Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 22:18
Mahasiswa Kuansing Juara Bulutangkis di Padang

Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:12
Dikucuri Dana BRG Sekira Rp50 Miliar,
Riau Prioritaskan Bangun Kanal dan Pemberdayaan Masyarakat


Tim Restorasi Gambut Daerah Riau menerima dana restorasi sebesar hampir Rp50 miilar. Dana itu akan digunakan untuk membangun sekat kanal dan sumur bor untuk mencegah terjadinya karhutla.

Riauterkini - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terima kucuran dana operasional Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Provinsi Riau sebesar Rp49,8 miliar.

Anggaran tersebut nantinya akan diperuntukan untuk membangunan fisik berupa pembuatan sekat kanal dan sumur bor, khususnya di daerah rawan terbakar. Selain itu, ada juga diperuntukan untuk pemberdayaan masyarakat.

"Total semuanya ada 49,8 miliar. Nantinya anggaran ini kita prioritaskan untuk pembangunan kanal dan sumur bor," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau Erving Rizaldi, usai rapat di Ruang Kenanga bersama Pemerintah Provinsi Riau, dalam rangka pencegahan kebakaran lahan gambut di Riau, Jumat (23/2/18).

Menurut Erving, selain pembangunan kanal dan pemberdayaan masyarakat. Nantinya dari Anggaran tersebut juga akan diperuntukan pemberdayaan masyarakat. Program ini juga dianggap tak kalah penting, dalam usaha penyadaran kepada masyarakat terkait dengan bahaya kebakaran.

Selain anggaran yang bersumber dari TRGD, Pemprov Riau juga akan ada dana kucuran sebesar Rp800 juta dari Pemerintah Provinsi Riau.

Diantaranya, diperuntukan untuk alokasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran, khsuusnya di lahan gambut. Ada pun bentuk kegaiatn pencegahan dimaksud, seperti operasional selama patroli dan mengoptimalkan masyarakat peduli api (MPA)," jelas Erving.***(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Ditinggal Pergi ke Pekanbaru, Rumah Warga Pucuk Rantau Kuansing Dilalap Api
- Pretel-pretel, Ornamen Gerbang Main Stadium Bahayakan Pemotor
- Kadishub Keluhkan Tumpukan Sampah Di Depan Halte TMP
- Tiga Penyakit Bahaya Ini Harus Diwaspadai Pemilik Hewan di Bengkalis
- Buaya Muncul di Sungai Siak, Warga Sekitar Diimbau Tak Berenang
- Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu
- Usulan Aspal Jalan Akses Dua Sekokah di Bhatin Solapan Seolah Diabaikan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com