Home > Lingkungan >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 September 2018 16:18
2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting

Senin, 24 September 2018 15:54
‎Ini Jawaban Bupati Sukiman Ditanya Posisi Wakil Bupati Rohul Sudah Lama Kosong

Senin, 24 September 2018 15:41
Dihadiahi Timah Panas, 2 Pelaku Curas di Duri, Bengkalis Ditangkap Polisi

Senin, 24 September 2018 15:11
Ratusan Massa Gelar Demo Peringati Hari Tani Nasional

Senin, 24 September 2018 15:00
Besok, Jaksa Kejari Rohil Bacakan Dakwaan Perkara Korupsi Danau Buatan

Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya

Senin, 24 September 2018 13:46
Walau Harga Kakau Cukup Mahal, Namun Petani Kuansing Tetap Kurang Berminat

Senin, 24 September 2018 13:13
Mendagri Baru Kirim SK Wan Thamrin Plt Gubri

Senin, 24 September 2018 12:51
Dilantik Bupati Sukiman, Abdul Haris Resmi Jabat Sekda Rohul

Senin, 24 September 2018 12:47
Ratusan Honorer K2 Adukan Nasib ke DPRD Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Maret 2018 17:01
Komisi II DPRD Pelalawan Sidak Pengelolahan Limbah PT MAS

Komisi II DPRD Pelalawan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Makmur Andalan Sawit (MAS) di desa Dusun Tua, kecamatan Pangkalan Lesung.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Komisi II DPRD Pelalawan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Makmur Andalan Sawit (MAS) di desa Dusun Tua, kecamatan Pangkalan Lesung, Senin (12/3/18).

Dalam Sidak ini, dimpimpin langsung ketua komisi II, Habibi Hapri, SH, wakil ketua komisi Baharudin, SH dan didampingi dua anggota lainnya, H. Indra Mansur dan Afrizal.

Kunjungi delegasi komisi II ini disambut manajer PT MAS, Bintang Tulus Siregar didamping kepala Tata Usaha, Ilham dan beberapa orang staff perusahaan.

Ada beberapa titik, kunjungan yang dilakukan rombongan. Diantaranya, melihat secara langsung, pengelolahan limbah PKS PT MAS. Ditempat ini, terdapat belasan kolam pengelolahan limbah.

Hanya, saja dari pantauan dilapangan potensi-potensi meluapnya, pengolahan limbah sangat memungkinkan terjadi.

"Setelah kita liat, pengelolahan limbah perusahaan sudah bagus. Akan tetapi potensi meluapnya air dari kolam berpotensi. Apalagi terjadi hujan lebat. Apalagi diliat dari ketinggian air pada kolam hanya tersisa sejengkal," kata Baharudin saat menyaksikan pengolahan limbah.

Pantauan riauterkini.com dilapangan, keberadaan PKS PT MAS tersebut tidak berada jauh dari sungai Kerumutan. Dibagian bibir PKS, tampak jelas, dibuat kanal-kanal dipenuhi air yang diambil dari sungai Kerumutan.***(feb)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita lainnya..........
- 2018, 22 Ribu Ha Kebun Sawit di Riau Direplanting
- Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai
- Badai Tropis Mangkhut Usai,
Potensi Hujan Lebat di sejumlah wilayah Indonesia Meningkat

- Pekan Pertama September, Kasus DBD di Pekanbaru Sudah 242
- Bersama Forum RTRW, Lurah Airputih Siap Wujudkan Aksi Pekanbaru Bersih
- Dinas PUPR Pekanbaru Imbau Warga Tak Dirikan Bangunan di Bantaran Sungai
- BKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik Penyusunan RPJP TN Zamrud


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com