sehingga mengancam keberlangsungannya," papar Angga.

Dijelaskannya populasi Belangkas terus menurun sehingga harus dilindungi "Di negara Eropa, Amerika Serikat dan Jepang, ekstrak darah belangkas digunakan sebagai bahan pengujian endotoksin serta untuk mendiagnosis penyakit meningitis dan gonorhoe. Sementara itu, daging dan telur belangkas menjadi makanan yang populer bagi masyarakat di Malaysia, Singapura maupun Tiongkok. Belangkas dipercaya memiliki khasiat vitamin untuk daya tahan tubuh maupun vitalitas," ungkap Angga.***(nop)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan

- 6 Titik Api Terpantau di Riau
- Hanguskan Sekitar 70 Ruko, Kebakaran Cina Town Siak Nihil Korban Jiwa
- Cagubri Syamsuar Sedih Lihat Lokasi Cina Town Siak yang Terbakar
- Gedung Sekolah Zaman Kerajaan Siak Turut Dilalap Si Jago Merah
- Sehari, 8 Hektar Lahan di Duri, Bengkalis Terbakar
- Insiden Kebakaran Asrama Polisi, Pjs Bupati Inhil Serahkan Bantuan kepada Kapolres


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.214.8
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com