Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Juni 2018 16:48
Menyusul Terjadinya Longsor, BPBD Inhil Imbau Warga Jalan Gerilya, Parit 6 Mengungsi

Rabu, 20 Juni 2018 16:44
Momen Lebaran, Trafik Data Telkomsel Naik 29 persen

Rabu, 20 Juni 2018 16:05
Besok, KARIB Imbau Masyarakat Riau Hadiri Kampanye Akbar Syamsuar-Edy Nasution

Rabu, 20 Juni 2018 14:00
Survei PolMark Indonesia, Syamsuar-Edy Bakal Menangi Pilgubri

Rabu, 20 Juni 2018 13:53
Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran

Rabu, 20 Juni 2018 09:30
Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang

Selasa, 19 Juni 2018 19:15
Mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah Ajak Masyarakat Riau Menangkan Syamsuar-Edy Nasution

Selasa, 19 Juni 2018 19:11
Lusa, SBY, Romi dan Yusril Kampanye Akbar Firdaus-Rusli di Bangkinang

Selasa, 19 Juni 2018 19:06
Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api


Selasa, 19 Juni 2018 17:31
Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Oktober 2017 18:54
Lolos dari Maut, Dua Warga Kuansing Luka Diterkam Buaya

Dua warga Cerenti, Kuansing lolos dari maut setelah diterkam buaya di Sungai Kuantan. Korban menderita luka robek.

Riauterkini-CERENTI- Yolpi Prayuno (29) dan Candra (40) mengalami peristiwa mengerikan, Ahad (1/10/17) sore. Sekitar pukul 16.00 WIB seekor buaya menerkam keduanya saat mandi di Sungai Kuatan di desanya, Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuantan Singingi (Kuansing). Beruntung nyawa keduanya selamat meski harus menderita luka robek di punggung dan kaki.

Berdasarkan laporan singkat Polres Kuansing ke Bagian Humas Polda Riau, Senin (2/10/17). Penyerangan buaya pada warga Sikakak terjadi dalam waktu hampir bersamaan dengan lokasi tak berjauhan.

Kedua korban telah mendapatkan perawatan. Yolpi yang luka robek di bagian punggung mendapat 6 jahitan. Sementara Candra yang luka robek dikaki mendapat pengobatan medis di UPTD Kesehatan Cerenti.

Untuk menghindari peristiwa serupa, masyarakat setempat untuk sementara dilarang mandi di lokasi serangan buaya. Jika harus ke sungai, disarankan tidak sendirian.***(mad/dok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
azabe
Sodiah liek nagori mulai dipenuhi urang-urang munafikun. Beda yang dimuncuang dan yang dilakukan


loading...

Berita lainnya..........
- BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan
- Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN
- Diprediksi, Gerimis Menguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Nant Malam
- Dibantu Bankeu, 6 Jembatan Besar Dibangun di Kabupaten Rohul Mulai 2018
- 1 Rumah dan 2 Gudang Rusak Akibat Longsor di Tembilahan Hulu, Inhil
- Dugaan Penjarahan Pasir Ilegal Rupat, Kemana Penegak Hukum di Laut?
- Dipantau Tim Terpadu, Harimau Sumatera Terlihat di Lirik Inhu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com