Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 12:42
Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan,
Wakil Rakyat di DPRD Kuansing Imbau Pemerintah Tak Persulit Masyarakat


Jum’at, 19 Oktober 2018 12:12
Sukiman Mengaku Tak Datang dan Tak Tandatangani Dokumen Dukungan

Jum’at, 19 Oktober 2018 11:49
Penuhi Panggilan Bawaslu Riau, Bupati Rohul Dicecar 33 pertanyaan

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:56
BKD Pekanbaru Akan Konsultasi ke KSN untuk Pengisian Pejabat Eselon II

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:48
Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP

Jum’at, 19 Oktober 2018 10:40
Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 

Kamis, 18 Oktober 2018 22:34
Aneh, APMS di Bengkalis Ini Tidak Jual Bensin ke Masyarakat Tapi ke Drum

Kamis, 18 Oktober 2018 21:49
Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis

Kamis, 18 Oktober 2018 20:59
Bupati Kampar Ingatkan Pelaksana Program Pamsimas yang Memahami Sistem Sanitasi

Kamis, 18 Oktober 2018 19:50
Lagi, Kada Tak Hadir Penuhi Panggilan Bawaslu


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Pebruari 2018 07:53
Kebakaran Lahan di Kepulauan Meranti Masuk Lokasi PT NSP

Kebakaran lahan masih terus berlangsung di sejumlah kawasan di Kepulauan Meranti. Bahkan kobaran api yang mengepulkan asap tebal mulai merambah lahan PT NSP.

riauterkini - SELATPANJANG - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) diwilayah Pulau Tebing Tinggi bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti semakin meluas, diperkirakan sudah hampir 200hektar lahan habis terbakar.

Bahkan kebakaran yang bermula dari lahan semak belukar milik masyarakat tersebut informasinya sudah berhimbas masuk ke wilayah lokasi perkebunan PT Nasional Sago Prima (PT NSP).

"Tadi informasinya kebakaran lahan dari perkebunan dan semak belukar milik masyarakat di Tebing Tinggi Timur itu sudah masuk ke lokasi lahan PT NSP, "tutur Danramil 02 Tebing Tinggi, Mayor Arm B Tambunan, Rabu (14/2/18) malam kepada riauterkini.com.

Menurutnya, Pihak Pemadam Kebakaran dari PT NSP dari awal sudah bersama - sama turun ke lokasi api yang membakar dilahan perkebunan sagu dan semak belukar milik masyarakat.

Tetapi akibat tiupan angin kencang dan lahan gambut, kobaran api itu sudah tidak lagi terbendung hingga merambah ke lokasi perkebunan perusahaan Sagu tersebut.

Selain masuk ke lokasi PT NSP, Kata Mayor Arm B Tambunan, Kobaran api di lahan gambut itu juga sudah mendekati pemukiman warga Desa Lukun.

"Tim gabungan dilapangan terus siaga, tadi dengan bantuan Water Bombing oleh Hely Sinar Mas sudah sangat membantu dalam pemadaman api,"ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pemadaman Karlahut itu, puluhan personil Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Perusahaan, Masyarakat, Pemdes dan Pemcam serta heli water bombing sudah dikerahkan ke lokasi.

Untuk menunjang peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau sudah mengirimkan berbagai bentuk peralatan pemadam yang diperlukan Tim gabungan.***(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP
- Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis
- Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang
- Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu
- Usulan Aspal Jalan Akses Dua Sekokah di Bhatin Solapan Seolah Diabaikan
- Banjir Melanda Dua Kelurahan di Kecamatan Dumai Selatan
- Ribuan Rumah di Bengkalis Digenangi Banjir


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com