Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Juli 2017 19:15
Sahril Dilantik Sebagai Ketua Golkar Pekanbaru 2017-2022

Sabtu, 22 Juli 2017 19:10
Target Indonesia Layak Anak Tahun 2030

Sabtu, 22 Juli 2017 18:24
Bupati Inhil Hadiri Halal Bihalal Forum RT/RW Kelurahan Sungai Beringin

Sabtu, 22 Juli 2017 18:19
Ledakan TNT di Rohul, Dua dari Empat Korban Dirawat di RSUD Sudah Pulang

Sabtu, 22 Juli 2017 18:04
Balai Monitoring Riau Evaluasi Uji Coba Siaran Gemilang FM

Sabtu, 22 Juli 2017 18:01
Penyediaan Solusi Jasa Keuangan,
MNC Capital Indonesia Gandeng Bank Riau Kepri


Sabtu, 22 Juli 2017 17:48
Sahril Dilantik sebagai Ketua Golkar Pekanbaru

Sabtu, 22 Juli 2017 17:44
Jelang Pilgubri 2018,
Syamsuar Ambil Formulir di PAN


Sabtu, 22 Juli 2017 17:38
Pendukung Balon Gubri Khairuddin Al-Young Riau Siap Bentuk Tim Relawan di Bengkalis

Sabtu, 22 Juli 2017 16:47
Banggakan Nama Riau,
Utusan Garda Bangsa Riau Masuk Final Musabaqoh Kitab Kuning Tingkat Nasional




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 12 Juli 2017 17:16
Masih Disurvei,‎
Usulan Pelepasan 8.020 Ha Bisa Bertambah


Kendati sudah diusulkan ke Kemen LHK RI, ijin pelepasan hutan seluas 8.020 hektar, namun masih bisa bertambah. Karena saat ini tim tengah survey sumber minyak baru di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-SKK Migas Riau sudah mengajukan pelepasan hutan seluas 8.020 ha ke Kementrian LHK. Luasan lahan yang diajukan untuk pelepasan tersebut akan digunakan untuk urusan pertambangan.>br>
Namun demikian, tambahnya, pengajuan pelepasan kawasan hutan seluas 8.020 hektar untuk urusan pertambangan itu dimungkinkan bisa bertambah. Pasalnya, saat ini tengah dilakukan survey atas kawasan yang berpotensi menjadi sumur minyak baru.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Riau, Hanif Rusdi Rabu (12/7/17). Menurutnya, tim sedang melakukan survey terkait adanya temuan potensi sumber minyak baru di Riau.

"Saat ini potensi sumber minyak baru itu masih dalam taraf survey besaran potensi cadangan minyalnya. Lokasinya berada diluar kawasan pelepasan hutan yang kita ajukan ke kementrian LHK RI. Jadi, usulan kawasan pelepasan hutan itu bisa saja bertambah jika hasil survey menunjukkan hasil uang positif," terangnya.

Ditanyakan mengenai lokasi yang sedang di survey dan diduga memiliki potensi sebagai sumber minyak baru, Hanif Rusdy enggan untuk mengungkapkannya. Menurutnya, kawasan itu masih dalam taraf survey. Nanti kalau sudah pasti, akan diumumkan.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Ledakan TNT di Rohul, Dua dari Empat Korban Dirawat di RSUD Sudah Pulang
- Aksi Pemulihan, BBKSDA Riau Gelar Sejuta Pohon untuk SM Balai Raja
- Lepasliarkan 50 Tukik, BBKSDA Riau Ikuti Rakor Perlindungan Penyu
- Pengamanan Kawasan Tessonilo, BTNTN Bentuk MPP
- 8 hektar Lahan Belukar Terbakar di Kepulauan Meranti Berhasil Dipadamkan
-
- Bahaya Limbah B3, DLH Bengkalis Taja Sosialisasi Pembuangan Oli Bekas di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.162.126.136
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com