Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 September 2017 02:52
Beberapa Hari Tak Keluar Kamar Ayah Artis Momo Geisha Ditemukan Meninggal Dunia di Rengat

Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua

Selasa, 19 September 2017 18:02
Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur

Selasa, 19 September 2017 18:00
Fitplus Hadirkan Alat Olahraga Berkualitas Internasional



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 6 September 2017 19:54
Tajaan PT Musim Mas,
Tiga Desa Bakal Jadi 'Pilot Project Buka Lahan Tanpa Bakar


Tiga desa di Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan, akan menjadi pilot project pembukaan lahan tanpa bakar. Proyek ini merupakan tajaan PT Musim Mas.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Untuk tahap awal tiga desa di Kecamatan Pangkalan Kuras bakal dijadikan percontohan oleh PT Musim Mas sebagai desa yang membuka lahan tanpa membakar. Ketiga desa tersebut antara lain, desa Talau, Tanjung Beringin dan Betung.

Untuk mewujudkan desa percontohan ini, PT Musim Mas mengandeng Fakultas Pertanian Universitas Riau. Misalnya, Selasa (5/9/17) PT Musim Mas melibatkan UNRI beserta masyarakat menggelar pelatihan bersama.

Berbagai kiat-kiat dan studi lapangan perihal membuka lahan tanpa membakar dibagikan kepada para peserta pelatihan.

Menurut General Manejer Jerry Liu didampingi Humas PT Musim Mas Veron S, disela-sela kegiatan pelatihan mengatakan, program membuka lahan tanpa bakar, merupakan salah satu upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tengah serius dilakukan perusahaan perkebunan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Program ini salah satu program yang digagas oleh PT Musim Mas.

"Membuka lahan tanpa bakar merupakan lanjutan dari program kemarin (Masyarakat Bebas Api). Ini menjadi program kita dalam mendukung pemerintah," terangnya.

Menurutnya, program ini pihak perusahaan bekerja sama dangan Fakultas Pertanian Universitas Riau dalam mencegah karhutla dan pemanfaatan limbah sebagai kompos.

"Sehingga kita berfikir mencari cara untuk membuka lahan tanpa bakar tapi dengan biaya murah. Untuk itu kita menggandeng UNRI dalam program ini," katanya.

Diterangkan Jerry, ada tida desa yang menjadi proyek percontohan dalam program ini, adalah Desa Tanjung Beringin, Desa Talau dan Desa Betung. Tahap awal masing-masing desa untuk melakukan buka lahan tanpa bakar seluas 5 hektar.

"Kita berikan pelatihan selama dua hari kepada tiga desa ini. Kalau memang proyek percontohan ini berhasil akan kita lanjutkan ke desa lainnya," ujarnya lagi.

Menurutnya, membuka lahan tanpa bakar selain menjaga lahan dari terjadinya kebakaran, rajangan daun dan ranting hasil pembabatan bisa dimanfaatkan untuk kompos. "Daun dan ranting yang dibabat dan sudah dicacah menggunakan mesin berkapasitas satu ton per jam dapat dimanfaatkan menjadi kompos," tandas Jerry.

Pada kesempatan sama, Vivi Puspita dari Universitas Riau menjelaskan bahwa program buka lahan tanpa bakar limbahnya dapat digunakan untuk pupuk. "Masyarakat bisa membuka lahan tanpa bakar dan hasil olahan berupa kompos bisa dimanfaatkan sebagai pupuk. Tentu ini akan menjadi pendapatan tambahan bagi masyarakat," tandasnya singkat.***(feb)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Cindy
Menangkan uang jutaan rupiah dengan cepat Segera kunjungi website www(titik)bolavita(titik)net Info, segera hubungi : BBM : D8C363CA wechat : bolavita whatup : 6281377055002 Email : cs@bolavita .com


loading...

Berita lainnya..........
- Serang Manusia, BKSDA Riau Imbau Warga Tidak Membunuh Buaya
- Berdalil Terganggu Demo di Rohil, CPI Stop Pasukan Air Baku ke PDAM Duri
- Bertarung dengan Beruang, Warga Pelalawan Ini Lolos dari Maut
- Anggota Komisi II Turun ke TKP,
Air Sumur Bor Warga Lalang Kabung Pelalawan Berbau Solar

- Konon Tertinggi di Dunia,
Tim BBKSDA Temukan 2 Bunga Bangkai di Cagar Alam Kampar

- Dihantam Puting Beliung, 7 Rumah di Reteh, Inhil Rusak
- Dinas Pertanian Siak Sosialisasikan Langkah Tepat Hadapi Serangan Hama Padi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.91.76
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com