Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Pebruari 2018 21:33
FERT RAPP Bantu Padamkan Lahan 100 Hektar di Rupat

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:27
Diduaga Bakar Lahan, Petani di Kepenuhan baru, Rohul Ditangkap Polsi

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:07
Main Judi di Warung PT. MAN, 6 Warga Mahato Diciduk Polisi Rohul

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:05
LE-Hardianto Rancang Kontrak Politik untuk Masyarakat Desa

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:01
Delegasi MUNAS BEM SI XI Mulai Berdatangan di Pekanbaru

Ahad, 18 Pebruari 2018 20:27
Janji Tindak Pelaku 'Bali' di Duri,
Satlantas Bengkalis Himbau Peran Aktif Orang Tua


Ahad, 18 Pebruari 2018 16:31
Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

Ahad, 18 Pebruari 2018 16:28
KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018

Ahad, 18 Pebruari 2018 16:26
Diguyur Hujan,
Kebakaran 210 Hektare di Kepulauan Meranti Clear


Ahad, 18 Pebruari 2018 15:54
Ribuan Warga Tionghoa Hadiri Perayaan Imlek Bersama 2569


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Oktober 2017 20:09
Desa Terendam Banjir,
Puluhan Warga Desa Mumpa, Inhil Bangun Tenda Darurat di Jalan


Puluhan warga Dusun Cabang Galah, Inhil mendirikan tenda darurat di badan jalan setelah daerah mereka terendam banjir.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Kawasan Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling terendam banjir, Senin (9/10/17). Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Informasi yang didapat dari lapangan, saat ini, seluruh korban banjir yang tergabung dari warga Parit 6 sampai Parit 9 Dusun Cabang Galah (Kolektor) ini membuat tenda-tenda darurat di depan Kantor Desa, ada juga di badan jalan besar tidak jauh dari Jembatan Rumbai Jaya.

Menurut keterangan Kepala Desa Mumpa Jumrani Mustapa, ketinggian air sekitar 1 meter itu akibat curah hujan lebat yang mengguyur desa Mumpa dalam sepekan ini. Selain itu juga, musibah ini disebabkan adanya pendangkalan parit di wilayah tersebut sehingga air tergenang dan tidak mengalir dengan baik.

Disebutkannya, hujan sudah mengguyur desa Mumpa sejak hari Selasa malam (3/10/17) lalu. Hingga saat ini pun , hujan masih saja mengguyur di wilayah tersebut.

"Saat ini, kami sedang mendata berapa jumlah jiwa yang menjadi korban. Sementara warga diungsikan dulu di halaman Kantor Desa, menjelang berkoordinasi dengan Camat dan Bupati.

Dikhawatirkan, kalau warga membangun tenda di badan jalan akan membahayakan keselamatan mereka.

Diharapkan, musibah ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait dan juga dapat dilakukan normalisasi parit yang mengalami pendangkalan di kawasan tersebut.***(mar).

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Diguyur Hujan,
Kebakaran 210 Hektare di Kepulauan Meranti Clear

- Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan

- 6 Titik Api Terpantau di Riau
- Hanguskan Sekitar 70 Ruko, Kebakaran Cina Town Siak Nihil Korban Jiwa
- Cagubri Syamsuar Sedih Lihat Lokasi Cina Town Siak yang Terbakar
- Gedung Sekolah Zaman Kerajaan Siak Turut Dilalap Si Jago Merah
- Sehari, 8 Hektar Lahan di Duri, Bengkalis Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.236.164
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com