Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

Ahad, 9 Desember 2018 13:22
Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah

Ahad, 9 Desember 2018 12:56
Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir

Ahad, 9 Desember 2018 12:53
Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 Oktober 2017 19:35
Limbah Cemari Sungai,
Pemkab Rohul Tutup Sementara Operasional PKS PT EMA‎ di Kepenuhan


Tim Terpadu dari Pemkab Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA). Perusahaan itu dituduh telah mencemari sungai dengan limbahnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Tim Terpadu dari Pemkab Rokan Hulu (Rohul), terdiri petugas Dinas lingkungan hidup (DLH) ‎Rohul dan Satpol PP Rohul menyegel atau menutup sementara operasional Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Eluan Mahkota (EMA), Kamis (19/10/2017).‎

Penutupan sementara operasional dilakukan setelah kolam penampungan limbah cair PKS PT. EMA beroperasi di Desa Sei Rokan Jaya, Kecamatan Kepenuhan, Rohul, terindikasi bocor dan mencemari aliran Sungai Bolompam hingga bermuara ke Sungai Rokan.‎‎

Dampak cemaran limbah tersebut, aliran Sungai Bolopam, Sungai Rokan yang mengaliri lima desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Kepenuhan tercemar, yakni Desa Kepenuhan Sei Rokan Jaya, Desa Kepenuhan Timur, Desa Kepenuhan Hilir, Desa Ulak Patian, Desa Rantau Binuang Sakti, dan Kelurahan Kepenuhan Tengah.‎

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rohul Hen Irpan, melalui Kabid Pengawasan pengendalian dan Pemulihan Afrizal mengungkapkan penutupan sementara atau penyegelan PKS PT. EMA sesuai intruksi dari Bupati Rohul H. Suparman S.Sos, M.Si.‎

Penutupan sementara operasional PKS PT. EMA, menurut Afrizal berlaku selama perusahaan belum memperbaiki kolam limbah yang jebol. Perusahaan juga diminta meninggikan tanggul kolam penampungan limbahnya.‎

"Jadi ini tergantung oleh perusahaan. Kalau mau cepat beroperasi ya segera diperbaiki (kolam limbah), ‎sehingga perusahaan bisa beroperasi kembali," kata Afrizal.‎

Sementara, Camat Kepenuhan Re‎cko Roeandra S.STP mengaku penyegelan dilakukan Tim Terpadu tentunya merupakan dampak dari tercemarnya sungai akibat kelalaian PKS PT. EMA, sebab sudah merugikan warga lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kepenuhan.‎

"Penyegelan ini kan bersifat sementara. Kalau perusahaan bisa cepat menyelesaikan kolam limbah yang jebol dan meninggikan dinding kolam tentunya penyegelan akan dibuka kembali," jelasnya.‎

Recko menambahkan penyegelan seperti ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh perusahaan, sehingga tidak lalai dengan limbah perusahaan, apalagi sampai dibuang sembarangan, dan tentunya akan merugikan masyarakat banyak, dan merusak ekosistem serta lingkungan.‎

Recko mengharapkan PT. EMA segera melakukan perbaikan terhadap kolam penampungan limbahnya, sehingga pencemaran serupa tidak terulang kembali, dan merugikan masyarakat di sekitar aliran Sungai Rokan yang mengalir di lima desa dan satu kelurahan yang ada di Kecamatan Kepenuhan.‎

Ditanya ‎soal ganti Rugi dampak yang telah ditimbulkan oleh pencemaran limbah PKS PT. EMA, Recko mengaku pihaknya akan menggelar musyawarah mufakat dengan para kepala desa yang terkena dampak dari pencemaran limbah tersebut.‎

"Kita lakukan musyawarah dulu, apa-apa saja yang perlu diganti rugi, serta sebesar apa dampaknya terhadap lingkungan, kemudian baru kita lakukan mediasi dengan perusahaan," kata Recko masih didampingi sejumlah Kades dan Lurah Kepenuhan Tengah.‎

Recko sangat berterima kasih terhadap respon cepat Bupati Rohul Suparman terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di Kecamatan Kepenuhan.

Sementara, Manager PKS. PT. EMA Hasoloan Sianturi mengatakan pihak perusahaan akan segera melakukan perbaikan kolam limbah yang jebol.

"Ya kita akan segera perbaiki," kata Hasoloan Sianturi singkat kepada wartawan.***(zal)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Sonya Cahayu
Mau cari Bonus 7 Kemenangan Berturut - turut? Di id303. com ada loh !!! hayo coba kunjungi :) id303(titik)com whatsapp : +6281326993756 BBM : 7B3130BF


loading...

Berita lainnya..........
- Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai
- Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan
- Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah
- Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir
- Buaya Sepanjang Tiga Meter Berkeliaran Saat Banjir di Kuansing
- Tahun Ini 450 Warga Bengkalis Terserang Virus TBC
- Peringati Hari Menanam Pohon, RAPP Tanam Ribuan Pohon di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com