Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 20 Juli 2018 22:22
Satlantas Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Berikan Bantuan buat Korban Laka

Jum’at, 20 Juli 2018 22:17
Dilantik Menteri PUPR, SF Hariyanto Jabat Eselon II di Kementerian PUPR

Jum’at, 20 Juli 2018 21:19
Tingkatkan Tata Kelola Aset Daerah, BPKAD Pakanbaru Susun RKBMD 2018

Jum’at, 20 Juli 2018 21:15
Semua Parpol di Kampar Belum Penuhi Administrasi Bacaleg

Jum’at, 20 Juli 2018 21:11
Jadwal Keberangkatan 850 JCH Asal Kampar ke Tanah Suci

Jum’at, 20 Juli 2018 20:37
Diduga Keracunan Pecal, Puluhan Warga Kemuning, Inhil Dirawat di Puskesmas

Jum’at, 20 Juli 2018 20:21
Pasca Libur Panjang, Tiket Pesawat Ogah Turun

Jum’at, 20 Juli 2018 18:37
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan 445 JCH Kloter 3 Embarkasi Batam

Jum’at, 20 Juli 2018 18:33
Maksimalkan Peran BUMDes, Pemkab Meranti Gelar Rakor Bersama Kades

Jum’at, 20 Juli 2018 18:19
Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 September 2017 21:06
Agustus, Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Agustus, harga cabe merah dan daging ayam menjadi penyebab Riau mengalami inflasi. Inflasi di Riau sebesar 0,24 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Agustus 2017, Riau mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Inflasi di Riau ini terjadi karena adanya kenaikan harga pada 6 kelompok pengeluaran.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Senin (4/9/17). Menurutnya, 6 kelompok pengeluaran itu adalah kelompok bahan makanan (0,78 persen), kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga (0,61 persen), kelompok sandang (0,43 persen), kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar (0,13 persen) dan kelompok kesehatan (0,08 persen).

"Sedangkan kekompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan justru mengalami deflasi sebesar 0,61 persen," terangnya.

Komoditas  yang punya andil terjadinya inflasi adalah cabe merah, daging ayam ras, tarief pulsa ponsel, daging sapi, biaya sekolah menengah pertana, rokoj kretek dan lainnya. Sedangkan komoditas yang menahan inflasi adalah angkutan udara, minyak goreng, bawang merah, buncis, angkutan antar kota, jeruk dan lainnya.*(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari Gabung Sekarang Dan Mainkan Sabung Ayam Online Bersama Kami Di Agen Profresional & Menangkan Uang Jutaan Hanya di www(titik)bolavita(titik)net Bisa juga hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com


loading...

Berita lainnya..........
- Mudah Terbakar, BRG Pasang Alat Pengukur Air di Lahan Gambut
- Tim Gabungan Padamkan Karlahut di Medang Kampai, Dumai
- Hasil Labor Pastikan 122 Warga Kampar Keracunan Bakteri Echoli di Makanan Pesta Nikah
- Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang
- Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa
- Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau
- Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com