Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Pebruari 2018 21:38
Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap

Kamis, 22 Pebruari 2018 21:33
Sidang Pemalsuan Surat Tanah,
Saksi Ngaku Pernah Diminta Batalkan Jual Beli Lahan


Kamis, 22 Pebruari 2018 19:41
Pjs Bupati Inhil Buka Kemah Prestasi Terpadu Gerakan Pramuka

Kamis, 22 Pebruari 2018 19:34
Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli

Kamis, 22 Pebruari 2018 19:27
Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah

Kamis, 22 Pebruari 2018 17:46
Bukan untuk Menjatuhkan, LE Laporkan 3 Pesaingnya ke Bawaslu

Kamis, 22 Pebruari 2018 17:24
Ditemui Demonstran dari BEM se-Indonesia,
Legislator Riau Janji Perjuangkan Aspirasi Mahasiswa


Kamis, 22 Pebruari 2018 17:16
Menuju Swasembada Daging,
Cagubri Andi Rachman Bertemu Para Peternak Pejuang di Siak


Kamis, 22 Pebruari 2018 17:11
Warga Arengka Serahkan Siamang Peliharaannya ke BBKSDA Riau

Kamis, 22 Pebruari 2018 17:06
Di Bathin Solapan, Bengkalis
Pipa Bocor, Minyak Mentah Chevron Genangi Pemukiman Warga



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Juni 2017 15:28
Kapolda Kritisi Balai TNTN dan LSM,
42 Haktare Dirambah, 20 Hektare Lahan Terbakar


Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

"Yang anehnya di situ (TNTN, Red) ada LSM. Ada petugas hutan, ada Kepala TNTN, masa iya sih (terjadi perambahan, Red) mereka tidak tahu. Itu kan gak masuk akal itu," tegas Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kapolda Riau saat diwawancara wartawan, Senin (12/06/17).

Dengan nada kesal Jenderal Bintang Dua ini menyebut sangat lah aneh dan tidak masuk akal ketika kedua lembaga yang berada di dalam kawasan TNTN tidak mengetahui terjadinya perambahan secara masif. Apalagi keberadaan Balai TNTN yang merupakan instansi yang ditugasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengawasi dan mengawal kawasan lindung bersangkutan.

Polda Riau sendiri, sebut Zulkarnain, sudah membuktikan komitmen untuk memberantas tindak pembalakan liar apalagi pembakaran lahan di kawasan hutan dan lahan.

"Saya sikat betul, kalau bisa saya tangkap sendiri," tukasnya dengan nada kesal.*(son)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari kunjungi dan buktikan sendiri Agen Online Profesional dan Terpercaya No 1 di Indonesia Proses Deposit + Withdraw + Pindah dana dalam hitungan menit saja Minimal deposit cuman 50 ribu bos Tunggu apalagi jangan sampai ketinggalan segera kunjungi kami di www(titik)bolavita(titik)com , info le


loading...

Berita lainnya..........
- Warga Arengka Serahkan Siamang Peliharaannya ke BBKSDA Riau
- Di Bathin Solapan, Bengkalis
Pipa Bocor, Minyak Mentah Chevron Genangi Pemukiman Warga

- PPPES Gelar Gotong-royong Bersih-Bersih DAS Siak
- Kajari Rohil Serahkan Dua Ekor Elang Laut ke BBKSDA Riau
- Termasuk Riau, Empat Provinsi Sudah Tetapkan Status Darurat Karhutla
- Dua Jam Dikepung Tim Gabungan, Harimau Pemangsa Jumiati Lolos
- Terbakar Sejak Senin,
Sinar Mas Turunkan Helikopter Padamkan Karhutla di Sepahat, Bengkalis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.75.28
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com