Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 28 Juni 2017 08:05
Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu

Selasa, 27 Juni 2017 20:46
H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil

Selasa, 27 Juni 2017 20:00
Bupati Inhil Silahturrahmi ke Gubernur dan Forkopimda Riau

Selasa, 27 Juni 2017 18:13
Antisipasi Keamanan Lapas,
Kabag Ops Polres Kampar Kunjungi Lapas Kelas IIb Bangkinang


Selasa, 27 Juni 2017 18:08
Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar

Selasa, 27 Juni 2017 18:02
Pergi Berlebaran,
Seorang Bocah di Inhil Tewas Terbentur Besi Mesin Pompong


Selasa, 27 Juni 2017 17:42
Sebar Personel di Pusat Keramaian,
Kapolresta Pantau Situasi Keamanan Pekanbaru di Hari Ketiga Lebaran


Selasa, 27 Juni 2017 17:37
6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil


Selasa, 27 Juni 2017 15:10
Belasan Orang Terjebur,
Pelabuhan Rakyat Desa Tanjung Gadai, Meranti Ambruk


Selasa, 27 Juni 2017 13:23
Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 12 Juni 2017 15:28
Kapolda Kritisi Balai TNTN dan LSM,
42 Haktare Dirambah, 20 Hektare Lahan Terbakar


Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

Riauterkini-PEKANBARU-Sedikitnya 42 haktare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) telah dijarah, dan 20 haktare lagi sudah terbakar. Tetapi anehnya, Balai TNTN dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berada di dalam kawasan lindung tersebut tidak mengatahuinya.

"Yang anehnya di situ (TNTN, Red) ada LSM. Ada petugas hutan, ada Kepala TNTN, masa iya sih (terjadi perambahan, Red) mereka tidak tahu. Itu kan gak masuk akal itu," tegas Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kapolda Riau saat diwawancara wartawan, Senin (12/06/17).

Dengan nada kesal Jenderal Bintang Dua ini menyebut sangat lah aneh dan tidak masuk akal ketika kedua lembaga yang berada di dalam kawasan TNTN tidak mengetahui terjadinya perambahan secara masif. Apalagi keberadaan Balai TNTN yang merupakan instansi yang ditugasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengawasi dan mengawal kawasan lindung bersangkutan.

Polda Riau sendiri, sebut Zulkarnain, sudah membuktikan komitmen untuk memberantas tindak pembalakan liar apalagi pembakaran lahan di kawasan hutan dan lahan.

"Saya sikat betul, kalau bisa saya tangkap sendiri," tukasnya dengan nada kesal.*(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari kunjungi dan buktikan sendiri Agen Online Profesional dan Terpercaya No 1 di Indonesia Proses Deposit + Withdraw + Pindah dana dalam hitungan menit saja Minimal deposit cuman 50 ribu bos Tunggu apalagi jangan sampai ketinggalan segera kunjungi kami di www(titik)bolavita(titik)com , info le


loading...

Berita lainnya..........
- Atasi Sampah di Idul Fitri,
12 Armada dan 150 Personil Disiapkan UPT Persampahan di Duri, Bengkalis

- Gubri Resmikan Dua RTH untuk Rekrearasi Warga di Pekanbaru
- Banjir, 17 Kendaraan Tenggelam di Basement Hotel Grand Central Pekanbaru
- Hujan Deras Rendam Rumah Warga di Tangerang Tengah, Pekanbaru
- Kapolda Riau Memohon Warga Kuansing Tak Lagi Rusak Lingkungan
- Grup APRIL Umumkan ‘Periode Bahaya Api’ di Area Konsesinya
- Korsleting Listrik,
Klinik Laboratorium Prodia Pekanbaru Hangus Terbakar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.132.79
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com