Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 9 Oktober 2017 20:09
Desa Terendam Banjir,
Puluhan Warga Desa Mumpa, Inhil Bangun Tenda Darurat di Jalan


Puluhan warga Dusun Cabang Galah, Inhil mendirikan tenda darurat di badan jalan setelah daerah mereka terendam banjir.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Kawasan Dusun Cabang Galah, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling terendam banjir, Senin (9/10/17). Akibatnya, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang aman.

Informasi yang didapat dari lapangan, saat ini, seluruh korban banjir yang tergabung dari warga Parit 6 sampai Parit 9 Dusun Cabang Galah (Kolektor) ini membuat tenda-tenda darurat di depan Kantor Desa, ada juga di badan jalan besar tidak jauh dari Jembatan Rumbai Jaya.

Menurut keterangan Kepala Desa Mumpa Jumrani Mustapa, ketinggian air sekitar 1 meter itu akibat curah hujan lebat yang mengguyur desa Mumpa dalam sepekan ini. Selain itu juga, musibah ini disebabkan adanya pendangkalan parit di wilayah tersebut sehingga air tergenang dan tidak mengalir dengan baik.

Disebutkannya, hujan sudah mengguyur desa Mumpa sejak hari Selasa malam (3/10/17) lalu. Hingga saat ini pun , hujan masih saja mengguyur di wilayah tersebut.

"Saat ini, kami sedang mendata berapa jumlah jiwa yang menjadi korban. Sementara warga diungsikan dulu di halaman Kantor Desa, menjelang berkoordinasi dengan Camat dan Bupati.

Dikhawatirkan, kalau warga membangun tenda di badan jalan akan membahayakan keselamatan mereka.

Diharapkan, musibah ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait dan juga dapat dilakukan normalisasi parit yang mengalami pendangkalan di kawasan tersebut.***(mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti
- 30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang
- Enam Ruko dan Rumah Permanen di Ujung Batu Ludes Terbakar
- TNI dan Polisi Bantu Pemadam Padamkan Kebakaran Lahan di Duri
- Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan

- ‎1.600 Sapi di Riau Mati Karena Jembrana
- Pemerintah Diminta Tegas, Limbah PKS PT EMA di Rohul Diduga Cemari Sungai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.150.10
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com