Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 16:52
Usai Pemeliharaan, Lampu Jalan RSUD dan Komplek Pemda Kuansing Kembali Nyala

Senin, 24 September 2018 16:46
Dinsos Bengkalis Salurkan Bantuan Sembako kepada 294 Lansia

Senin, 24 September 2018 16:42
Peringati Hari Agraria 2018,
BPN Rohul Programkan 1000 Sertifikasi Tanah Wakaf Serta 18.500 Sertifikat‎ K1 dan K3


Senin, 24 September 2018 16:38
Lagi, Ratusan Massa Gelar Demo di DPRD Riau

Senin, 24 September 2018 16:18
2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting

Senin, 24 September 2018 15:54
‎Ini Jawaban Bupati Sukiman Ditanya Posisi Wakil Bupati Rohul Sudah Lama Kosong

Senin, 24 September 2018 15:41
Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi

Senin, 24 September 2018 15:11
Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional

Senin, 24 September 2018 15:00
Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan

Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Pebruari 2018 17:06
Di Bathin Solapan, Bengkalis
Pipa Bocor, Minyak Mentah Chevron Genangi Pemukiman Warga


Pipa bawah tanah berisi minyak mentah milik PT Chevron Pacific Indonesia di Bathin Solapan, Bengkalis, mendadak bocor. Minyak mentahpun menggenangi pemukiman warga.

Riauterkini - DURI - Kamis (22/2/18) siang sekira pukul 14.00 WIB, ketenangan warga Desa Bumbung di pinggir Jalan Lintas Duri - Dumai, Simpang ABC berubah menjadi kecemasan yang luar biasa dikarenakan kebocoran pipa minyak mentah bawah tanah Perusahaan raksasa asa negeri Paman sam meluber hingga menggenangi puluhan rumah warga.

Kecemasan warga disekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) semakin bertambah tatkala satu unit regu Pemadam kebakaran (Damkar) didatangkan guna mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan hingga di sekitar lokasi dilakukan pemasangan garis kuning - hitam agar warga tidak mendekat.

Salah seorang warga sekitar, Kusma mengaku khawatir akan dampak kebocoran hingga bentuk minyak mentah berwarna hitam tersebut. Ada yang menyebut dapat menimbulkan kebakaran hebat dan ada yang mengatakan akan menimbulkan penyakit.

"Tidak menyangka, awalnya sesuatu cairan keluar dari bawah tanah lalu semakin banyak dan menggenangi halaman rumah hingga kehalaman belakang rumah. Kami takut, ada yang mengatakan bisa menimbulkan ledakan dan penyakit," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, puluhan pekerja berpakaian safety didampingi regu Damkar tampak sibuk menimbun tumpahan minyak mentah yang menggenangi tanah pemukiman warga tersebut hingga memperbaiki pipa yang bocor tersebut.

Manager Communication PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Danya Dewanti dalam pers rilisnya membenarkan kebocoran pipa tersebut mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran dan melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait dan melakukan penyelidikan kejadian tersebut untuk memitigasi  dampaknya serta mencegah kejadian serupa dimasa yang akan datang.

"Chevron berkomitmen untuk terus memelihara operasi yang selamat, efisien dan handal untuk memproduksi pasokan minyak bagi negara," jelasnya.*(hen)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- 2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com