Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Pebruari 2018 10:01
Kampanye Dialogis di Bagansinembah,
Cawagubri Edy Nasution Dicurhati Tokoh Masyarakat


Senin, 26 Pebruari 2018 09:52
Polsek Pangkalan Kuras, Pelalawan Tangkap Dua Jambret

Senin, 26 Pebruari 2018 08:26
Bersama RAPP, Warga Pelalawan Manfaatkan Lahan untuk Tanam Pohon

Senin, 26 Pebruari 2018 08:22
City Gas, Cara Pemko Pekanbaru Memudahkan Masyarakat Dapatkan Keperluan Rumah Tangga

Ahad, 25 Pebruari 2018 22:01
Ditabrak Truck Balak, Anggota Damkar Mandau, Bengkalis Tewas Ditempat

Ahad, 25 Pebruari 2018 21:42
Seorang Suami di Inhu Tega Bunuh Istrinya

Ahad, 25 Pebruari 2018 19:45
LE Mulai Kampanyekan Prabowo-Cak Imin untuk Pilpres 2019

Ahad, 25 Pebruari 2018 16:38
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:48
Capella Honda Serahkan Unit PCX150 Kepada 10 Konsumen Pembeli Perdana

Ahad, 25 Pebruari 2018 15:43
Ini Rencana Besar Pasangan AYO untuk Kota Dumai


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 17:02
Siaga Karhutla,
Kawasan Hutan dan Lahan 3 Kecamatan di Bengkalis Dipantau Lewat Udara


Upika dan perusahaan swasta di Bengkalis melakukan pemantauan udara untuk mengetahui adanya titik api yang muncul. Hal ini dilakukan mengingat cuaca panas terik telah terjadi lebih dari sepekan. Siaga!

Riauterkini-BENGKALIS- Cuaca panas terik yang terjadi lebih dari sepekan, guna mengantisipasi dan upaya pengendalian sejak dini serta siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksama, Kabupaten Bengkalis, tiga unsur pemerintahan kecamatan (Upika) dan perusahaan melakukan pemantaun melalui udara, Jum'at (9/2/18) siang.

Pemantauan melalui udara tersebut menggunakan Helikopter Super Puma milik Sinar Mas Group, Upika Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksamana untuk memantau titik api.

Fire Marshall PT. SPM, Yudhi Johari mengatakan, tujuan operasi pantauan udara adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi Karhutla, pengecekan embung air Desa Batang Duku yang diberikan oleh PT. SPM kepada pihak desa dan sekaligus memantau aktivitas illegal loging atau pembalakan liar di kawasan Cagar Biosfer.

"Kegiatan ini juga merupakan kerjasama perusahaan dengan pihak pemerintahan dalam antisipasi Karhutla," kata Yudhi.

Sementara itu, Danramil Bukitbatu Kapt. Isnanu menyebutkan, dari hasil patroli udara yang dilakukan, tidak ditemukan adanya indikasi Karhutla di tiga kecamatan tersebut. Pemantauan akan terus dilakukan secara rutin, baik jalur darat maupun udara.

"Tidak kami temukan indikasi Karhutla, namun harus selalu siaga. Akan terus melakukan pantauan secara rutin," kata Isnanu.

Kepala Desa Batang Duku, Kecamatan Bukitbatu Sapri Syafi'i berharap, agar hutan di seluruh daerah khususnya daerah di gerbang laksamana tidak mengalami kebakaran. Seluruh elemen masyarakat serta unsur pemerintahan harus salinf bahu-membahu mencegah Karhutla.

"Semoga sepanjang tahun nihil Karhutla, agar hutan senantiasa lestari," harapnya.

Turut melakukan pemantauan melalui udara Camat Bukitbatu Reza Novendra, Camat Bandar Laksamana, Kapolsek Bukitbatu, Kapolsek Siakkecil, Humas PT. BBAH Bukitbatu, Herman.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Bersama RAPP, Warga Pelalawan Manfaatkan Lahan untuk Tanam Pohon
- Plt Wako Kampanyekan '"Pekanbaru Bersih, Bisa Kok" di Car Free Day
- Sempena HPSN, Pemko Janji Tuntaskan Sampah dalam Tuga Bulan
- Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis
- Sudah Makan Korban Jiwa, Warga Desak Perbaikan Jalan Kubang
- Diduga Buang Limbah Saat Hujan Deras,
Pencemaran Sungai Kerumatan oleh PT MAS Semakin Terkuak

- Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.30.26
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com