Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Kamis, 16 Agustus 2018 23:33
‎343 Narapidana Lapas Pasirpangaraian Terima Remisi Kemerdekaan, 3 Langsung Bebas

Kamis, 16 Agustus 2018 22:08
Dansatgas Geram, Bentangan Karhutla di Rohil Capai 17 KM

Kamis, 16 Agustus 2018 21:18
Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah,
Siposan Rimbo Berhak Bawa Pulang Hadia Utama 20 Juta Rupiah


Kamis, 16 Agustus 2018 19:33
Danstagas Karhutla: Perintah Tembak Pembakar Lahan Sudah Disepakati Bersama Kapolda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:17
Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:13
Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda

Kamis, 16 Agustus 2018 18:10
Advokasi Harga TBS Petani Sawit, APKASINDO Riau serahkan Rekomendasi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:08
Bawa Airsoftgun dan Resahkan Warga, Pria Gangguan Jiwa di Tenayan Raya Diamankan Polisi

Kamis, 16 Agustus 2018 18:00
273 ASN Pemkab Bengkalis Berqurban

Kamis, 16 Agustus 2018 17:57
Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Pebruari 2018 07:53
Kebakaran Lahan di Kepulauan Meranti Masuk Lokasi PT NSP

Kebakaran lahan masih terus berlangsung di sejumlah kawasan di Kepulauan Meranti. Bahkan kobaran api yang mengepulkan asap tebal mulai merambah lahan PT NSP.

riauterkini - SELATPANJANG - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) diwilayah Pulau Tebing Tinggi bagian Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti semakin meluas, diperkirakan sudah hampir 200hektar lahan habis terbakar.

Bahkan kebakaran yang bermula dari lahan semak belukar milik masyarakat tersebut informasinya sudah berhimbas masuk ke wilayah lokasi perkebunan PT Nasional Sago Prima (PT NSP).

"Tadi informasinya kebakaran lahan dari perkebunan dan semak belukar milik masyarakat di Tebing Tinggi Timur itu sudah masuk ke lokasi lahan PT NSP, "tutur Danramil 02 Tebing Tinggi, Mayor Arm B Tambunan, Rabu (14/2/18) malam kepada riauterkini.com.

Menurutnya, Pihak Pemadam Kebakaran dari PT NSP dari awal sudah bersama - sama turun ke lokasi api yang membakar dilahan perkebunan sagu dan semak belukar milik masyarakat.

Tetapi akibat tiupan angin kencang dan lahan gambut, kobaran api itu sudah tidak lagi terbendung hingga merambah ke lokasi perkebunan perusahaan Sagu tersebut.

Selain masuk ke lokasi PT NSP, Kata Mayor Arm B Tambunan, Kobaran api di lahan gambut itu juga sudah mendekati pemukiman warga Desa Lukun.

"Tim gabungan dilapangan terus siaga, tadi dengan bantuan Water Bombing oleh Hely Sinar Mas sudah sangat membantu dalam pemadaman api,"ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam upaya pemadaman Karlahut itu, puluhan personil Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, Perusahaan, Masyarakat, Pemdes dan Pemcam serta heli water bombing sudah dikerahkan ke lokasi.

Untuk menunjang peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau sudah mengirimkan berbagai bentuk peralatan pemadam yang diperlukan Tim gabungan.***(rud)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Dansatgas Karhutla Terima Bantuan 10 Motor Trail Bantuan Arara Abadi
- Antisipasi Kabut Asap,
Diskes Riau Mulai Siapkan 350 Ribu Masker

- Kreatifnya Warga Perumahan YLZ Bangkinang, Olah Limbah jadi Hiasan HUT ke-73 RI
- Muncul 121 Titik Api, Kebakaran Lahan Kian Meluas di Riau
- Sore Ini Hotspot di Riau Turun Drastis
- Jumlah Hotspot di Rohil Paling Banyak di Sumatera
- Meranti Terparah, Kebakaran di Riau Sudah Memanggang 3.227 Hektar Lahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com