Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir

Sabtu, 17 Nopember 2018 20:59
Ayo Datang ke Pantai Selatbaru, Bengkalis Ada Festival Budaya Bahari

Sabtu, 17 Nopember 2018 18:16
Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center


Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil
- Waspada Banjir dan Longsor, BMKG Prediksi Sepekan ke Depan Riau Diguyur Hujan Deras
- Berhasil Dievakuasi dari Bawah Ruko, BBKSDA Riau Kirim Harimau ke Sumbar
- Pasang Spanduk, BBKSDA Riau Peringatkan Konflik Manusia Vs Satwa
- Tim Respon Cepat BBKSDA Riau Lakukan Penyelamatan Harimau Terjebak di Inhil
- Masih Terjebak,
Tim BBKSDA Terus Berupaya Evakuasi Harimau dari Bawah Ruko di Pulau Burung, Inhil

- Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darussalam Ditemukan Meninggal dan Penuh Luka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com