Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 September 2018 14:58
‎DKPP Rohul Fokus Berantas Stunting dan Tingkatkan Produksi Benih Ikan

Rabu, 26 September 2018 14:53
Mantan Kadisbun Riau, Terpidana Korupsi Kebun K2i Jalani Sidang PK

Rabu, 26 September 2018 14:37
Peringati HUT ke-63 Lalu Lintas Bhayangkara, Satlantas Polres Rohul Gelar Tour De Rohul 2018

Rabu, 26 September 2018 14:33
Ini Empat Program Dispora Pekanbaru Majukan Pemuda dan Olahraga

Rabu, 26 September 2018 14:27
Dispora Pekanbaru Komit Wujudkan Kota Layak Pemuda

Rabu, 26 September 2018 14:21
Pemprov Riau Diingatkan utuk Tak Sembarang Merasionalisasi Anggaran Kegiatan

Rabu, 26 September 2018 14:02
DPRD Kampar Sahkan APBD-P 2018

Rabu, 26 September 2018 13:45
Buka Pelatihan TPID, Kadis PMD Kampar Minta Penggunaan Dana Desa Bermanfaat bagi Masyarakat

Rabu, 26 September 2018 12:56
Belum Tersangka, Terduga Penghina UAS Bakal Diperiksa Lagi

Rabu, 26 September 2018 12:52
Dewan Pertanyakan Ada Caleg Gunakan Mobnas Pemkab Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Oktober 2017 10:12
Geram Kerusakan Dibiarkan Menahun, Warga Duri Tanam Sawit di Badan Jalan

Sejumlah warga Duri melampiaskan kegeraman dengan menanam sawit di tengah jalan. Sudah menahun jalan rusak dibiarkan pemerintah.

Riauterkini - DURI - Bentuk protes sekaligus keprihatinan akan kondisi Jalan yang kian hari kian parah, sejumlah warga Jalan Gajah Mada, menanam kelapa sawit ditengah badan jalan berlobang itu sejak Rabu (11/10/17).

Aksi spontan itu, selain bentuk protes kepada Pemerintah agar segera diperbaiki juga kepada perusahaan yang kendaraan operasionalnya melintasi jalan pembatas Kecamatan Mandau dan Pinggir itu.

Agus, warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang rusak terkesan dibiarkan hingga kerusakannya semakin parah. Selain dilintasi Truck pengangkut CPO, jalan itu juga semakin parah dilintasi Truck pengangkut kelapa sawit milik Pabrik yang ada disekitarnya.

"Jangan tambah lagi korban akibat kondisi jalan ini, kita sangat kesal, kerusakan Jalan sejak lama, tapi tidak ada upaya perbaikan. Titik kerusakan mulai dari Kilometer satu hingga Kilometer tiga,"terang Agus.

Dikatakan Agus, dirinya meminta kepada Pemerintah agar bertindak tegas akan mobil berat yang melintas dengan kembali mengaktifkan portal jalan yang dahulunya pernah ada.

Dari pantauan dilapangan, aksi penanaman pohon kelapa sawit itu tampak dilakukan di empat titik Jalan Gajah Mada.Diantaranya 2 titik di sekitar jalan Jeruk Manis dan 2 titik lagi disekitar Puskesmas kilometer 2.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Hampir Semua di Inhil, Mumcul 38 Titik Api di Riau
- Kemarau, Petani Kuansing Keluhkan Susutnya Air Bendungan Batang Pangean
- Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau
- Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah
- Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok
- 2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com