Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Mei 2018 14:01
Beroperasi di Bulan Ramadhan, Satpol PP Pekanbaru Bakal Tindak Tegas Tempat Hiburan Bandel

Rabu, 23 Mei 2018 13:56
Kadiskes Pekanbaru : Masyarakat Mesti Pintar Cari Takjil

Rabu, 23 Mei 2018 13:50
Cawagubri Suyatno Blusukan ke Pasar Raya Sungai Apit, Siak

Rabu, 23 Mei 2018 13:15
BNP Riau Tangkap Sican, Kurir Sabu 5 Kilogram dari Jaringan Malaysia

Rabu, 23 Mei 2018 13:12
Korupsi Dana BPMPD Inhil, ASN dan Kobtraktor Divonis 4 Tahun Penjara

Rabu, 23 Mei 2018 13:10
Tersedia 75 Menu Psesial di Dapur Ramadhan Grand Elit Hotel Pekanbaru

Rabu, 23 Mei 2018 13:06
Legislator Dapil Kuansing-Inhu Kecam SMAN Peranap Larang Murid Ujian

Rabu, 23 Mei 2018 13:03
Pjs Bupati Inhil Safari Ramadan ke Kecamatan Sungai Batang dan Reteh

Rabu, 23 Mei 2018 13:00
Selama Ramadhan, Pelayanan di RSUD Duri Tetap Normal

Rabu, 23 Mei 2018 10:58
H Iput, Tokoh Bagan Punak Yakinkan Warga Rohil Dukung LE-Hardianto


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juli 2017 18:05
Separuhnya di Riau,
BRG Restorasi 400 Ribu Ha Kawasan Gambut di Indonesia


Tahun 2017, Badan Restorasi Gambut akan merestorasi 400 ribu hektar lahan gambut di 7 provinsi di indonesia. 200 ribu hektar diantaranya ada di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Tahun 2017 ini, Badan Restorasi Gambut (BRG) akan melakukan restorasi kawasan gambut seluas 400 ribu hektar di 7 provinsi di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah Riau.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesiaz Nazir Foead Kamis (13/7/17). Menurutnya Riau merupakan provinsi yang menjadi prioritas restorasi gambut diantara 6 provinsi lainnya di Indonesia.

"Riau menjadi salah satu prioritas restorasi gambut karena target 400 ribu hektar kawasan gambut yang akan direstorasi di Indonesia selama 2017 ini, separohnya, atau seluas 200 ribu hektat berada di Riau," terangnya.

Disinggung mengenai daerah gambut di Riau yang akan direstorasi Nazier Foead mengatakan ,200.000 hektare lahan gambut yang akan direstorasi selama 2017 mencakup delapan kabupaten kota yakni Dumai, Siak, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Kampar.

Nazier Foead menambahkan, berdasarkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, diperkirakan Riau akan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus 2017 mendatang.

Selama dua bulan mendatang, dia mengatakan akan memaksimalkan restorasi gambut. Selain itu, dia juga mengatakan restorasi tidak hanya pada sisi infrastruktur, melainkan fokus pada sosial masyarakat.***(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Cari Agen Aman dan Terpercaya?? Serta Pembayaran Terjamin Cepat dan Aman!! B-o-l-a-V-i-t-a(dot)com BERAPAPUN SIAP DIBAYAR!! Hubungi Kami : BBM : D8C363CA No.HP : 0813-7705-5002

karina
bermain adu ayam terbaik indonesia Dengan hanya minimal deposit 50.000 IDR sudah bisa bermain di game online kami dewasabungayam com/ New pin D8C363CAdewasabungayam/comsabungayam/ninjasabungayam/topayamjago/netayambirma/comsambungayam/comsabung/pwsabungayam/pwsabungayam/insabungayam/sitesabungayam


loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com