Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Rabu, 23 Januari 2019 20:53
Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'

Rabu, 23 Januari 2019 19:32
Sinergitas TNI-Polri, Polres Inhu Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kodim 0302

Rabu, 23 Januari 2019 19:13
Yowan Terpilih Menjadi Ketua LPM Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru

Rabu, 23 Januari 2019 17:04
Ratusan Prajurit Kodim 0313/KPR se-Rohul‎ Jalani Minggu Militer di Pasirpangaraian


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Pebruari 2018 07:53
Kebakaran Lahan di Kepulauan Meranti Masuk Lokasi PT NSP

Kebakaran lahan masih terus berlangsung di sejumlah kawasan di Kepulauan Meranti. Bahkan kobaran api yang mengepulkan asap tebal mulai merambah lahan PT NSP.

riauterkini - SELATPANJANG - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) diwilayah Pulau Tebing Tinggi bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti semakin meluas, diperkirakan sudah hampir 200hektar lahan habis terbakar.

Bahkan kebakaran yang bermula dari lahan semak belukar milik masyarakat tersebut informasinya sudah berhimbas masuk ke wilayah lokasi perkebunan PT Nasional Sago Prima (PT NSP).

"Tadi informasinya kebakaran lahan dari perkebunan dan semak belukar milik masyarakat di Tebing Tinggi Timur itu sudah masuk ke lokasi lahan PT NSP, "tutur Danramil 02 Tebing Tinggi, Mayor Arm B Tambunan, Rabu (14/2/18) malam kepada riauterkini.com.

Menurutnya, Pihak Pemadam Kebakaran dari PT NSP dari awal sudah bersama - sama turun ke lokasi api yang membakar dilahan perkebunan sagu dan semak belukar milik masyarakat.

Tetapi akibat tiupan angin kencang dan lahan gambut, kobaran api itu sudah tidak lagi terbendung hingga merambah ke lokasi perkebunan perusahaan Sagu tersebut.

Selain masuk ke lokasi PT NSP, Kata Mayor Arm B Tambunan, Kobaran api di lahan gambut itu juga sudah mendekati pemukiman warga Desa Lukun.

"Tim gabungan dilapangan terus siaga, tadi dengan bantuan Water Bombing oleh Hely Sinar Mas sudah sangat membantu dalam pemadaman api,"ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pemadaman Karlahut itu, puluhan personil Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Perusahaan, Masyarakat, Pemdes dan Pemcam serta heli water bombing sudah dikerahkan ke lokasi.

Untuk menunjang peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau sudah mengirimkan berbagai bentuk peralatan pemadam yang diperlukan Tim gabungan.***(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- BC Bengkalis Amankan Pompong Bermuatan Ribuan Kayu Teki
- Jalan Rusak Bikin Truk Angkut Sawit Terguling di Jalan Lintas Bono Pelalawan
- ESDM Sebut 10 Perusahaan Migas Hasilkan Tiga Jenis Limbah B3
- Sepanjang 2019, BRG Targetkan Restorasi 143.000 Hektare Gambut Konsesi Perusahaan Riau
- Petani Muara Bungkal Sambut Program DMPA PT AA-SMF
- Buntut Pembunuhan Burung Enggang oleh Warga,
Pemuka Adat Minta BKSDA Sosialisasikan UU Hewan Dilindungi

- Masyarakat Bandar Alai, Kuansing Dambakan Perbaikan Jakan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com