Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 22:49
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Tetap Unggulkan Program Satu Desa Rp1 Miliar

Jum’at, 22 Juni 2018 22:39
‎Apel Siaga Jelang Pilgubri 2018,
Ribuan Kader Demokrat Rohul Diajak Menangkan Firli


Jum’at, 22 Juni 2018 22:35
Debat Kandidat, Cagubri Nomor Urut Satu Keluhkan Kualitas Mikrofon Tak Jernih

Jum’at, 22 Juni 2018 22:27
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Kritisi Pengolahan Sagu Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 21:57
‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau


Jum’at, 22 Juni 2018 21:52
Debat Kandidat, Syamsuar-Edy Nasution Punya Program Gratis Biaya Sekolah

Jum’at, 22 Juni 2018 21:21
Segmen Pertama, 
Paslon 3 Kembangkan Budaya Melayu Paslon 4 Dorong Pembangunan Semua Pihak


Jum’at, 22 Juni 2018 20:52
Dibuka Ketua KPU Riau, Debat Kandidat, Diharapkan Berjalan Santun

Jum’at, 22 Juni 2018 20:21
Debat Belum Dimulai, Perang Yel-yel Antar Pendukung Cagubri Sudah Ramai

Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 Oktober 2017 19:35
Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan


Tim Terpadu dari Pemkab Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA). Perusahaan itu dituduh telah mencemari sungai dengan limbahnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tim Terpadu dari Pemkab Rokan Hulu (Rohul), terdiri petugas Dinas lingkungan hidup (DLH) ‎Rohul dan Satpol PP Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA), Kamis (19/10/2017).‎

Penutupan sementara operasional dilakukan setelah kolam penampungan limbah cair PKS PT. EMA beroperasi di Desa Sei Rokan Jaya, Kecamatan Kepenuhan, Rohul, terindikasi bocor dan mencemari aliran Sungai Bolompam hingga bermuara ke Sungai Rokan.‎‎

Dampak cemaran limbah tersebut, aliran Sungai Bolopam, Sungai Rokan yang mengaliri lima desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Kepenuhan tercemar, yakni Desa Kepenuhan Sei Rokan Jaya, Desa Kepenuhan Timur, Desa Kepenuhan Hilir, Desa Ulak Patian, Desa Rantau Binuang Sakti, dan Kelurahan Kepenuhan Tengah.‎

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohul Hen Irpan, melalui Kabid Pengawasan pengendalian dan Pemulihan Afrizal mengungkapkan penutupan sementara atau penyegelan PKS PT. EMA sesuai intruksi dari Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si.‎

Penutupan sementara operasional PKS PT. EMA, menurut Afrizal berlaku selama perusahaan belum memperbaiki kolam limbah yang jebol. Perusahaan juga diminta meninggikan tanggul kolam penampungan limbahnya.‎

"Jadi ini tergantung oleh perusahaan. Kalau mau cepat beroperasi ya segera diperbaiki (kolam limbah), ‎sehingga perusahaan bisa beroperasi kembali," kata Afrizal.‎

Sementara, Camat Kepenuhan Re‎cko Roeandra S.STP mengaku penyegelan dilakukan Tim Terpadu tentunya merupakan dampak dari tercemarnya sungai akibat kelalaian PKS PT. EMA, sebab sudah merugikan warga lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kepenuhan.‎

"Penyegelan ini kan bersifat sementara. Kalau perusahaan bisa cepat menyelesaikan kolam limbah yang jebol dan meninggikan dinding kolam tentunya penyegelan akan dibuka kembali," jelasnya.‎

Recko menambahkan penyegelan seperti ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh perusahaan, sehingga tidak lalai dengan limbah perusahaan, apalagi sampai dibuang sembarangan, dan tentunya akan merugikan masyarakat banyak, dan merusak ekosistem serta lingkungan.‎

Recko mengharapkan PT. EMA segera melakukan perbaikan terhadap kolam penampungan limbahnya, sehingga pencemaran serupa tidak terulang kembali, dan merugikan masyarakat di sekitar aliran Sungai Rokan yang mengalir di lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Kepenuhan.‎

Ditanya ‎soal ganti Rugi dampak yang telah ditimbulkan oleh pencemaran limbah PKS PT. EMA, Recko mengaku pihaknya akan menggelar musyawarah mufakat dengan para kepala desa yang terkena dampak dari pencemaran limbah tersebut.‎

"Kita lakukan musyawarah dulu, apa-apa saja yang perlu diganti rugi, serta sebesar apa dampaknya terhadap lingkungan, kemudian baru kita lakukan mediasi dengan perusahaan," kata Recko masih didampingi sejumlah Kades dan Lurah Kepenuhan Tengah.‎

Recko sangat berterima kasih terhadap respon cepat Bupati Rohul Suparman terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di Kecamatan Kepenuhan.

Sementara, Manager PKS. PT. EMA Hasoloan Sianturi mengatakan pihak perusahaan akan segera melakukan perbaikan kolam limbah yang jebol.

"Ya kita akan segera perbaiki," kata Hasoloan Sianturi singkat kepada wartawan.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Sonya Cahayu
Mau cari Bonus 7 Kemenangan Berturut - turut? Di id303. com ada loh !!! hayo coba kunjungi :) id303(titik)com whatsapp : +6281326993756 BBM : 7B3130BF


loading...

Berita lainnya..........
- 4 Warga Riau Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba Belum Ditemukan
- BPBD Inhil Ingatkan Warga Waspada Longsor Susulan
- Longsor Ancam Jalan Nasional di Inhill, Dinas PUPR Riau Langsung Berkoordinasi Dengan PJN
- Diprediksi, Gerimis Menguyur Sebagian Besar Wilayah Riau Nant Malam
- Dibantu Bankeu, 6 Jembatan Besar Dibangun di Kabupaten Rohul Mulai 2018
- 1 Rumah dan 2 Gudang Rusak Akibat Longsor di Tembilahan Hulu, Inhil
- Dugaan Penjarahan Pasir Ilegal Rupat, Kemana Penegak Hukum di Laut?


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com