Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 11 Desember 2017 14:01
Lapor ke Polda Riau, BUI Desak Pelaku Persekusi UAS di Bali Ditangkap

Senin, 11 Desember 2017 13:53
Demo di Hari Anti Korupsi, AMAK Desak Kejari Rohul Eksekusi Teddy Mirza Dal

Senin, 11 Desember 2017 12:53
Korupsi.Cetak.Sawah di Pelalawan, Ketua Poktan dab Kontraktor Mulai Disidang

Senin, 11 Desember 2017 10:41
Polres Pelalawan Terus Buru Perampok Dua Pedagang Emas Asal Pekanbaru

Senin, 11 Desember 2017 10:35
Perayaan Natal Oikumene Wartawan Riau Diagendakan 26 Desember

Senin, 11 Desember 2017 06:51
Buka MTQ ke-36 Riau di Dumai, Gubri Motivasi Peserta dengan Hadiah Haji

Ahad, 10 Desember 2017 21:05
Soal Industri Kertas & Pulp, SPSI Riau Tuding Jikalahari Mengada-ada

Ahad, 10 Desember 2017 20:57
Gubri Lepas Pawai Taaruf dan Pembukaan Bazar MTQ XXXVI Riau

Ahad, 10 Desember 2017 20:23
Gubri Lepas Peserta Pawai Taaruf MTQ XXXVI Riau di Dumai

Ahad, 10 Desember 2017 20:19
Masyarakat Soroti Baliho MTQ Riau Milik Kesra Bengkalis di Dumai




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 12 Juni 2017 15:28
Kapolda Kritisi Balai TNTN dan LSM,
42 Haktare Dirambah, 20 Hektare Lahan Terbakar


Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

"Yang anehnya di situ (TNTN, Red) ada LSM. Ada petugas hutan, ada Kepala TNTN, masa iya sih (terjadi perambahan, Red) mereka tidak tahu. Itu kan gak masuk akal itu," tegas Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kapolda Riau saat diwawancara wartawan, Senin (12/06/17).

Dengan nada kesal Jenderal Bintang Dua ini menyebut sangat lah aneh dan tidak masuk akal ketika kedua lembaga yang berada di dalam kawasan TNTN tidak mengetahui terjadinya perambahan secara masif. Apalagi keberadaan Balai TNTN yang merupakan instansi yang ditugasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengawasi dan mengawal kawasan lindung bersangkutan.

Polda Riau sendiri, sebut Zulkarnain, sudah membuktikan komitmen untuk memberantas tindak pembalakan liar apalagi pembakaran lahan di kawasan hutan dan lahan.

"Saya sikat betul, kalau bisa saya tangkap sendiri," tukasnya dengan nada kesal.*(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari kunjungi dan buktikan sendiri Agen Online Profesional dan Terpercaya No 1 di Indonesia Proses Deposit + Withdraw + Pindah dana dalam hitungan menit saja Minimal deposit cuman 50 ribu bos Tunggu apalagi jangan sampai ketinggalan segera kunjungi kami di www(titik)bolavita(titik)com , info le


loading...

Berita lainnya..........
- Kelaparan, Gajah Liar di Duri  Rusak Rumah dan Makan Beras Warga
- Tata Taman Nasional Zamrud Siak, BBKSDA Riau Lakukan Konsultasi Publik
- Tingkatkan Kebersihan, DLHK Pekanbaru Minta Tambahan Personil Satgas
- 2017, BNPB Catat 95 Persen Bencana di Indonesia Video Metereokogi
- Empat Petak Rumah dan Satu Unit Mobil Hangus Terbakar di Pelalawan
- Dua Hari Tenggelam di Sungai Rokan, Warga Pendalian Rohul Ditemukan Meninggal
- Abrasi Hancurkan Belasan Ribuan Nanas Petani di Simpang Ayam, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.182.102
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com