Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilakdes Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

Rabu, 12 Desember 2018 10:05
Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau

Rabu, 12 Desember 2018 09:45
BUMD Bakal Padukan Gerai Makan Pelalawan Bakal dengan Lapangan Futsal

Rabu, 12 Desember 2018 09:13
2019 Keuangan Membaik, Pengetatan Anggaran Pemprov Riau Lebih longgar

Selasa, 11 Desember 2018 22:00
Pelantikan PWI Bengkalis Bakal Dihadiri Ketum Pusat

Selasa, 11 Desember 2018 21:55
Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan

Selasa, 11 Desember 2018 21:53
Kabupaten Peduli HAM, Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Kemenkum HAM RI

Selasa, 11 Desember 2018 21:42
BNI-KODAM I Bukit Barisan Jalin Kerjasama Pembayaran Tunkin

Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Maret 2018 17:01
Komisi II DPRD Pelalawan Sidak Pengelolahan Limbah PT MAS

Komisi II DPRD Pelalawan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Makmur Andalan Sawit (MAS) di desa Dusun Tua, kecamatan Pangkalan Lesung.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Komisi II DPRD Pelalawan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Makmur Andalan Sawit (MAS) di desa Dusun Tua, kecamatan Pangkalan Lesung, Senin (12/3/18).

Dalam Sidak ini, dimpimpin langsung ketua komisi II, Habibi Hapri, SH, wakil ketua komisi Baharudin, SH dan didampingi dua anggota lainnya, H. Indra Mansur dan Afrizal.

Kunjungi delegasi komisi II ini disambut manajer PT MAS, Bintang Tulus Siregar didamping kepala Tata Usaha, Ilham dan beberapa orang staff perusahaan.

Ada beberapa titik, kunjungan yang dilakukan rombongan. Diantaranya, melihat secara langsung, pengelolahan limbah PKS PT MAS. Ditempat ini, terdapat belasan kolam pengelolahan limbah.

Hanya, saja dari pantauan dilapangan potensi-potensi meluapnya, pengolahan limbah sangat memungkinkan terjadi.

"Setelah kita liat, pengelolahan limbah perusahaan sudah bagus. Akan tetapi potensi meluapnya air dari kolam berpotensi. Apalagi terjadi hujan lebat. Apalagi diliat dari ketinggian air pada kolam hanya tersisa sejengkal," kata Baharudin saat menyaksikan pengolahan limbah.

Pantauan riauterkini.com dilapangan, keberadaan PKS PT MAS tersebut tidak berada jauh dari sungai Kerumutan. Dibagian bibir PKS, tampak jelas, dibuat kanal-kanal dipenuhi air yang diambil dari sungai Kerumutan.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- Kukang Korban Banjir Dilepas Liarkan BKSDA Riau
- ‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan
- Bukit Mentawai Longsor,
Akses ke Empat Desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Rohul Terganggu

- Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut
- Elevasi Menurun, Bukaan Pintu Pelimpahan PLTA Koto Panjang Dipertahankan
- ,Ratusan Rumah Terendam, Basarnas Dikerahkan Evakuasi Warga di Pekanbaru
- Terseret Arus Banjir di Kampar, Putri Caleg PKS Ditemukan Meninggal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com