Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 17:43
800 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Bantuan Dinsos Bengkalis

Senin, 21 Mei 2018 17:39
Kadernya Jadi Tersangka Politik Uang,
Demokrat Riau Junjung Tinggi Azas Praduga Tak Bersalah


Senin, 21 Mei 2018 16:57
Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba


Senin, 21 Mei 2018 16:19
Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP


Senin, 21 Mei 2018 15:32
Geram dengan Menag,
Plt Gubri Besok Temui Moeldoko Ceritakan Soal Embarkasi Haji Antara


Senin, 21 Mei 2018 15:27
Pj Sekdakab Rohul: Melalui Puasa Ramadhan, Tingkatkan Keimanan dan Sabar

Senin, 21 Mei 2018 15:14
23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola

Senin, 21 Mei 2018 15:10
Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai


Senin, 21 Mei 2018 15:01
Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang

Senin, 21 Mei 2018 14:58
In syaa Allah, Andi Rachman dan Wardan Bisa Menang di Atas 80 Persen di Pulau Burung


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 10 Pebruari 2018 19:21
Belum Tertangkap, Tim Rescue Gabungan Terus Buru Harimau di Inhil

Hingga kini, harimau yang menewaskan pekerja PT THIP belum tertangkap. Tim Rescue Gabungan terus memburu untuk mentransrelokasi harimau.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait relokasi harimau di Pelangiran Inhil, Humas BBKSDA Riau, Dian Indriati Sabtu (10/2/18) mengatakan, sampai dengan saat ini memasuki hari ke 37 tim Rescue gabungan Balai Besar KSDA Riau, Polres Inhil, WWF, PKHS, PT. THIP dan PT. Arara Abadi berupaya melakukan penyelamatan satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di areal PT THIP yang telah menewaskan satu orang pekerja di perusahaan tersebut.

Tim Rescue dimaksudkan sebagai upaya mengamankan Harimau sumatera yang telah mengalami perubahan tingkah laku (inhabituasi) yg diindikasikan dengan selalu mendekat kepada manusia dan aktifitas manusia pemukiman.

Semakin meningkatnya intensitas perjumpaan Tim Rescue dgn harimau di tempat tempat umum (jalan lintas dan pemukiman) menjadi pembahasan utama dalam  evaluasi oleh Tim Rescue yang dipimpin Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Ditjen KSDAE dan Kepala Balai Besar KSDA Riau tgl 6 Februari 2018 yang lalu di Pekanbaru.

Dari hasil pembahasan rersebut, ada 6 arahan kedua pimpinan rapat. Yaitu Melakukan kajian yg mendalam dengan melibatkan para pihak yg memiliki kepedulian akan keselamatan Harimau sumatera, ntisipatif terhadap perubahan perilaku Harimau sumatera dengan cara meningkatkan sosialisasi, menambah papan informasi pada jalur dan lokasi2 yg merupakan tempat Harimau sumatera sering muncul.

Melakukan penanganan satwa agar selalu mengedepankan kesejahteraan (animal welfare) dan mengacu pada PerMen Kehutanan No. P. 48/ Menhut-II/2008 tentang Pedoman Penanggulangan Konflik Antara Manusia dan Satwa.

"Dari analisa terhadap perilaku  Harimau sumatera yg menghindari Box Trap, kedua pimpinan mengusulkan penambahan box trap yg terbuat dari bahan alami/kayu," kata Dian.

Tim juga dirahkan agar masyarakat sekitar dan Harimau sumatera di areal konflik harus menjadi fokus perhatian utama. Tim Rescue untuk menghindari konflik berulang. Dan dalam penanganan Konflik Harimau sumatera dengab manusia, Balai Besar KSDA Riau adaptif terhadap berbagai masukan. *(H-we)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Pagi Ini Hotspot Nihil, Sudah 1.868,96 Hektar Luasan Lahan Terbakar di Riau
- Kerjasama Pihak Ketiga, Dishub Pekanbaru Miliki 100 Separator
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com