Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Pebruari 2018 22:24
Ratusan Kader PDIP Riau Ikuti Rakerdasus Riau

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:49
Posko Loyalis Firdaus-Rusli di Duri, Bengkalis Dirusak OTK

Sabtu, 17 Pebruari 2018 21:19
Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Abdul Halim Nahkodai KB PII Riau 

Sabtu, 17 Pebruari 2018 20:57
Perdana di Sumatera,
Musisi Lintas Genre Kolaborasi Hadirkan Pekanbaru Rockin' Day


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:18
Bangkitkan Ekonomi Riau,
Lukman Edy Ingin Dirikan BUMD Perkebunan dan Konstruksi


Sabtu, 17 Pebruari 2018 19:12
Ikut Festival Perang Air,
Wisatawan Mancanegara Terus Berdatangan ke Selatpanjang


Sabtu, 17 Pebruari 2018 17:01
Dua Luka-luka,
Satu Unit Truk Molen Masuk Lubang Box di Halaman Kantor Camat Sail


Sabtu, 17 Pebruari 2018 16:54
Pemkab Kuansing DiimbauTepat Sasaran Salurkan Bibit Sawit

Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:51
Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan


Sabtu, 17 Pebruari 2018 15:09
KPU Gelar Rekapitulasi Parpol, 2 Parpol Tak Memenuhi Syarat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kunjungi Ekowisata Pantai Solop,
Pjs Bupati Inhil Nyatakan Kalau Dikelola dengan Baik Mampu Angkat Ekonomi Masyarakat Tempatan

- 6 Titik Api Terpantau di Riau
- Hanguskan Sekitar 70 Ruko, Kebakaran Cina Town Siak Nihil Korban Jiwa
- Cagubri Syamsuar Sedih Lihat Lokasi Cina Town Siak yang Terbakar
- Gedung Sekolah Zaman Kerajaan Siak Turut Dilalap Si Jago Merah
- Sehari, 8 Hektar Lahan di Duri, Bengkalis Terbakar
- Insiden Kebakaran Asrama Polisi, Pjs Bupati Inhil Serahkan Bantuan kepada Kapolres


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.83.97.54
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com