Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 September 2017 22:01
Tingkatkan PAD dari Pajak, Komisi III DPRD RIau Kunjungi PT IISS

Jum’at, 22 September 2017 20:56
Riau Care Galang Dana untuk Rohingya,
Besok, Gelar Tabligh Akbar DR Syafiq Riza


Jum’at, 22 September 2017 19:51
Main Judi Song di Warung,
Karyawan PTPN V dan Temannya Ditangkap Polisi Rohul, Tiga Lagi Kabur


Jum’at, 22 September 2017 19:46
Cegah Korupsi, Mendagri Tegaskan Daerah Wajib Gunakan e-Planning

Jum’at, 22 September 2017 19:32
Personel Satlantas Polresta Pekanbaru,
Alami Lakalantas Saat Dinas, Aipda M Yusuf Terima Reward dari Kapolri


Jum’at, 22 September 2017 19:25
Gubri Apresiasi Capaian Atlet Popnas Riau di Semarang

Jum’at, 22 September 2017 19:22
Buka Turnamen Bupati Cup,
Wardan Tegaskan Serius Perhatikan Pembinaan Olahraga di Inhil


Jum’at, 22 September 2017 18:05
Tusuk Tetangga Pakai Tojok Sawit,
Oknum Mahasiswa di Rohul Ini Diciduk Polsek Rambah


Jum’at, 22 September 2017 17:25
Pesta Sabu Dalam Rumah, 2 Warga Ujung Batu Digerebek Polisi

Jum’at, 22 September 2017 17:20
25 Jabatan di Lingkungan Pemkab Bengkalis Dijabat Plt



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 5 Juli 2017 19:32
Membuat Hujan Buatan,
Tim Karlahut Riau Dapat Bantuan Peaawat Cassa 212


Setelah mendapatkan bantuan 5 heli untuk penanganan karlahut, Tim Karlahut Riau kembali mendaptkan bantuan pesawat Cassa 212 untuk keperluan TMC.

Riauterkini-PEKANBARU-Kendati wilayah Riau masih dipengaruhi oleh sirkulasi MJO (Madden Julian oscilation) yang sedang aktif (suhu muka laut di samudera Hindia barat Sumatera menghangat) membuat wilayah Riau masih dalam kondisi 'basah' namun tim udara satuan tugas siaga darurat kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau, mendapat tambahan bantuan berupa pesawat Cassa 212 milik TNI AU. Pesawat itu akan digunakan untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan.

Hal itu disampaikan Kepala Balai Besar TMC Tri Handoko Seto Rabu (5/7/17). Menurutnya, pesawat tersebut disiapkan untuk beroperasi 3 bulan ke depan tergantung kondisi cuaca di Riau.
"Untuk keperluan TMC tersebut, kita sudah menyiapkan sebanyak 20 ton NaCl (garam halus) yang akan disebar pada awan-awan potensial di langit Provinsi Riau. Melihat kapasitas pesawat, setidaknya 20 ton garam akan habis disebar selama 10 hari dengan menggunakan pesawat berkapasitas 800 kilogram garam sekali terbang tersebut," terangnya.

Diharapkan, pesawat tersebut akan berada di Riau hingga akhir masa status siaga darurat Karlahut usai pada November mendatang.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
herlisa
Halo halo halo semuanya saya mau memberi tau nihhh www b-o-l-a-v-i-t-a com adalah agen terbaik dengan pelayanan nya 24 setiap hari non stop , dan untuk deposit dan withdrawnya paling lama hanya butuh waktu 3 menit saja ? tidak ada kan pelayanan seenak dan secepat ini hanya di sini loh buruann joi

angeltan
Agen Bola Terlengkap Dan TerbaikBonus Dan Promo Menarik Hingga Jutaan RupiahTunggu Apalagi BoskuHanya di www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA


loading...

Berita lainnya..........
- Anak Main Lilin di Kasur, Rumah Warga Duri Ini Nyaris Ludes Dilalap Api
- Serang Manusia, BKSDA Riau Imbau Warga Tidak Membunuh Buaya
- Berdalil Terganggu Demo di Rohil, CPI Stop Pasukan Air Baku ke PDAM Duri
- Bertarung dengan Beruang, Warga Pelalawan Ini Lolos dari Maut
- Anggota Komisi II Turun ke TKP,
Air Sumur Bor Warga Lalang Kabung Pelalawan Berbau Solar

- Konon Tertinggi di Dunia,
Tim BBKSDA Temukan 2 Bunga Bangkai di Cagar Alam Kampar

- Dihantam Puting Beliung, 7 Rumah di Reteh, Inhil Rusak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.42.165
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com