Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Oktober 2018 08:44
Pemprov dan Kejayi Riau Bersiap Teken MoU Penyelesaian Perdata

Rabu, 24 Oktober 2018 06:40
Bursa Inovasi Desa Kabupaten Kampar Sukses dan Meriah

Rabu, 24 Oktober 2018 06:38
Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal

Selasa, 23 Oktober 2018 20:11
MUI Bengkalis Sesalkan Bendera Bertuliskan Tauhid Dibakar Oknum Banser

Selasa, 23 Oktober 2018 17:57
Cuaca Buruk Jadi Kendala Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Pakning, Bengkalis

Selasa, 23 Oktober 2018 17:51
Korupsi Kredit Fiktif BRI Agro Pekanbaru, Mantan Kacab Diadili

Selasa, 23 Oktober 2018 17:34
Peduli Korban Banjir‎ di Rohul, BRK Pasirpangaraian Salurkan 100 Paket Sembako

Selasa, 23 Oktober 2018 17:23
Hilangkan Kesan 'Kejam',
Lapas Bengkalis Siapkan Fasilitas Taman Bermain Anak-anak Pengunjung


Selasa, 23 Oktober 2018 16:59
Diperiksa Bawaslu, Walikota Pekanbaru Akui Dukung Jokowi

Selasa, 23 Oktober 2018 16:55
Ini Pesan Kadisdikpora Rohul kepada 55 Kepsek‎ yang Baru Dilantik Bupati Sukiman


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Pebruari 2018 07:53
Kebakaran Lahan di Kepulauan Meranti Masuk Lokasi PT NSP

Kebakaran lahan masih terus berlangsung di sejumlah kawasan di Kepulauan Meranti. Bahkan kobaran api yang mengepulkan asap tebal mulai merambah lahan PT NSP.

riauterkini - SELATPANJANG - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) diwilayah Pulau Tebing Tinggi bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti semakin meluas, diperkirakan sudah hampir 200hektar lahan habis terbakar.

Bahkan kebakaran yang bermula dari lahan semak belukar milik masyarakat tersebut informasinya sudah berhimbas masuk ke wilayah lokasi perkebunan PT Nasional Sago Prima (PT NSP).

"Tadi informasinya kebakaran lahan dari perkebunan dan semak belukar milik masyarakat di Tebing Tinggi Timur itu sudah masuk ke lokasi lahan PT NSP, "tutur Danramil 02 Tebing Tinggi, Mayor Arm B Tambunan, Rabu (14/2/18) malam kepada riauterkini.com.

Menurutnya, Pihak Pemadam Kebakaran dari PT NSP dari awal sudah bersama - sama turun ke lokasi api yang membakar dilahan perkebunan sagu dan semak belukar milik masyarakat.

Tetapi akibat tiupan angin kencang dan lahan gambut, kobaran api itu sudah tidak lagi terbendung hingga merambah ke lokasi perkebunan perusahaan Sagu tersebut.

Selain masuk ke lokasi PT NSP, Kata Mayor Arm B Tambunan, Kobaran api di lahan gambut itu juga sudah mendekati pemukiman warga Desa Lukun.

"Tim gabungan dilapangan terus siaga, tadi dengan bantuan Water Bombing oleh Hely Sinar Mas sudah sangat membantu dalam pemadaman api,"ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pemadaman Karlahut itu, puluhan personil Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Perusahaan, Masyarakat, Pemdes dan Pemcam serta heli water bombing sudah dikerahkan ke lokasi.

Untuk menunjang peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau sudah mengirimkan berbagai bentuk peralatan pemadam yang diperlukan Tim gabungan.***(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Material Longsor Dibersihkan, Jalur Sumbar-Riau Kembali Normal
- Longsor di Rantau Berangin, Jalur Riau-Sumbar Tersendat
- Hasil Uji BPOM, Anggur Murah Asal China tak Mengandung Formalin
- BBKSDA Identifikasi Buaya di Sungai Siak adalah Sinyulong
- Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Gondai Oleh PT PSJ,
Legislator Pelalawan Nazaruddin Arnazh Desak DLH Turun ke Lapangan

- Warga Langgam Temukan Limbah Pabrik Kelapa Sawit Mengalir ke Sungai Gondai
- Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com