Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 4 September 2017 21:06
Agustus, Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Agustus, harga cabe merah dan daging ayam menjadi penyebab Riau mengalami inflasi. Inflasi di Riau sebesar 0,24 persen.

Riauterkini-PEKANBARU-Pada Agustus 2017, Riau mengalami inflasi sebesar 0,24 persen. Inflasi di Riau ini terjadi karena adanya kenaikan harga pada 6 kelompok pengeluaran.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Senin (4/9/17). Menurutnya, 6 kelompok pengeluaran itu adalah kelompok bahan makanan (0,78 persen), kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga (0,61 persen), kelompok sandang (0,43 persen), kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar (0,13 persen) dan kelompok kesehatan (0,08 persen).

"Sedangkan kekompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan justru mengalami deflasi sebesar 0,61 persen," terangnya.

Komoditas  yang punya andil terjadinya inflasi adalah cabe merah, daging ayam ras, tarief pulsa ponsel, daging sapi, biaya sekolah menengah pertana, rokoj kretek dan lainnya. Sedangkan komoditas yang menahan inflasi adalah angkutan udara, minyak goreng, bawang merah, buncis, angkutan antar kota, jeruk dan lainnya.*(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Mari Gabung Sekarang Dan Mainkan Sabung Ayam Online Bersama Kami Di Agen Profresional & Menangkan Uang Jutaan Hanya di www(titik)bolavita(titik)net Bisa juga hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com


loading...

Berita lainnya..........
- ‎DLH Rohul Sosialisasi di Ujung Batu dan Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan Hidup
- Cegah Kebakaran Lahan,
BRG Bangun 15 Ribu Sekat Kanal di Riau

- Sensasi Wisata Alam 'Negeri di Atas Awan' Puncak Bukit Suligi, Rohul
- Tercemar Limbah PKS PT. EMA,
Dinas KPP Rohul Segera Restocking Ikan di Sungai Bolopam Kepenuhan

- Gajah Liar Ngamuk, BBKSDA Riau Turunkan 2 Gajah Latih
- Wanita Penakik Getah di Pinggir, Bengkalis Tewas Dipijak Gajah Liar
- Dua Gajah Liar Masuk Kampung Warga Bukit Timah Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.157.133
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com