Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Januari 2019 22:28
Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya

Ahad, 20 Januari 2019 22:09
Bedah Rumah Kuli Pendorong Gerobak, Ini Apresiasi dari Plt Bupati Kampar kepada Dandim 0313/KPR

Ahad, 20 Januari 2019 18:31
Dinilai Ada Penyimpangan, Warga Air Jernih, Inhu Blokir Pembuatan Jalan Desa

Ahad, 20 Januari 2019 17:25
Camat Bangko Pusako-PT SRL Blok III Sosialisasikan Pencegahan Karlahut

Ahad, 20 Januari 2019 16:29
Silaturrahmi ke Warga Duri, Septian Nugraha Tegaskan Nyaleg Demi Kepentingan Publik

Ahad, 20 Januari 2019 16:25
PT PHE Kampar DideadlineMulai Aspal Jalan Poros Kerumutan Awal Februari

Ahad, 20 Januari 2019 14:39
Serap Aspirasi, Caleg DPR RI Ini Blusukan hingga ke Pelosok Pelalawan

Ahad, 20 Januari 2019 13:16
Serunya Mararua, Rame-rame Tangkap Ikan Masyarakat Kuansing

Ahad, 20 Januari 2019 07:20
Plt Bupati Kampar dan Banyak Bejabat Hadiri Pengukuhan Lembaga Adat Kenegerian Tapung

Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Pebruari 2018 17:02
Siaga Karhutla,
Kawasan Hutan dan Lahan 3 Kecamatan di Bengkalis Dipantau Lewat Udara


Upika dan perusahaan swasta di Bengkalis melakukan pemantauan udara untuk mengetahui adanya titik api yang muncul. Hal ini dilakukan mengingat cuaca panas terik telah terjadi lebih dari sepekan. Siaga!

Riauterkini-BENGKALIS- Cuaca panas terik yang terjadi lebih dari sepekan, guna mengantisipasi dan upaya pengendalian sejak dini serta siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksama, Kabupaten Bengkalis, tiga unsur pemerintahan kecamatan (Upika) dan perusahaan melakukan pemantaun melalui udara, Jum'at (9/2/18) siang.

Pemantauan melalui udara tersebut menggunakan Helikopter Super Puma milik Sinar Mas Group, Upika Bukitbatu, Siakkecil dan Bandar Laksamana untuk memantau titik api.

Fire Marshall PT. SPM, Yudhi Johari mengatakan, tujuan operasi pantauan udara adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi Karhutla, pengecekan embung air Desa Batang Duku yang diberikan oleh PT. SPM kepada pihak desa dan sekaligus memantau aktivitas illegal loging atau pembalakan liar di kawasan Cagar Biosfer.

"Kegiatan ini juga merupakan kerjasama perusahaan dengan pihak pemerintahan dalam antisipasi Karhutla," kata Yudhi.

Sementara itu, Danramil Bukitbatu Kapt. Isnanu menyebutkan, dari hasil patroli udara yang dilakukan, tidak ditemukan adanya indikasi Karhutla di tiga kecamatan tersebut. Pemantauan akan terus dilakukan secara rutin, baik jalur darat maupun udara.

"Tidak kami temukan indikasi Karhutla, namun harus selalu siaga. Akan terus melakukan pantauan secara rutin," kata Isnanu.

Kepala Desa Batang Duku, Kecamatan Bukitbatu Sapri Syafi'i berharap, agar hutan di seluruh daerah khususnya daerah di gerbang laksamana tidak mengalami kebakaran. Seluruh elemen masyarakat serta unsur pemerintahan harus salinf bahu-membahu mencegah Karhutla.

"Semoga sepanjang tahun nihil Karhutla, agar hutan senantiasa lestari," harapnya.

Turut melakukan pemantauan melalui udara Camat Bukitbatu Reza Novendra, Camat Bandar Laksamana, Kapolsek Bukitbatu, Kapolsek Siakkecil, Humas PT. BBAH Bukitbatu, Herman.***(dik)



Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sepanjang 2019, BRG Targetkan Restorasi 143.000 Hektare Gambut Konsesi Perusahaan Riau
- Petani Muara Bungkal Sambut Program DMPA PT AA-SMF
- Buntut Pembunuhan Burung Enggang oleh Warga,
Pemuka Adat Minta BKSDA Sosialisasikan UU Hewan Dilindungi

- Masyarakat Bandar Alai, Kuansing Dambakan Perbaikan Jakan
- FERT RAPP Siap Antisipasi Karhutla Selama El Nino  
- Banjir Melanda, Sejumlah Desa di Dua Kecamatan di Kampar Terisolir
- RAPP Lakukan Penghijauan di Seluruh Kecamatan di Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com