Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Agustus 2018 16:48
28 Bacalon DPD Asal Riau Dinyatakan MS

Sabtu, 18 Agustus 2018 14:00
Merdeka, Kemeriahan HUT ke-73 RI di SMAN 8 Mandau, Bengkalis

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:24
Bupati Wardan Pimpin Peringatan ke-57 Hari Pramuka di Kwarcab Kwarcab Pramuka Inhil

Sabtu, 18 Agustus 2018 13:20
Jamu Paskibraka di Malam Resepsi, Bupati Kuansing Ucapkan Terima Kasih

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:56
Bupati Serahkan Remisi 407 Napi Lapas Bengkalis

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:39
Diguyur Hujan Lebat, Dirut Bank Riau Kepri Pimpin Upacara HUT RI ke 73

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:28
Gagah, Mantan Presiden BJ Habibi Berteluk Belange Hadir di Sitana Merdeka

Sabtu, 18 Agustus 2018 10:23
Peringati HUT ke-73 RI, PDIP Riau Ajak Syukuri Kemerdekaan

Sabtu, 18 Agustus 2018 07:47
Dalam Kondisi Sehat, JCH Pelalawan Mulai Bergerak ke Arofah

Jum’at, 17 Agustus 2018 22:15
Empat Putra Terbaik Pangean Berkumpul di HUT ke 73 RI


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 17:02
Siaga Karhutla,
Kawasan Hutan dan Lahan 3 Kecamatan di Bengkalis Dipantau Lewat Udara


Upika dan perusahaan swasta di Bengkalis melakukan pemantauan udara untuk mengetahui adanya titik api yang muncul. Hal ini dilakukan mengingat cuaca panas terik telah terjadi lebih dari sepekan. Siaga!

Riauterkini-BENGKALIS- Cuaca panas terik yang terjadi lebih dari sepekan, guna mengantisipasi dan upaya pengendalian sejak dini serta siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksama, Kabupaten Bengkalis, tiga unsur pemerintahan kecamatan (Upika) dan perusahaan melakukan pemantaun melalui udara, Jum'at (9/2/18) siang.

Pemantauan melalui udara tersebut menggunakan Helikopter Super Puma milik Sinar Mas Group, Upika Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksamana untuk memantau titik api.

Fire Marshall PT. SPM, Yudhi Johari mengatakan, tujuan operasi pantauan udara adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi Karhutla, pengecekan embung air Desa Batang Duku yang diberikan oleh PT. SPM kepada pihak desa dan sekaligus memantau aktivitas illegal loging atau pembalakan liar di kawasan Cagar Biosfer.

"Kegiatan ini juga merupakan kerjasama perusahaan dengan pihak pemerintahan dalam antisipasi Karhutla," kata Yudhi.

Sementara itu, Danramil Bukitbatu Kapt. Isnanu menyebutkan, dari hasil patroli udara yang dilakukan, tidak ditemukan adanya indikasi Karhutla di tiga kecamatan tersebut. Pemantauan akan terus dilakukan secara rutin, baik jalur darat maupun udara.

"Tidak kami temukan indikasi Karhutla, namun harus selalu siaga. Akan terus melakukan pantauan secara rutin," kata Isnanu.

Kepala Desa Batang Duku, Kecamatan Bukitbatu Sapri Syafi'i berharap, agar hutan di seluruh daerah khususnya daerah di gerbang laksamana tidak mengalami kebakaran. Seluruh elemen masyarakat serta unsur pemerintahan harus salinf bahu-membahu mencegah Karhutla.

"Semoga sepanjang tahun nihil Karhutla, agar hutan senantiasa lestari," harapnya.

Turut melakukan pemantauan melalui udara Camat Bukitbatu Reza Novendra, Camat Bandar Laksamana, Kapolsek Bukitbatu, Kapolsek Siakkecil, Humas PT. BBAH Bukitbatu, Herman.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi
- Antisipasi Kabut Asap,
Diskes Riau Mulai Siapkan 350 Ribu Masker

- Kreatifnya Warga Perumahan YLZ Bangkinang, Olah Limbah jadi Hiasan HUT ke-73 RI
- Muncul 121 Titik Api, Kebakaran Lahan Kian Meluas di Riau
- Sore Ini Hotspot di Riau Turun Drastis
- Jumlah Hotspot di Rohil Paling Banyak di Sumatera
- Meranti Terparah, Kebakaran di Riau Sudah Memanggang 3.227 Hektar Lahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com