Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Mei 2018 10:07
Bacakan Amanah Menkominfo, Plt Gubri Pimpin Upacara Harkitnas 2018

Senin, 21 Mei 2018 09:20
Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu

Senin, 21 Mei 2018 06:57
Menginap, Andi dan Wardan Blusukan ke Pasar Ramadhan dan Sholat Tarawih di Guntung

Ahad, 20 Mei 2018 21:25
Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki

Ahad, 20 Mei 2018 18:16
Kasatpol PP Inhil Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Hentikan Aktifitas Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 17:42
BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang

Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Produksi Sampah di Kota Pekanbaru Lampau 500 Ton Sehari
- BRG Beri Dai 3 Provinsi Pelatihan Restorasi Gambut
- APP dan UNAS Jakarta Teliti Cagar Biosfer GSKBB Bengkalis
- Dinas PUPR Riau Gesa Perbaikan Kerusakan Jalan Provinsi di Inhil
- PLTA Lompatan Harimau Ditolak, Jokowi Pastikan Masyarakat tak DIrugikan
- Besok, IKA Faperika-IKA PPS IL UNRI Tanam Pohon di PLTA Koto Panjang
- EOF Sebut Lahan 6 Perusahaan Sawit Group Duta Palma Berada dalam Kawasan Hutan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com