Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

Jum’at, 20 April 2018 23:04
Ketua PDIP Kuansing H Halim Bantu Korban Banjir di Gunung Toar

Jum’at, 20 April 2018 22:39
Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut

Jum’at, 20 April 2018 21:40
Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus

Jum’at, 20 April 2018 21:36
Cawagubri Hardianto Terangkan Program "1 Rumah 1 Sarjana" Pada Warga Kandis

Jum’at, 20 April 2018 21:32
RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas

Jum’at, 20 April 2018 21:29
Pemerintah Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Siak


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 11 Juli 2017 15:04
Terus Meningkat, Jumlah Penderita DBD di Pekanbaru Kini 2670 Orang

Kasus DBD di Pekanbaru dari hari ke hari terus bertambah. Kini jumlah penderitanya telah mencapai 260 orang.

Riauterkini - PEKANBARU - Demam berdarah dengue (DBD) kembali jiwa di Kota Pekanbaru. Total sudah tercatat 270 penderira dan dua orang meninggal dunia akibat nyamuk Aedes aegypti ini.

Sebelumnya, Korban pertama yakni, bayi laki-laki berusia 6 bulan‎ berinisial Meisal Zefano buah hati dari Rivali Sianturi, warga Jalan Mawar lorong utama, Kelurahan Padang Terubuk, Kecamatan Senapelan. Meisal Zufano menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Santa Maria pada Sabtu (25/3) lalu lantaran terlambat mendapat pertolongan medis.

Korban bertambah setelah seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun bernama Nursabrina meninggal dunia. Korban merupakan ‎warga Jalan Setia Budi Gang Gemuruh, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh‎. Korban menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Petala Bumi, Jumat (30/6) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Selain itu, jumlah penderita DBD di Pekanbaru memang terus mengalami peningkatan setiap pekannya. Dimana pada pekan ke 26 sebanyak 370 orang warga yang terserang DBD yang tersebar di Kecamatan Payung Sekaki 41 orang, Kecamatan Tampan 49 orang‎, Kecamatan Tenayan Raya 45 orang, Kecamatan Marpoyan Damai 49 orang, Kemudian di Kecamatan Bukit Raya 58 orang, Kecamatan Sail 3 orang, Kecamatan Limapuluh 22 orang, Kecamatan Rumbai 26 orang, Kecamatan Rumbai Pesisir 17 orang, Kecamatan Pekanbaru Kota 17 orang, Kecamatan Senapelan 28 orang serta Kecamatan Sukajadi 15 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Helda S Munir tak membenarkan jika ada perempuan berusia yang meninggal akibat DBD. "Iya benar ada meninggal dunia karena DBD di Kelurahan kelurahan Pesisir," katanya.

‎Atas kejadian itu kata dia, pihaknya sudah menindaklanjutinya dengan melakukan fogging sebanyak dua kali di kediaman Nursabrina.

"Petugas kita sudah menindaklanjuti, pada Sabtu (1/7) lalu kita melakukan foginggi, serta hari berikutnya. Dua kali kita lakukan fogging disana," ungkap Helda.

‎Sambung dia, terkadang masyarakat mengira ketika terserang DBD hanya menganggap demam biasa saja. "Masyarakat terserang demam berdarah ini demam biasa, sehingga penanganannya sering terlambat. kita minta masyarakat melakukan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkung. Bagi warga menderita gelaja DBD agar secepatnya membawa ke Puskesmas untik mendapat petolongan medis," imbaunya. ***(dan)

Berikut Data Kasus DBD di Pekanbaru.

Kecamatan Bukit Raya 58 kasus
Kecamatan Tampan 49 kasus
Kecamtan Marpoyan Damai 49 kasus
Kecamatan Payung Sekaki 41 kasus
Kecamatan Tenayan Raya 45 kasus
Kecamatan Limapuluh 22 kasus
Kecamtan Rumbai Pesisir 17 kasus
Kecamatan Pekanbaru Kota 17 kasus
Kecamatan Rumbai 26 kasus
Kecamatan Senapelan 28 kasus
Kecamatan Sukajadi 15 kasus
Kecamatan Sail 3 kasus
Total 370 kasus .

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Ditembak Bius Dua Kali, Akhirnya Harimau Pemangsa Dua Warga Inhil Tertangkap
- Jelang MTQ Mandau, UPT Persampahan Bersihkan Lingkungan
- PT Nagamas Palmoil Lestari Tanam Mangrove di Sungai Dumai
- Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal

- Pasca Longsor, Jalan lintas Riau-Sumbar di Kuok Sudah Bisa Dilewati
- Tebing Longsor di Kampar, Jalur Riau- Sumbar Dialihkan Sementara
- Program DMPA PT Arara Abadi,
Keltan Desa Terbangiang Pelalawan Lakukan Panen Raya Cabe Kriting



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.108.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com