Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:38
Pendukung Harris dan Zukri Bersatu, Siap Menangkan Syamsuar-Edy Natar Nasution

Jum’at, 23 Pebruari 2018 21:31
Egrek Sawit Nyangkut Kabel Listrik, Buruh PT Indosawit Tewas Kesetrum

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:45
HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:38
Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:28
YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:25
Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok

Jum’at, 23 Pebruari 2018 20:20
Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar

Jum’at, 23 Pebruari 2018 19:03
Lolos Peserta Pileg, PSI Langsung Tancap Gas Target Dua Digit

Jum’at, 23 Pebruari 2018 18:28
Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah


Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:49
Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Pebruari 2018 10:19
Demi Asean Games, Presiden Minta Nihil Karlahut di Riau

Presiden Jokowi memberikan tugas khusus pada Riau untuk maksimal mencegah kebakaran lahan dan hutan. Jangan sampai bangsa malu karena penyelenggaraan Asean Games terganggu kabut asap.

Sukseskan Asean Games, Presiden Minta Riau Cegah Karlahut

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden Joko Widodo minta Riau tahun ini harus bebas asap. Hal ini dimaksudkan untuk mendukung pelaksanaan Asean Games yang dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada Agustus mendatang.

"Sesuai intruksi Presiden Riau harus bebas asap. Karena Riau harus bisa menopang agenda Asean Games Agustus nanti," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger, Rabu (14/2/18).

Untuk mengantisipasinya, BPBD Riau sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Hal itu nantinya dibutuhkan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Karlahut.

Selain itu, BPBD Riau juga sudah berkoordinasi dengan bnpb meminta bantuan helikopter dan pesawat tekhnologi modifikasi cuaca. Untuk perrama satu tambah satu pesawat patroli.

Riau sendiri sedang melakukan persiapan penetapan status siaga. Indragiri Hilir, salah satunya yang sudah menetapkan status siaga.

Sesuai dengan ketentuan, minimal harus ada dua daerah yang menetapkan status siaga baru Pemerintah Provinsi Riau bisa menetapkan status yang sama.

"Saya sudah koordinasi dengan Pemkab Meranti, Inhu dan Pelalawan. Masing-masing sedang persiapan juga. Nanti kalau sudah semua menetapkan, minimal dua, barulah kita Pemprov menetapkan status siaga," ungkap Edwar.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Sulit Ditempuh, Petugas Pemadam Bengkalis Harus Berjibaku ke Lokasi KarhutlaD
- Siaga Karhutla, Tim Pemadam PT. RAPP Patroli 24 Jam
- Pencemaran Sungai Kerumutan, Legislator Pelalawan Ramai-ramai Angkat Bicara
- Hari Peduli Sampah, Forkopincam Mandau Taja Goro Massal di Duri
- Dikucuri Dana BRG Sekira Rp50 Miliar,
Riau Prioritaskan Bangun Kanal dan Pemberdayaan Masyarakat

- Berdekatan dengan Sungai,
Aktivitas Limbah PKS PT MAS Sangat Rentan Cemari Sungai Kerumutan

- Diduga Akibat Limbah PT MAS,
Sungai Kerumutan di Bandar Petalangan Tercemar Lagi



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.55.151
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com