Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:26
Pencemaran Sungai Kerumutan, Legislator Pelalawan Ramai-ramai Angkat Bicara

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:24
Bobol Showroom di Pekanbaru, Kawanan Maling Gondol 5 Unit Mobil Bekas

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:20
Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:17
Partai Demokrat Panggil Putra dan Putri Terbaik Rohul sebagai Bacaleg di Pileg 2019

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:10
46 Casis dari Lanud Rsn Siap Ikuti Seleksi SMA Pradita Dirgantara

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:08
Pertumbuhan Ekonomi Melambat,
Riau dan Kepri Harus Turunkan PBBKB Pertalite


Jum’at, 23 Pebruari 2018 16:56
Hari Peduli Sampah, Forkopincam Mandau Taja Goro Massal di Duri

Jum’at, 23 Pebruari 2018 16:34
Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam

Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:49
Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati


Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:27
Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 Oktober 2017 19:35
Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan


Tim Terpadu dari Pemkab Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA). Perusahaan itu dituduh telah mencemari sungai dengan limbahnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tim Terpadu dari Pemkab Rokan Hulu (Rohul), terdiri petugas Dinas lingkungan hidup (DLH) ‎Rohul dan Satpol PP Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA), Kamis (19/10/2017).‎

Penutupan sementara operasional dilakukan setelah kolam penampungan limbah cair PKS PT. EMA beroperasi di Desa Sei Rokan Jaya, Kecamatan Kepenuhan, Rohul, terindikasi bocor dan mencemari aliran Sungai Bolompam hingga bermuara ke Sungai Rokan.‎‎

Dampak cemaran limbah tersebut, aliran Sungai Bolopam, Sungai Rokan yang mengaliri lima desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Kepenuhan tercemar, yakni Desa Kepenuhan Sei Rokan Jaya, Desa Kepenuhan Timur, Desa Kepenuhan Hilir, Desa Ulak Patian, Desa Rantau Binuang Sakti, dan Kelurahan Kepenuhan Tengah.‎

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohul Hen Irpan, melalui Kabid Pengawasan pengendalian dan Pemulihan Afrizal mengungkapkan penutupan sementara atau penyegelan PKS PT. EMA sesuai intruksi dari Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si.‎

Penutupan sementara operasional PKS PT. EMA, menurut Afrizal berlaku selama perusahaan belum memperbaiki kolam limbah yang jebol. Perusahaan juga diminta meninggikan tanggul kolam penampungan limbahnya.‎

"Jadi ini tergantung oleh perusahaan. Kalau mau cepat beroperasi ya segera diperbaiki (kolam limbah), ‎sehingga perusahaan bisa beroperasi kembali," kata Afrizal.‎

Sementara, Camat Kepenuhan Re‎cko Roeandra S.STP mengaku penyegelan dilakukan Tim Terpadu tentunya merupakan dampak dari tercemarnya sungai akibat kelalaian PKS PT. EMA, sebab sudah merugikan warga lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kepenuhan.‎

"Penyegelan ini kan bersifat sementara. Kalau perusahaan bisa cepat menyelesaikan kolam limbah yang jebol dan meninggikan dinding kolam tentunya penyegelan akan dibuka kembali," jelasnya.‎

Recko menambahkan penyegelan seperti ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh perusahaan, sehingga tidak lalai dengan limbah perusahaan, apalagi sampai dibuang sembarangan, dan tentunya akan merugikan masyarakat banyak, dan merusak ekosistem serta lingkungan.‎

Recko mengharapkan PT. EMA segera melakukan perbaikan terhadap kolam penampungan limbahnya, sehingga pencemaran serupa tidak terulang kembali, dan merugikan masyarakat di sekitar aliran Sungai Rokan yang mengalir di lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Kepenuhan.‎

Ditanya ‎soal ganti Rugi dampak yang telah ditimbulkan oleh pencemaran limbah PKS PT. EMA, Recko mengaku pihaknya akan menggelar musyawarah mufakat dengan para kepala desa yang terkena dampak dari pencemaran limbah tersebut.‎

"Kita lakukan musyawarah dulu, apa-apa saja yang perlu diganti rugi, serta sebesar apa dampaknya terhadap lingkungan, kemudian baru kita lakukan mediasi dengan perusahaan," kata Recko masih didampingi sejumlah Kades dan Lurah Kepenuhan Tengah.‎

Recko sangat berterima kasih terhadap respon cepat Bupati Rohul Suparman terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di Kecamatan Kepenuhan.

Sementara, Manager PKS. PT. EMA Hasoloan Sianturi mengatakan pihak perusahaan akan segera melakukan perbaikan kolam limbah yang jebol.

"Ya kita akan segera perbaiki," kata Hasoloan Sianturi singkat kepada wartawan.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Sonya Cahayu
Mau cari Bonus 7 Kemenangan Berturut - turut? Di id303. com ada loh !!! hayo coba kunjungi :) id303(titik)com whatsapp : +6281326993756 BBM : 7B3130BF


loading...

Berita lainnya..........
- Pencemaran Sungai Kerumutan, Legislator Pelalawan Ramai-ramai Angkat Bicara
- Hari Peduli Sampah, Forkopincam Mandau Taja Goro Massal di Duri
- Dikucuri Dana BRG Sekira Rp50 Miliar,
Riau Prioritaskan Bangun Kanal dan Pemberdayaan Masyarakat

- Berdekatan dengan Sungai,
Aktivitas Limbah PKS PT MAS Sangat Rentan Cemari Sungai Kerumutan

- Diduga Akibat Limbah PT MAS,
Sungai Kerumutan di Bandar Petalangan Tercemar Lagi

- Hadapi Cuaca Ekstrim,
Kapolres Inhil Instruksikan Jajaran Polsek Siaga Karlahut

- Masih Terbakar, Besok BRG Tinjau Sekat Kanal di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.29.208
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com