Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 09:19
Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing
- Sambut Hari Peduli Sampah 2019, Polair, FKPM dan Netral 'Bungkus' Sampah Pantai di Bengkalis
- Lahan Gambut di Pulau Bengkalis Terbakar
- Gajah Masuk Rumbai, BBKSDA Turunkan Tim
- Dukung Status Siaga Karhutla di Riau,
BPBD Ajukan Pengadaan Helikopter Water Boombing ke Pusat

- Gubri Tetapkan Status Siaga Karhutla Hingga Oktober Mendatang
- Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com