Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Oktober 2018 08:44
Pemprov dan Kejayi Riau Bersiap Teken MoU Penyelesaian Perdata

Rabu, 24 Oktober 2018 06:40
Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Sukses dan Meriah

Rabu, 24 Oktober 2018 06:38
Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal

Selasa, 23 Oktober 2018 20:11
MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser

Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Pebruari 2018 21:20
Belum Setahun, Jalan Riau-Sumbar di Kuok Kembali Amblas

Jalur transportasi Riau-Sumbar kembali terganggu. Jalan nasional peghubung dua provinsi tepatnya di Desa Kuok, Kampar kembali amblas.

Riauterkini-KUOK - Belum genap setahun, jalan nasional di KM 67/70 Dusun Bukit Agung, Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar kembali amblas, Rabu (7/2/18) sore. Akibatnya, jalur transportasi yang menghubungkan dua provinsi ini terganggu dan harus melewati jalur alternatif.

Berdasarkan catatan kami, titik kerusakan saat ini pernah mengalami kejadian serupa pada 16 Maret 2017.

Dari pantauan di lapangan, hingga pukul 17.30 WIB, titik jalan yang rusak ini sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan dan semua kendaraan harus melewati jalur alternatif. Jika dari Bangkinang menuju arah Sumbar kendaraan masuk di gerbang Desa Wisata di Dusun Pulau Belimbing, Desa Kuok dan keluar di Simpang Gajah, Desa Kuok. Jalur alternatif ini panjangnya sekira 2 kilometer. Pengendara harus berhati-hati karena selain jalan cukup sempit, sebagian ruas jalan alternatif ini belum diaspal.

Awalnya beberapa jam setelah jalan amblas, titik kerusakan ini masih bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dengan sistem buka tutup. Namun beberapa jam setelah itu ruas jalan ini benar-benar dibongkar.

Cepatnya pengerjaan perbaikan tak terlepas dari andil Bupati Kampar H Azis Zaenal yang turun ke lokasi begitu mendapatkan kabar pada Rabu (7/2/18) siang.

Bupati Azis Zaenal langsung memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar yang diwakili salah seorang kepala bidang Nazaruddin.

Di lokasi Azis Zaenal langsung memerintahkan agar segera dilakukan perbaikan secepat mungkin karena ruas jalan nasional Riau-Sumbar ini jalur padat kendaraan. Menurut Azis, jika penanganannya lambat maka akan banyak masyarakat terkendala dan mobil pembawa sembako dan bahan kebutuhan lainnya untuk masyarakat Riau akan terganggu.

"Mulai sore ini harus sudah mulai dikerjakan," tegas Azis.

Untuk diketahui kerusakan sebelumnya juga ditanggapi dengan cepat oleh Azis Zaenal meskipun ia saat itu belum dilantik sebagai Bupati Kampar.(man)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal
- Longsor di Rantau Berangin, Jalur Riau-Sumbar Tersendat
- Hasil Uji BPOM, Anggur Murah Asal China tak Mengandung Formalin
- BBKSDA Identifikasi Buaya di Sungai Siak adalah Sinyulong
- Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Gondai Oleh PT PSJ,
Legislator Pelalawan Nazaruddin Arnazh Desak DLH Turun ke Lapangan

- Warga Langgam Temukan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir ke Sungai Gondai
- Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com