Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 September 2018 17:34
Kemarau, Petani Kuansing Keluhkan Susutnya Air Bendungan Batang Pangean

Selasa, 25 September 2018 17:30
Satpolair Polres Bengkalis Gencar Sosialisasikan Netral

Selasa, 25 September 2018 16:22
Bersama Adkasi, Ketua DPRD Pelalawan Perjuangkan Pegawai Honorer

Selasa, 25 September 2018 15:20
Korupsi Danau Buatan, Jaksa Hadirkan Lima Saksi

Selasa, 25 September 2018 15:20
‎Peringati HUT ke-14, RSUD Rohul Terus Berupaya Lakukan Percepatan Akreditasi

Selasa, 25 September 2018 15:09
Kerjasama dengan BIG,
Anggota DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf Gelar Sosialisasi UU tentang Informasi Geopasial


Selasa, 25 September 2018 15:06
Manjakan Pelanggan Setianya,
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana dan Voucher Data Super 4G Unlimited



Selasa, 25 September 2018 15:04
Hingga September, Polda Riau Tetapkan 32 Tersangka Karhutla

Selasa, 25 September 2018 14:53
Pelaku Curanmor Jadi Babak Belur Dihajar di Kantor Gubernur Riau

Selasa, 25 September 2018 14:16
Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kemarau, Petani Kuansing Keluhkan Susutnya Air Bendungan Batang Pangean
- Sebanyak 23 Hotspot Terpantau di Sumatera, 12 Diantaranya Ada di Riau
- Kolam Taman Jalur Jadi Sasaran Tempat Pembuangan Sampah
- Hewan Penular Rabies di Bengkalis Divaksin Besok
- 2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com