Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 12 Nopember 2018 22:06
Tarik Menarik Tas Sama Pelaku Jambret, Pegawai PN Pekanbaru Tersungkur

Senin, 12 Nopember 2018 22:01
Jadikan Jembatan Sebagai Tempat Nongkrong, Polsek Pangean, Kuansing Gelar Patroli

Senin, 12 Nopember 2018 21:57
Bertengkar Masalah Kerjaan, Warga Bima, NTB Tewas Dipukul Rekan Kerjanya

Senin, 12 Nopember 2018 21:27
Tantangan Pengelolaan Ekosistem Gambut,
Bupati Meranti Jadi Pembicara Tropical Peatland Roundtable Discussion


Senin, 12 Nopember 2018 20:53
Dititipkan di Lapas, Kurir Sabu 5 Kg Tahanan Kejari Bengkalis Meninggal Dunia

Senin, 12 Nopember 2018 20:47
Bertemu Presiden Jokowi, Bupati Inhil Sampaikan Proposal dan Permasalahan Perkelapaan

Senin, 12 Nopember 2018 20:26
Polda Riau Kalah Dipraperadilkan Seorang Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil

Senin, 12 Nopember 2018 19:40
Tingkatkan PAD, Bapenda Minta Masukan dari Kejari Kuansing

Senin, 12 Nopember 2018 19:10
Dewan Pastikan Pembangunan Fly Over Simpang IV Mall SKA Tak Selesai Tahun Ini

Senin, 12 Nopember 2018 18:07
Polisi Pastikan Mr X di Bawah Jembatan Jondul Adalah Dokter Mukhlis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Taman Bunga Replika Istana Kerajaan Indragiri Inhu Viral di Medsos
- Diduga Korsleting, 2 Rumah Petak Semi Permanen di Duri, Ludes Dilalap Api
- Terendam Banjir, Ratusan Hektar Padi di Kaunsing Gagal Panen
- Sehari, Dua Balita di Inhu Tewas Tenggelam dalam.Banjir
- Pelalawan Masih Siaga, Kuansing dan Inhu Tanggap Darurat Banjir
- Dinkes Rohul Temukan 19 Kasus DBD Selama Oktober dan September 2018
- Diduga Buang Limbah ke Anak Sungai, DLH Siak Temukan Saluran Air tak Wajar di PT ATM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com