Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 19 Juli 2018 21:20
Dermaga Objek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Batang Koban Segera dibangun

Kamis, 19 Juli 2018 21:15
Memasuki Musim Haji, Telkomsel Hadirkan Layanan Komunikasi Paket Haji 3 in 1

Kamis, 19 Juli 2018 21:13
Launching Program Indonesia Berqurban, ACT Targetkan 65 Ribu Hewan Qurban Disalurkan

Kamis, 19 Juli 2018 19:42
Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang

Kamis, 19 Juli 2018 19:08
Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa

Kamis, 19 Juli 2018 18:36
Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau

Kamis, 19 Juli 2018 18:32
Ikuti Pekan Pameran LHK 2018, PT RAPP Bertekad Dirikan Bank Sampah

Kamis, 19 Juli 2018 18:28
Bupati Inhil Hadiri Diskusi Panel Pencegahan Radikalisme Dan Terorisme

Kamis, 19 Juli 2018 18:24
Partai garuda Daftarkan 11 Bacaleg ke KPU Bengkalis

Kamis, 19 Juli 2018 18:20
‎Jelang Latihan TNI AU di Bandara Pasirpangaraian,
Pangkoops AU I dan Ketua PIA Ardhya Garini Daerah Koops Sudah Tiba di Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Oktober 2017 10:12
Geram Kerusakan Dibiarkan Menahun, Warga Duri Tanam Sawit di Badan Jalan

Sejumlah warga Duri melampiaskan kegeraman dengan menanam sawit di tengah jalan. Sudah menahun jalan rusak dibiarkan pemerintah.

Riauterkini - DURI - Bentuk protes sekaligus keprihatinan akan kondisi Jalan yang kian hari kian parah, sejumlah warga Jalan Gajah Mada, menanam kelapa sawit ditengah badan jalan berlobang itu sejak Rabu (11/10/17).

Aksi spontan itu, selain bentuk protes kepada Pemerintah agar segera diperbaiki juga kepada perusahaan yang kendaraan operasionalnya melintasi jalan pembatas Kecamatan Mandau dan Pinggir itu.

Agus, warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang rusak terkesan dibiarkan hingga kerusakannya semakin parah. Selain dilintasi Truck pengangkut CPO, jalan itu juga semakin parah dilintasi Truck pengangkut kelapa sawit milik Pabrik yang ada disekitarnya.

"Jangan tambah lagi korban akibat kondisi jalan ini, kita sangat kesal, kerusakan Jalan sejak lama, tapi tidak ada upaya perbaikan. Titik kerusakan mulai dari Kilometer satu hingga Kilometer tiga,"terang Agus.

Dikatakan Agus, dirinya meminta kepada Pemerintah agar bertindak tegas akan mobil berat yang melintas dengan kembali mengaktifkan portal jalan yang dahulunya pernah ada.

Dari pantauan dilapangan, aksi penanaman pohon kelapa sawit itu tampak dilakukan di empat titik Jalan Gajah Mada.Diantaranya 2 titik di sekitar jalan Jeruk Manis dan 2 titik lagi disekitar Puskesmas kilometer 2.***(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Jumlah Hotspot di Riau Mulai Berkurang
- Petani di Kuansing Berhasil Budidayakan Cabe Lebih Tinggi dari Orang Dewasa
- Maksimalkan Padamkan Karhutla, BNPB Kirim Heli MI-171 ke Riau
- Dilanda Karlahit, Ulo Kasok Tetap Dibuka untuk Wisata
- Lahan di Sekitar Obyek Wisata Ulok Kasok Kampar Terbakar
- PT RAPP Ikuti Pekan LHK 2018 di JCC
- Sore Ini Hotspot Nihil,
Tim Satgas Karhutla Berjibaku Padamkan Karhutla



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com