Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Ahad, 22 April 2018 17:57
Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa

Ahad, 22 April 2018 17:54
Djarum Sirnas LiNing Riau Open 2018 Resmi Dibuka

Ahad, 22 April 2018 17:16
Sekda Harapkan Keberadaan HNSI Dapat Menampung Aspirasi dan Perjuangkan Nelayan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 September 2017 19:54
Tajaan PT Musim Mas,
Tiga Desa Bakal Jadi 'Pilot Project Buka Lahan Tanpa Bakar


Tiga desa di Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan, akan menjadi pilot project pembukaan lahan tanpa bakar. Proyek ini merupakan tajaan PT Musim Mas.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Untuk tahap awal tiga desa di Kecamatan Pangkalan Kuras bakal dijadikan percontohan oleh PT Musim Mas sebagai desa yang membuka lahan tanpa membakar. Ketiga desa tersebut antara lain, desa Talau, Tanjung Beringin dan Betung.

Untuk mewujudkan desa percontohan ini, PT Musim Mas mengandeng Fakultas Pertanian Universitas Riau. Misalnya, Selasa (5/9/17) PT Musim Mas melibatkan UNRI beserta masyarakat menggelar pelatihan bersama.

Berbagai kiat-kiat dan studi lapangan perihal membuka lahan tanpa membakar dibagikan kepada para peserta pelatihan.

Menurut General Manejer Jerry Liu didampingi Humas PT Musim Mas Veron S, disela-sela kegiatan pelatihan mengatakan, program membuka lahan tanpa bakar, merupakan salah satu upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tengah serius dilakukan perusahaan perkebunan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Program ini salah satu program yang digagas oleh PT Musim Mas.

"Membuka lahan tanpa bakar merupakan lanjutan dari program kemarin (Masyarakat Bebas Api). Ini menjadi program kita dalam mendukung pemerintah," terangnya.

Menurutnya, program ini pihak perusahaan bekerja sama dangan Fakultas Pertanian Universitas Riau dalam mencegah karhutla dan pemanfaatan limbah sebagai kompos.

"Sehingga kita berfikir mencari cara untuk membuka lahan tanpa bakar tapi dengan biaya murah. Untuk itu kita menggandeng UNRI dalam program ini," katanya.

Diterangkan Jerry, ada tida desa yang menjadi proyek percontohan dalam program ini, adalah Desa Tanjung Beringin, Desa Talau dan Desa Betung. Tahap awal masing-masing desa untuk melakukan buka lahan tanpa bakar seluas 5 hektar.

"Kita berikan pelatihan selama dua hari kepada tiga desa ini. Kalau memang proyek percontohan ini berhasil akan kita lanjutkan ke desa lainnya," ujarnya lagi.

Menurutnya, membuka lahan tanpa bakar selain menjaga lahan dari terjadinya kebakaran, rajangan daun dan ranting hasil pembabatan bisa dimanfaatkan untuk kompos. "Daun dan ranting yang dibabat dan sudah dicacah menggunakan mesin berkapasitas satu ton per jam dapat dimanfaatkan menjadi kompos," tandas Jerry.

Pada kesempatan sama, Vivi Puspita dari Universitas Riau menjelaskan bahwa program buka lahan tanpa bakar limbahnya dapat digunakan untuk pupuk. "Masyarakat bisa membuka lahan tanpa bakar dan hasil olahan berupa kompos bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. Tentu ini akan menjadi pendapatan tambahan bagi masyarakat," tandasnya singkat.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Menangkan uang jutaan rupiah dengan cepat Segera kunjungi website www(titik)bolavita(titik)net Info, segera hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com


loading...

Berita lainnya..........
- Ablas, Ada Lobang Menganga di Tengah Jalan Nasional di Kuansing
- Ditembak Bius Dua Kali, Akhirnya Harimau Pemangsa Dua Warga Inhil Tertangkap
- Jelang MTQ Mandau, UPT Persampahan Bersihkan Lingkungan
- PT Nagamas Palmoil Lestari Tanam Mangrove di Sungai Dumai
- Material Longsor Selesai Dibersihkan,
Arus Lalulintas Riau-Sumbar di Desa Merangin Kembali Normal

- Pasca Longsor, Jalan lintas Riau-Sumbar di Kuok Sudah Bisa Dilewati
- Tebing Longsor di Kampar, Jalur Riau- Sumbar Dialihkan Sementara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com