Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Januari 2018 08:09
Jelang Dini Hari, SMPN 4 Pekanbaru Terbakar

Jum’at, 19 Januari 2018 07:40
Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya

Jum’at, 19 Januari 2018 07:37
Puluhan Pedagang Pasar Panglima Gedang Protes Kebijakan Wako Dumai

Jum’at, 19 Januari 2018 07:34
Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran

Kamis, 18 Januari 2018 23:24
Senin, Perindo Disidang Bawaslu Riau

Kamis, 18 Januari 2018 23:19
‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018

Kamis, 18 Januari 2018 20:47
Terjerat Pungli Pengurusan Izin Usaha, Kadis PUPR Pekanbaru dan Tiga Bawahan Dituntut Jaksa 1,5 Tahun

Kamis, 18 Januari 2018 19:37
Jualan Sabu dan Miliki Senpi,
Honorer Kominfo Pelalawan Terancam Hukuman Berlapis


Kamis, 18 Januari 2018 19:04
Bupati Ikut Shalat Jenazah dan Pemakaman Tokoh Agama dan Pendidikan di Kecamatan GAS

Kamis, 18 Januari 2018 18:11
Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 September 2017 21:06
Agustus, Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Agustus, harga cabe merah dan daging ayam menjadi penyebab Riau mengalami inflasi. Inflasi di Riau sebesar 0,24 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Agustus 2017, Riau mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Inflasi di Riau ini terjadi karena adanya kenaikan harga pada 6 kelompok pengeluaran.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Senin (4/9/17). Menurutnya, 6 kelompok pengeluaran itu adalah kelompok bahan makanan (0,78 persen), kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga (0,61 persen), kelompok sandang (0,43 persen), kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar (0,13 persen) dan kelompok kesehatan (0,08 persen).

"Sedangkan kekompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan justru mengalami deflasi sebesar 0,61 persen," terangnya.

Komoditas  yang punya andil terjadinya inflasi adalah cabe merah, daging ayam ras, tarief pulsa ponsel, daging sapi, biaya sekolah menengah pertana, rokoj kretek dan lainnya. Sedangkan komoditas yang menahan inflasi adalah angkutan udara, minyak goreng, bawang merah, buncis, angkutan antar kota, jeruk dan lainnya.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari Gabung Sekarang Dan Mainkan Sabung Ayam Online Bersama Kami Di Agen Profresional & Menangkan Uang Jutaan Hanya di www(titik)bolavita(titik)net Bisa juga hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com


loading...

Berita lainnya..........
- Masyarakat Bukit Nenas, Dumai Resahkan Beruang Hutan Berkeliaran
- Dipasang Setrum, Pagar Pembatas Jalan Soedirman Duri Banyak Makan Korban
- Tim BBKSDA Riau Temukan Jejak Harimau di Pelangiran
- Konflik Satwa-Manusia,
BBKSDA Riau Pasang Kerangkeng Jebak Harimau

- Tiga Pingsan,
Karyawati PT THIP Kembali Melihat Penampakan Harimau Saat Bekerja di Kebun

- Angkut Tumpukan Sampah, DLHK Pekanbaru Sewa 13 Dump Truck
- Agar Tumpukan Sampah tak Kian Horor, Warga Dihimbau Perhatikan Jadwal Buang Sampah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.227.104.40
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com